Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Dee hyun yang sudah mengetahui bahwa istri dan anak nya aman lansung, mengarakan pistol lagi kearah tuan Lee dan dengan sengaja dia menembak tuan lee namun itu hanya kaca yang ada di belakang tuan lee, bukan niat Dee hyun untuk kabur dan jadi pengecut namun itu semua karena dia inggin membuat tuan Lee mengakui apa yang dia lakukan karena dee hyun telah memiliki bukti yang sangat kuat untuk menjerumus kan rubah tua licik itu.


Dee hyun keluar dari tempat persembunyian tuan kang dengan mulus namun tidak saat dia inggin melakukan mobil nya dia dihadang oleh pria bengis yang mengacung kan pistol,


" Apa yang kamu inggin kan ?"


Tanya Dee Hyun.


"Aku..." tuan kim tersenyum misterius "Aku hanya inggin membalas dendam tuan Lee, Karena setelah itu aku dapat bersama wanita ku. "


Ucap tuan Kim.


"Apa kamu yakin dia menggetahui keberadaan nya, ? Dia adalah pria licik dia hanya memanfaat kan kekuasan mu''


Ucap Dee hyun yang sama-sama mengacung kan pistol kearah tuan kim


"Mereka berdua sama-sama mengagukan pistol kewajah masing-masing.


"Aku akan melakukan apa pun untuk bersama nya."


"Dengan cara membuhun? Dan menjadi anjing peliharaan ?"


"Ya,,,bukan kah kamu juga, Melakukan apa pun untuk bersama wanita mu ? "


" Mereka anak dan istri ku, itu tanggung jawab ku sebagai kepala keluarga "


"Bila saat ini anak angakat mu yang berada di posisi ini apa yang kamu lakukan ?"


Ucap tuan Kim


"Dia bukan anak angakat ku dia putri ku."


Ucap Dee hyun dengan tegas.


Dorr...


Bunyi pistol kembali terdenggar itu adalah pistol In Jung yang menembak tepat di pergelangan tanggan tuan Kim yang memegang pistol.


Dee hyun dengan cepat pergi meninggalkan tuan kim karena setelah mendengar bunyi pistol in Jung beberapa anak buah tuan Kim mendekat kearah mereka dan dengan sigap pula dua pangeran kang pergi meninggalkan tempat persembunyin tuan Lee.


Suzi kecil yang berada di dalam mobil in jung masih asik terlelap dengan mimpi indah nya, dia sama sekali tidak terusik dengan bunyi pistol dari in Jung dan beberapa tembakan dari anak buah tuan lee.


Sesampai nya di rumah sakit in Jung dan Dee hyun lansung di sambut beberapa aparat polisi dan pengaman yang sangat ketat


"Malam tuan apa anada terluka ucapa salah satu kepala aparat ."


"Tidak aku baik-baik saja. "


Dee hyun dan in Jung lansung pergi menuju ruang porasi tempat dua wanita cantik nya.


"Bagai mana keadaan istri ku ? Dimana riri"


Tanya Dee hyun kepada Jung woon


"Nuna didalam dia sedang menjalan oprasi sesegera mungkin untuk menyelamatkan baby boy ,sedang kan riri dia mengalami luka tembak dibagian bahu belakang nya, disaat dia menyelamat kan nuna dengan memeluk nya dari belakang untuk menghalagi peluru yang di arah kan ke nuna."


Jelas Jung woon kepada Dee hyun.


"Bajingan Kau pria tua, aku akan membalas mu"


Ucap Dee hyun sambil meninju pintu ruangan oprasi, sangking kuat nya tinjuan tuan dee hyun membuat pintu kaca itu retak.


"Hyun tenang lah, apa kamu mau membuat putri mu takut ? "

__ADS_1


Ucap In Jung kepada Dee hyun mencoba menenang kan adik nya dan mengingat kan nya bahwa saat ini ada putri cantik nya yang terjaga didalam gendongan in Jung


"Dydy,,,,"


Ucap suzi sambil memeluk in Jung karena dia ketakutan melihat ekpresi sang daddy saat emosi, bagai mana tidak suzi hanya menggetahui daddy nya sosok pria yang hangat.


"Maaf sayang,,"


ucap Dee hyun kepada suzi dan mengambil suzi dari gendongan in Jung


"Apa kamu ketakutan sayang ? Maaf kan daddy "


Ucap Dee hyun sambil mengelus rambut panjang putri nya, suzi yang semula takut kini menjadi tenang di dalam dekapan sang ayah.


" Tuan in jung anda terluka, lihat lah darah menetes dari lenggan anda "


Ucap Jung woon memberi tahu bahwa pria tampan itu terluka


"Ah.. Iya aku luka,,, hanya sedikit, "


Ucap in Jung.


" Hyeong pergi lah obati luka mu, aku tidak inggin kamu kenapa-kenapa "


Pinta Dee hyun kepada sang kakak.


"Baik lah,,, aku pergi dulu "


Jawab in Jung kepada sang adik


" suzi kamu bersama daddy mu ya, papa pergi sebentar"


Ucap in Jung, suzi cantik hanya mengagukan kepalanya tanda mengerti.


Ucap Dee hyun memberi printah kepada Jung woon.


"Siap hyeong ,"


ucap Jung woon dan mengambil alih suzi


"Suzi daddy mau melihat mommy didalam, anak cantik daddy bersama samchon woon ya, "


"zi inggin ikut dydy "


Ucap suzi cantik.


"Sayang maaf untuk saat ini tidak bisa, Karena daddy harus menemani mommy mu terlebih dahulu, putri daddy kan akan menjadi nuna sebentar lagi, "


Jelas Dee hyun kepada sang putri.


"Apa Iya ?"


Tanya suzi dengan semangat


"Iya daddy berjanji setelah daddy keluar, mommy dan daddy akan membawa baby boy untuk mu dia akan memangil mu nuna. "


Ucap Dee hyun membujuk sang putri.


" Hore.... Zi akan jadi nuna apa samchon mendengar Kata dydy "


Triak suzi bahagia Karena sebentar lagi dia akan melihat adik nya, dan dengan semangat pula dia memberi tahu Jung woon.


"tentu iya samchon tahu kamu akan menjadi nuna yang baik hati seperti mbak riri mu. Namun suzi harus ikut bersama samchon dulu menunggu daddy dan mommy membawa baby boy keluar dari situ .

__ADS_1


Ucap Jung woon memberi semangat kepada suzi.


"Baik lah dada... Dydy...


Ucap Suzi pergi meninggalkan daddy nya


Dee hyun pun masuk kedalam ruangan oprasi menemani zahra disana melihat bagai mana, istri nya berjuang untuk melahirkan buah cinta mereka walau dengan cara oprasi, jauh dari harapan zahra yang inggin melahirkan normal bahkan dia rela menjalani semua anjuran dokter untuk berjalan kaki setiap pagi dan tidak pernah melalai kan solat nya, karena saat solat kita banyak bersujut itu juga melancar jalan nya baby menemukan jalan ke pintu rahim.


Dan tidak berapa lama kemudian dee hyun bertemu sosok wanita cantik bernama sairen yang tidak lain kakak ipar nya, yang selama ini bersembunyi, zahra tidak pernah memberi tahu suaminya dimana sairen tinggal Dee hyun bertemu sairen saat Dee hyun inggin masuk keruang oprasi dan sairen baru saja keluar untuk mendonor kan darah nya, untuk berjaga-jaga bila zahra membutuh kan darah.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Setelah sairen selesai mendonor kan darah nya tanpa sengaja dia kembali bertemu dengan in Jung yang baru saja selesai menggobati luka nya


bruk...


mereka bertaprakan, in Jung lelaki baik pun menangkap tubuh mungil sairen di lengan nya disaat sairen hampir terjatuh membuat mereka saling memandangi wajah mareka,


"aaahww.." rintih in jung saat sairen menekan lenggan nya dan membuat luka itu berdarah kembali.


"maaf tuan atas kesalahan saya,"


ucap sairen dengan lembut dan wajah bersalah


" ah.. tidak apa-apa ini hanya luka kecil "


ucap in Jung .


in Jung menjawab lansung dengan bahagia melihat sosok perempuan yang ada di hadapan nya saat ini yang selama ini dia Cari dan tanpa sengaja dia bertemu di rumah sakit.


" apa anda bisa membawa saya duduk disana ?"


ucap in Jung meminta pertolongan sairen berpura-pura sakit


"tentu tuan"


Jawab sairen, membuat hati in Jung sakit Karena wanita cantik itu memangil nya dengan sebutan tuan.


"apa anda tidak mengenali saya ?"


Tanya in Jung


" maaf tuan seperti nya kita baru saja bertemu"


Jawab sairen, membuat in Jung kaget.


Tiba-tiba saja smartphone in Jung berdering meminta di angkat, in jung pun permisi meminta izin untuk mengangkat telefon nya, dan beberapa saat kemudian dia pergi tergesa-gesa dengan wajah sangat panik dan frustasi.


.


.


.


.


.


.


Apa yang terjadi, dan kenapa in Jung panik pergi meninggalkan sosok wanita cantik yang sudah lama dia cari, bagai mana keadan zahra yang sedang berjuang melahirkan baby boy dan bagai mana keadaan riri yang sedang menjalani oprasi yang ditangani lansung oleh dokter tampan song hae joon, dan bagai mana kelanjutan cerita in jung dan sairen yang sedang hilang ingatan melupakan kisah indah saat mereka bersama menjadi kekasih dan pasangan suami istri.


Jangan kupa like, beri bintang, πŸ’– dan komen ya. terimakasih semua

__ADS_1


πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜œπŸ˜œπŸ™πŸ™


__ADS_2