Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Setelah drama yang sempat berlansung akhirnya riri menyerah dan memutuskan untuk pergi meninggalkan acara pernikahan yang meriah itu, karena dia tidak mampu untuk berpura-pura tidak mengenal hae joon sosok pria tampan yang sudah berhasil merebut hati nya.


" Aku berharap ini hanya mimpi dan akan segera berakhir. "


Ucap riri sambil mencoba memejamkan kedua mata indahnya.


Disaat riri dan semua orang sudah memejam kan kedua mata nya sangat berbeda jauh dengan srigala muda yang saat itu sedang berada di club malam yang ada di hotel DH Star.


Yang saat itu sedang menghibur diri nya serta ingin mencari tahu suara gadis mana yang ada di dalam ingatan nya.


" Selamat malam bos. !"


Ucap anak buah srigala yang mengenal bos muda mereka.


" Ehm..."


ucap hae joon santai sambil berjalan menuju tempat dia biasa berada menghabiskan waktu nya bila tidak bersama riri.


Penampilan yang tadi sangat rapi kini sudah berganti lebih seksi, dasi yang semula berada di kera leher baju nya sudah menghilang dan tiga kancin baju paling atas sudah terbuka memperlihat kan dada bidang nya.


Pria tampan itu kini sedang mencari sosok wanita yang dia cari, namun dia hanya mengingat suara nya saja, karena dia tidak dapat mengingat wajah nya, dan selama satu hari ini dia mencoba mencari foto riri yang ada di laptop dan smartphone nya namun semua sia-sia karena itu semua hilang saat tergedi dua minggu lalu,


Hae joon benar-benar salah mengambil langkah untuk kembali ke mansion besar keluarga song karena dia tidak pernah menyimpan foto riri disana, semua tentang riri berada di apatermen nya yang berada di satu gedung dengan dee hyun dan jung woon.


Hae joon selalu mendengar suara gadis itu tertawa sembil mengatakan " kamu jangan nakal ya dan selamat tidur " dengan suara lembut mendayu....


" Hai... Kemari mendekat lah "


Ucap hae joon kepada salah satu anak buah nya yang sedang berdiri tidak jauh dari meja nya.


" Siap bos. "


Ucap pria itu menghampiri hae joon.


" Apa kamu pernah melihat ku membawa seorang gadis kesini ?"


Ucap hae joon bertanya.


" Tidak boss , anda tidak pernah membawa seorang wanita kesini. Bahkan selama dua tahun terakhir anda tidak pernah meminta gadis cantik untuk menemani malam anda ."


Ucap pria itu, menjelaskan bahwa hae joon tidak pernah bersama wanita selama dua tahun terakhir bahkan hanya untuk menemani diri nya minum.


" Baiklah... Bila begitu. "


Ucap hae joon dengan perasaan masih bingung


" Boss semua laporan selama dua minggu ini telah saya rangkum dan saya letakan di atas meja. "

__ADS_1


Ucap pria itu.


" Baik lah kamu sudah boleh keluar. "


Ucap hae joon sambil melihat laporan yang ada di atas meja nya, dan tidak lama kemudian hae joon mengeluarkan foto mantan kekasihnya yang berada di dalam laci meja kerja nya.


" Siapa gadis ini kenapa aku selalu mengingat suara nya, bahkan suara nya tidak sama dengan kamu "


Ucap hae joon sambil memandang foto gadis yang hanya tinggal nama.



mantan Samchon hae joon ya...


🌱🌱🌱🌱🌱


Kelam nya langit malam yang indah di hiyasi oleh ribuan bintang dan bulan purnama kini sudah berubah menjadi mentari pagi yang sangat indah.


Menyinari setiap penjuru bumi, tidak terkecuali riri yang saat itu masih memejamkan kedua mata nya karena semalam dia tidak dapat tidur nyenyak,


Riri semalaman terus berfikir bagai mana dia menjalani masa libur nya yang berlansung cukup Lama sekitar dua minggu, terlebih lagi saat ini dia sedang bermain drama.


Riri benar-benar binggung ingin meminta izin kepada sang daddy untuk pergi berlibur ke Swiss tempat jeoun woo bin berada menikmati masa libur nya di negara eropa barat yang berbatasan langsung dengan negara jerman ,Perancis, italia, australia dan liechtenstein


Tempat itu adalah tempat yang pernah hae joon janjikan saat mereka menghabiskan waktu bersama beberapa bulan lalu, disaat riri bisa mengambil masa liburan nya sebagai dokter magang.


Pagi ini riri harus kembali membuat sang mommy berteriak di depan pintu kamar nya untuk mengingat kan dia harus ikut sarapan pagi bersama keluarga besar kang di restoran mewah yang berada di hotel sang daddy


" Riri... Riri apa kamu sudah bangun ayo.. Cepat kita sarapan... ?"


Ucap zahra sambil mengetuk pintu kamar riri.


" Iya... Mommy... Riri akan segera menyusul "


Ucap riri dari dalam kamar, gadis itu baru saja membuka mata nya dan sedang memandang foto hae joon dan diri nya di dalam smartphone.


" Cepat,,, atau tidak.. Para body gard mu akan menyusul "


Ucap zahra mengancam riri ,


karena zahra tahu betul bahwa putri sulung nya itu tidak ingin di kawal oleh body gard nya, riri yang mendengar ucapan sang mommy pun lansung berdiri untuk membuka pintu kamarnya


" Iya mommy cantik ii akan kesana sebelum para pria kaku itu menjemput "


Ucap riri sambil memperlihatkan senyum nya


" Baik lah gadis pintar mommy berserta keluarga menanti dibawah. "

__ADS_1


Ucap zahra sabil memegang wajah riri


" Oke... "


Ucap riri


Dua puluh menit berlalu kini riri sudah rapi dengan gaya santai nya, memakai kaos putih polos dan dress satu jari di bagian luar berwarna hitam polos semata kaki dengan belahan di baginan samping


Membuat gadis imut dan cantik itu tanpak cantik.


" Kenapa harus tidur disini, kenapa tidak lansung pulang saja, ini ni membuat ku malas, mau sarapan aja harus naik lift, coba di rumah tinggal lari sampai kedapur "


rutuk riri dalam bahasa indonesia sambil melihat smartphone nya yang saat itu dia sedang berada di dalam lift.


Tanpa dia ketahui rupanya pria tampan yang ingin dia hindari saat ini juga berada di dalam lift bersama beberapa orang pria dan wanita.


Saat itu riri sama sekali tidak melihat keberadaan nya yang mana pria tampan sedang berdiri di sebelah wanita seksi .


Riri benar-benar kaget saat tanpa sengaja dia melirik ke kaca yang ada di dalam lift memperhatikan wajah hae joon yang sedang bersama wanita bahkan dia sedang di kawal oleh body gard.


Riri yang melihat hae joon pun lansung membalikan badan nya keara sampai yang tepat nya memunggungi hae joon


" Ya alla kenapa dia berada disini


Kenapa dia selalu bisa membuat ku merasakan ingin kehilangan nyawa. "


Ucap riri di dalam hati dengan jantung nya yang begitu kuat berdetak


Sambil menghadap ke dinding lift dan tiba-tiba saja lift terbuka karena ada orang yang ingin masuk.


Riri yang saat itu sedang fokus mengatur detak jantung nya hanya bisa memejamkan mata tanpa dia ketahui siapa yang ikut berada di dalam lift.


Sampai orang itu memangil riri dengan sangat ramah. Dan wajah yang amat bahagia.


" Riri... Kenapa kamu menghadap kesana ?"


Ucap pria itu sambil melangkah kedalam lift membuat riri menoleh seketika bersama hae joon yang semula tidak menyadari keberadaan gadis yang dia cari.



Wajah riri kaget saat melihat JH



JH melihat experesi wajah kaget riri


__ADS_1


Hae joon melihat ke arah JH dan riri.


__ADS_2