
Seisi mansion kang panik melihat perubahan sifat zahra yang begitu berubah 180 derajat, yang mana selama ini selalu bersikap lembut dan tidak pernah berbicara kasar dia wanita yang membawa kecerian di dalam keluarga kang mencarikan gunung es diantar ayah dan anak selama bertahun-tahun
seluruh keluarga panik disaat melihat zahra berlari mengabil suzi dari pelukan istri kang in jung denggan experi muka yang amat marah dan sembari berkata
" Jauhkan tangan kotormu dari putri ku"
ucap zahra penuh kemarahan
zahra lansung mengambil suzi dan berlari membawa suzi keluar dari mansion keluarga kang yang mana membuat dee hyun ikut menyusul sang istri, semua keluarga panik ikut menyusul zahra dan bertambah panik saat melihat zahra yang sudah pingsan di pelukan kang dee hyun, kang in woon atau ayah mertua zahra meminta dee hyun membawa zahra kembali kekamar namun tidak dihiraukan dee hyun dia lebih memilih permintaan zahra sebelum pingsan, yang inggin membawa suzi pergi jauh.
Tuan kang yang melihat menatu kesayangan menanggis tersedu sampai pingsan dipelukan anak laki-lakinya ,
Dia sanggat kahwatir denggan keadan zahra namun dee hyun tidak menanggapi nya, setelah dee hyun pergi meningalkan mansion kang, semua keluarga kembali keruangan makan dan disusul denggan kedatangan kang in jung yang baru turun dari ruang kerja nya di mansion keluarga kang yang mana dia baru selesai memeriksa email penting dari seketarisnya, sembari makan kang in woon menanyakan keadaan menantu pertamanya tentang kesehatan nya yang baru saja kegugura
"Haa na bagaimana keadaan mu ? "
Tanya tuan kang?"
__ADS_1
"Baik ayah aku hanya harus beristirahat cukup saja "
jawab haa na dengan senyum
"Apa in jung sudah mulai memperbaiki hubungan kalian ? "
Sembari melirik in jung yang asik sendiri tampa memperhatikan istri nya, ya seperti itu lah sikap in jung terhadap haa na dinggin tampa perhatian
"Ya dia mulai memperhatikan ku setelah kami kehilangan calon anak kami dan menjaga ku saat sakit ayah"
ucap Lee ha naa
"In jung apa kau masih mencoba mencari keberadaan cinta pertama mu ? "
Tanya tuan kang kepada anak pertama nya
"Sudahlah tidak usah dibicarakan bukan kah itu mau ayah, aku menjauh dari orang yang paling aku cintai dan tidak membuat kesalahan seperti ayah "
jawab kang in jung dan berdiri dari tempat duduk nya ingin meninggal kan semua yang berada di meja makan
__ADS_1
Kang in jung "
teriak tuan kang membetak sang anak sulung
"Apa aku salah bicara ? Apa aku jadi anak durhaka tidak menuruti perkataan ayah ?"
"In jung sudahlah jangan menambah keruh suasana "
Ucap sang nenek
"Maaf Nek apa aku salah berkata ? Aku berkata yang sesungguhnya, aku tidak akan bisa melupakan dia sampai kapan pun, aku rela kehilangan semua yang aku miliki hanya untuk dia, dan untuk mu nona lee haa na aku tidak akan pernah mencintai mu sampai aku mati sekali pun aku menikahi mu karena terpaksa "
kang in jung berjalan pergi meninggalkan meja makan tempat seluruh keluarga berkumpul
"Kamu tidak akan mencintai ku walau kamu sudah tahu dia telah meninggal kan dunia ini ?"
teriakan haa na kepada in jung dan seketika itu juga injung berhenti melangkah
"Apa yang baru saja kau ucapkan ?"
__ADS_1