Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Sedari tadi riri sanggat resah karena berita tentang dia dan dokter tampan itu, dia sangat bingung siapa yang menyebarkan berita tentang mereka, bahkan riri sanggat takut bertemu denggan pria tampan itu yang memiliki kepribadian ganda menurut riri,


Riri sanggat tidak konsen denggan semua yang dia lakukan bahkan membuat susu suzi saja salah melulu, dia bahkan kena protes dengan baby kecil itu


" Mbak cucu... "


Ucap baby suzi kepada mbak nya yang melamun


" Mbak.... Cucu..."


Ucap suzi kembali kepada riri sambil memberikan botol susu nya yang sudah kosong membuat lamunan riri buyar dan lansung mengendong suzi untuk keluar dari kamar nya,


" Sayang kamu tunggu disini ya mbak buat susu dulu "


Ucap riri memberi pengertian untuk adik cantik nya dan tidak lupa memutar film kartun kesukaan nya, tidak berselang lama riri kembali membawa pesan baby suzi namun ditolak oleh suzi karena susu yang dibuat riri tidak panas


" Mbak gak au inggin "


Ucap suzi memberikan kembali botol susu nya kepada riri


Riri tahu bahwa suzi tidak suka meminum susu dinggin dia pun kembali kedapur membuat kembali susu untuk suzi namun kali ini dia kembali ditolak denggan suzi


" Mbak anas... "


Ucap suzi sambil menangis


" Aduh sayang maaf mbak gak konsen "


Ucap riri meminta maaf


Riri sengaja menunjukan muka memelas kepada suzi membuat suzi tersenyum tidak jadi menangis zahra yang sedari tadi memperhatikan dua gadis cantik nya hanya tersenyum karena melihat tingkah lucu antara gadis itu


‎dee hyun yang melihat zahra berdiri didepan pintu penasaran kenapa istri nya masih tetap berdiri di depan pintu dia lansung menyusul zahra dan memeluk zahra dari belakang


"Sayang kenapa kamu tidak keluar dan hanya berdiri disini sambil tersenyum ?"


Tanya dee hyun kepada istri nya

__ADS_1


" Lihat lah tingkah lucu mereka berdua sikecil memarahi mbak nya dan si mbak memperlihatkan muka lucu kepada si adik. "


Jelas zahra kepada suaminya


" Kanapa bisa sikecil cerewet itu marah kepada mbak nya? "


" Karena simbak salah buat susu untuk nya, mbak nya gak konsen kata nya "


Ucap zahra memberi tahu suaminya


" Konsen... Apa maksud mu ? Biasanya riri selalu teliti tentang apapun itu untuk adik nya ? "


Dee hyun kembali bertanya


" Iya itu semua karena berita yang sedang trending di medsos "


Ucap singkat zahta


" Apa itu ? "


tanya dee hyun penasaran


" Karena ini riri tidak konsentrasi ? "


Tanya dee hyun kepada zahra


" Iya karena berita itu dia takut dibuli kata nya, karena pengemar dokter plus dosen tampan sanggat banyak di kampus nya. "


" Itu saja kok repot tinggal bilang kepada mereka semua bahwa dia dan hae joon tinggal satu gedung diapartermen aja. "


Ucap dee hyun denggan santai nya


" Iya itu tadi saraan yang aku berikan namun dia tidak mau, dia takut nanti beasiswa nya di cabut, dia tidak mau merepotkan kita"


Jelas zahra


" Riri...riri dia memiliki sifat mu sayang, "

__ADS_1


Ucap dee hyun yang kembali memeluk zahra dan membawa kepangkuan nya.


" Em... Seperti nya, apa kamu setuju bila hae joon mendekati riri "


Tanya zahra


"Tergantung... "


Ucap dee hyun singkat membuat zahra penasaran


"Kenapa ?"


Tanya zahra yang penasaran


" Bila hae joon mengganggu konsentrasi nya untuk belajar maka aku menetang nya, "


Jelas dee hyun kepada zahra yang kini berada di pangkuan nya,


" yah kamu ini seperti orang tua jaman dulu saja, ah sudah lepas kan aku, aku mau menyuruh riri pergi membeli sesuatu kemall supaya pikiran nya fress. "


Ucap zahra kepada dee hyun dengan nada kesal bagi zahra dee hyun terlalu kuno, seperti tidak pernah merasakan muda saja.


" Kamu membiarkan nya pergi sendiri? "


Tanya dee hyun kepada zahra yang sudah berada di depan pintu kamar


" Ya tidak lah, jung woon yang akan menemani nya. "


Ucap zahra yang meninggal kan dee hyun di kamar


Sesampainya zahra didekat dua gadis cantik itu lansung meminta riri untuk pergi membeli jamur dan beberapa bahan makanan yang direncanakan zahra untuk masak besok biasanya itu tugas dari bibi nam namun kali ini mumpung riri libur dan dalam keadaan hati nya sedang galau zahra meminta riri yang pergi, tidak perlu waktu lama riri langsung bersiap dan meluncurkan ke salah satu mall besar. Denggan gaya santai nya memakai sweter hitam dan celana jeans panjang, karena zahra tidak membolehkan dia memakai celana pendek diatas lutut kecuali di dalam rumah.



suzi protes sama riri dan melihat wajah mbak riri nya yang memelas


__ADS_1


Hai salam kenal dari Riri


__ADS_2