
Setelah kepergian nee shey dee hyun pergi ke pelabuhan untuk melihat barang yang baru saja datang, di pesan nya dari indonesia untuk interior hotel yang baru dibangun, beberapa meja jati dan furniture dari kayu jati khas indonesia
Selama kepergian zahra dee hyun menjadi sosok pendiam, disaat mengecek semua yang dia pesan dee hyun menerima dua pesan di smartfon nya, yang menyatakan transaksi dari kartu prabayar atas nama nya yang diberikan kepada zahra, di mall yang tidak jauh dari rumah nya, dan dia juga membaca pesan dari salah satu asisten nya yang menyatakan istri cantik nya sudah pulang bersama sang putri, dee hyun lansung bergegas pulang kerumah nya memastikan dua perempuan itu baik-baik saja dan meminta maaf atas kejadian lima hari lalu.
Setelah tiba di kediaman nya dia masuk kedalam rumah denggan Tergesa-gesa dan di sambut dengan asisten dirumah nya,
"Sore tuan... Anda butuh sesuatu? "
Dee hyun hanya mengangkat tangannya bertanda tidak, dia lansung bergegas naik kelantai atas mencari keberadaan dua wanita cantik yang selama lima hari ini sudah membuat kepalanya pusing karena tidak dapat menemukan mereka, dia lansung membukanya pintu kamar suzi namun nihil tidak ada dan saat membutuh pintu kamar nya dia lansung menemukan keberadaan mereka,
dee hyun masuk denggan langkah kaki perlahan, dia tidak inggin membangun kan zahra dan suzi, karena dia dapat melihat wajah kelelahan zahra dan suzi yang begitu tenang saat tertidur, dipandang nya baby cantik itu yang sedang memeluk boneka kesayangan miliki nya yang selalu didawa nya
cup....
__ADS_1
Dee hyun mencium pucuk kepala putri nya
" sayang apa kamu merindukan daddy "
Setelah puas memandangi baby cantik nya dia lansung beralih ke zahra yang begitu kelelahan denggan lembut dia membelai rambut istri nya dan membenarkan anak rambut yang menutupi muka cantik itu dan pastinya dia mengelus perut zahra dan menciumi nya, zahra yang kelelahan tidak terusik sedikit pun saat dee hyun mengelus perut dan menciumi nya, banyak sekali pertanyaan yang ada di benak dee hyun yang inggin dia tanyakan kepada istri nya,
setelah puas menyusik zahra namun tidak ada respons dari istri nya dee hyun pergi membersikan tubuhnya dan setelah selesai memakai baju, putri cantik nya sudah terjaga dan memangil nya
Dydy... Dydy...
Ya bagai mana tidak dia sudah lima hari tidak bertumu sang daddy selama mereka hidup bersama, tidak pernah berpisah selama ini, dee hyun tidak pernah berpisah denggan suzi selama ini, bahkan bila ada perkerjaan di luar negeri dia pasti membawa suzi dan zahra bersama nya, sekalian Mereka berlibur bersama itu alasan yang di dikatakan dee hyun yang sebenarnya bukan itu dia tidak dapat berjauhan denggan dua wanita itu.
"Sayang kamu sudah bangun? Apa kamu merindukan daddy"
Tanya dee hyun kepada putri cantik itu
__ADS_1
Dee hyun yang melihat suzi yang sudah banggun dan memangil-mangil nama nya lansung bergegas mengabil suzi dari tempat tidur baby suzi, Suzi hanya terwata dan memangil daddy nya, setelah diambil dee hyun suzi lansung memeluk leher dee hyun seakan memberi tahu kepada daddy dia sangat merindukan daddy nya
dee hyun membawa suzi kelantai bawah untuk mengajak anak nya makan bersama sedang kan zahra masih tertidur lelap.
Sinar Mata hari telah terbenam berganti denggan sinar rembulan yang menyinari bumi ,jam sudah menujukan tenggah malam zahra terbanggun dari tidur nya karena merasa lapar, ya bagaimana tidak dia belum makan siang bahkan dia melewatkan jam makan malam,
denggan lembut zahra mengedip kan kedua matanya,dan merasakan pelukan hangat dari lenggang dee hyun, zahra merubah posisi tidur nya yang semula terlentang dan kini menghadap ke dee hyun, zahra hanya diam memandagi wajah dee hyun yang sedang tertidur tampa dia ketahui dee hyun sadar sedang di pandangi oleh zahra
Apa kamu merindukan ku ?
__ADS_1