
Dee hyun masih menatap foto sairen yang diberi oleh zahra dia masih tidak percaya apa yang dia lihat dan tidak percaya bahwa istri nya bisa begitu rapatnya menyimpan rahasia tentang sairen
"sayang bagaimana bisa kamu melakukan sumua ini ?"
tanya dee hyun kepada zahra yang sangat rapi menyimpan rahasia keberadaan sairen
"aku tidak tahu betul apa yang terjadi, namun dokter berkata saat sairen sampai dirumah sakit sairen dalam kondisi memperhatinkan, detak jantung nya melemah bahkan sempat kehilangan denyut jantung selama satu menit, setelah dokter memfonis kematiannya , keajaiban datang detak jantung sairen kembali berdetak dan baby kecil diperut nya menendang dengan semangat meminta ibu dan dirinya diselamatkan, dengan sigap semua dokter menyelamatkan baby kecil itu secara caesar, baby cantik itu sangat sehat dia membawa keajaiban, ibu nya selamat namun dalam keadaan koma, saat aku berseta keluarga sampai di rumah sakit sairen masih berada di ruangan operasi, dan setelah dokter keluar dari ruanggan dia memita salah satu perwakilan keluarga menuju ruangan nya, disaat itu aku yang masih bisa mendengar semua penjelasan dokter karena ayah dan bunda sudah tidak bisa berbuat apa-apa sudah terlemas sedari mendapatkan kabar tentang sairen, dokter menjelaskan bahwa keadaan sairen tidak bisa bangun dengan cepat, harapan hidup nya hanya 50% kehidupan sairen sekarang tergantung dengan alat bantu yang berada di sekujur tubuh nya, aku sangat shock menerima semua pertanyaan dokter, saat aku keluar menuju ruangan sairen suster memberikan tas sairen yang ada dompet dan smartfon milik nya , satu jam berjelang smartfon sairen berbunyi ternyata itu telefon dari sakura teman baik sairen yang berprofesi sebagian dokter di jepang, aku menceritakan semua yang terjadi denggan sairen, tiga hari berselang dia datang Keindonesia menawan kan untuk membawa sairen kejepang bersama nya untuk mendapatkan perawatan disana , kami sempat terkendala akan uang dan cara membawa sairen kejepang, namun tuhan selalu mempermudah jalan kami, saat itu pesawat pribadi teman sakura sedang ada di indonesia dan akan pulang ke jepang dengan sigap kami membawa sairen dan mengurus masalah yang terjadi, aku dan sakura membawa sairen dan suzi kejepang tanpa bunda dan ayah karena mereka menyelesaikan permasalahan dirumah sakit tempat sairen melahirkan,
aku bersama suzi tinggal di jepang sampai usia suzi menginjak dua bulan dan pulang keindonesia setelah mendapat kabar bahwa keadaan sairen 80% membaik namun tetap dalam keadaan koma, aku dan sakura berkerja keras untuk menyelamatkan nya bahkan aku menjual beberapa investasi ku dan investasi sairen yang diberi kan kepada ku untuk biaya hidup suzi, aku membawa suzi pulang keindonesia karena lamaran kerja ku di salah satu bank diterima, aku memulai itu semua dengan semangat hidup ku yaitu baby kecil yang bernama suzi aymora malaikat penghibur hati dan laraku.
satu bulan sekali aku menyempat kan diri untuk menjenguk keadaan sairen sampai disaat aku menikah dengan mu, aku tidak bisa lagi pergi menemui nya, semuanya aku percayakan kepada sakura, lima bulan lalu sakura pindah tugas kekorea membawa sairen bersama nya, dan disaat aku pergi meninggalkan mu tanpa kabar, aku mendapatkan kabar bahwa keadaan sairen melemah selama Lima hari aku menemaninya membawa suzi besama ku berharap dia akan bangun dan cepat kembali membuka matanya memanggil nama suzi, namun tuhan belum memberikan keajaiban nya, dan setelah beberapa minggu kepulangga ku kerumah kita akhirnya sairen membuka matanya namun dia melupakan baby kecil yang selama ini dia kandung bahkan dia melupakan kang in jung, dia hanya mengingat aku berserta keluarga dan dua sahabat nya,
__ADS_1
kami berdua saling berkomunikasi melalui video call, hanya untuk menyapa ku dan suzi disaat kamu tidak bersama ku, semala ini aku merahasiakan semua bukan tanpa sebab, aku tidak ingin sairen kembali bersama kang in jung sebelum semua kejadian ini jelas siapa dalang dari kecelakaan sairen "
zahra menceritakan semua nya kepada dee hyun dengan derai air mata, mebuat dee hyun memeluk zahra menenangkan nya seperti biasa dia lakukan, isak tanggis zahra bertambah menjadi disaat riri membawa suzi kedalam kamar zahra dan dee hyun.karen Balita itu mencari keberadaan mommy dan daddy nya, zahra memeluk erat balita kecil itu bahkan dia mencium wajah imut suzi berkali-kali membuat suzi tidak nyaman dan menghapus deraiyan air mata mommy nya
"mom... ussst... iam... "
ucap balita cantik itu mendiamkan mommy nya
ucap zahra menetralkan suara dan berusaha menghentikan deraiyan air mata.
suzi dan dee hyun kompak memeluk zahra mencoba menenangkan ibu hamil itu riri hanya birdiri melihat pemandangan didepan nya dia juga ikut terharu melihat kesedihan zahra
__ADS_1
"kemarilah riri ikut bersama kami, kamu juga bagian dari keluarga kita "
ucap dee hyun kepada riri yang sedang ikut menagis berdiri agak jauh dari mereka bertiga
dengan cepat riri menghabur ke rentang tangan dee hyun dan zahra yang meminta nya ikut bersama dalam pelukan hangat mereka, yang selama ini sudah tidak pernah dia rasakan, riri sangat bahagia mendapatkan keluarga baru yang mengangap dia seperti anak mereka sendiri tidak ada sedikit pun perbedaan untuk nya dari anak kandung mereka, bahkan riri sering disamakan seperti balita yang berada dipelukan sang daddy, dan mommy nya, riri ikut menangis sejadi-jadi nya membuat mata riri dan zahra sanggat sembab, sedang kan suzi dan dee hyun mereka berdua kompak memiliki hati dinggin.(buah tidak jauh dari pohon nya)
" hai para gadis apa kita akan seperti ini sampai besok ?"
ucap Dee hyun kepada tiga wanita yang ada dipeluk kan nya,
akhirnya mereka melepaskan pelukan kan mereka dan tertawa bersama saat melihat wajah sembap zahra dan riri, sedang kan suzi dia masih asik memeluk sang daddy bagaikan perangko.
__ADS_1