
Dee hyun yang mendengar perkataan sang istri lansung tersulut api cemburu terlebih , saat zahra mengangkat bahwa dia bertemu di mall beberapa minggu lalu terasa begitu sakitnya hati dee hyun namun sebisa mungkin dia menyimpan rasa cemburu nya karena dia tidak inggin in jung melihat dia cemburu kepada zahra secara lansung
Tidak beberapa lama kemudian in jung pergi meninggalkan kediaman adik nya untuk pulang ke mansion nya bersama lee haa na, karena sudah sangat lama dia tidak pulang kesana dan ada sesuatu yang ingin dia cek di tempat tertentu
Sepulang nya in jung dee hyun lansung menyusul zahra yang baru saja masuk kekamar suzi untuk meletakkan putri cantik itu tidur di kamarnya sendiri, dan tak lama kemudian zahra kembali masuk kekamar nya bersama dee hyun untuk membersihkan diri nya dia berniat inggin mandi dulu sebelum menyusul suzi bermimpi indah.
"Ckrek.... :
Bunyi pintu kamar terbuka
Dengan sepontan zahra menoleh ternyata suami nya, zahra yang melihat dee hyun baru saja masuk kekamar mereka mengacuhkan nya karena di terlalu capek, ya mengginat kandungan zahra sudah mulai membesar beberapa hari lagi akan memasuki usia lima bulan,
‎denggan santai zahra merebahkan tubuh nya diatas ranjang.
"Sayang apa ada sesuatu yang inggin kamu jelas kan kepada ku ?"
Tanya dee hyun kepada zahra
__ADS_1
"Em.. Tidak ada sayang,,, ada apa ?"
Jawab zahra denggan santai dari atas ranjang nya.
" Bisa kamu menjelaskan perkataan mu yang tadi "
Ucap dee hyun yang mulai prustasi dengan zahra yang masa bodoh dengan pertanyaan nya.
" Perkataan apa sayang ? Ayolah aku sangat lelah ingin istirahat sejenah, "
Ucap zahra yang mulai kesal karena dee hyun tidak membiarkan nya terlelap
Ucap dee hyun yang gemas melihat zahra tertidur
Dengan cepat dia berjalan menuju ranjang tempat zahra berbaring dan memguru istri di kukungan nya, membuat zahra kaget
" Aaa.. Daddy kenapa kamu masih di sini bukan kah kamu harus kembali kekantor ada rapat ?"
__ADS_1
Tanya zahra kepada dee hyun yang sudah ada di atas tubuh nya.
" Itu bisa diatur jadwalnya bisa aku undur tapi sekarang kamu harus dapat hukum mu karena tidak mau menjelaskan apa yang terjadi saat kamu bertemu dia"
Jawab Dee hyun sambil memperlihatkan senyum nya.
Zahra yang dari tadi tidak mengerti apa yang ditanyakan suaminya dan sengaja mengacuhkan dee hyun karena mata nya sudah mulai terlelap, kini rasa kantuk nya hilalang dan dia juga paham apa yang dari tadi ditanya kan suaminya terlebih saat dee hyun yang berkata hukumman, itu berarti dia akan berolahraga bersama dee hyun
"Ah... Itu aku bisa menjelaskan nya tapi kamu.... "
Cup...dee hyun seperti biasa selalu memulai lebih dahulu, ******* bibir manis zahra yang belum selesai bicara, untuk menjelaskan apa yang ada di pikiran nya kepada dee hyun.
Dee hyun tidak lagi ingin mendengar penjelasan zahra karena dia sudah sangat bersemangat diatas zahra dia sudah puasa beberapa minggu karena yang terakhir lalu zahra sempat mengalami kontraksi karena ulah nya yang terlalu bersemangat yang membuat zahra kelelahan menghadapi pergulatan mereka , namun kini dee hyun berlaku sanghat lembut dia tidak ingin adik suzi tidak nyaman di dalam perut mommy nya, zahra yang menikmati belayan lembut pun terhanyut dan lupa akan penjelasan yang akan dia sampaikan
Erangan desahan mereka yang saling bersaut membuat ruanggan dinggin kamar mereka terasa sangat panas, sepanas terik sinar matahari di gurun pasir.... Seluruh tubuh basah akan kering yang mengalir di tubuh sepasang insan yang berstatus suami istri, Berkali - kali pelepasan antara mereka berdua hingga dee hyun terkulai lemah merebahkan tubuh nya diatas zahra denggan posisi tanggan yang meyanggah tubuh nya supaya tidak menekan perut zahra tanpa melepas penyatuan adik kecilnya di dalam surgawi miliknya,
"Sayang terimakasih muach... "
__ADS_1
Dee hyun mencium leher zahra dengan lembut yang penuh denggan kissmark yang tadi dia buat menciumi muka zahra yang dan tidak ketinggalan perut zahra yang selalu membuat dee hyun dan suzi gemas,
Dee hyun memakaikan kembali daster kepada zahra tanpa menggunakan pakaian dalam dan dia hanya memakai celana bokser nya, dee hyun memutuskan tidak kembali ke kantor dia meminta jung woon yang menghadiri rapat yang tidak terlalu penting karena itu hanya laporan mingguan saja sedang kan dia memilih untuk menemani zahra tidur siang kelelahan karena pergaulatan yang mereka lakukan, melepas puasanya dee hyun yang sudah beberapa minggu ini karena ulah nya sendiri.