Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gcc


__ADS_3

Dua minggu berlalu kini riri dan hae joon kembali seperti semula, mereka menjadi pasangan paling romantic, srigala itu menjadi salah satu lintah yang selalu menempel dengan riri dan tidak akan melepaskan riri sedikit pun kecuali saat riri menjalankan tugas nya di rumah sakit.


" Sweety... Apa kamu hari ini akan kembali berkerja ?"


Ucap hae joon sambil berjalan mendekati riri yang saat itu sedang membuat kopi untuk hae joon.


"!Iya... Hari ini seluruh dokter akan berkumpul "


Ucap riri sambil mengaduk kopi yang baru saja dia beri gula.


" sayang nanti malam daddy dan mommy mu akan tiba, apa kamu inggin ikut menjemput mereka ?"


Ucap hae joon sambil mencium pundak riri dan tentu nya memeluk riri


" Mereka menyusul ku ?"


Ucap riri sambil berjala menuju meja makan membawa kopi yang baru saja dia buat.


" apa kamu lupa dua hari lagi kita akan menikah "


Ucap hae joon sambil memutar badan riri.


" secepat itu ?"


Ucap riri sambil memperhatikan wajah hae joon dan dia bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.


" Iya aku sudah memberi tahu daddy mu kita akan menikah lusa ini, "


Ucap hae joon


" Apa daddy tidak bertanya sesuatu ?"


Ucap riri bertanya


" Tidak... Saya memberi tahu dia, kalau saya sudah tidak bisa menahan untuk memakan mu "


Ucap hae joon sambil tersenyum.


" bukan kah samchon sudah menerkam saya hidup-hidup saat saya baru saja tiba di sini ?"


Ucap riri sambil memainkan jari nya di dada hae joon, riri saat ini suka sekali mengoda hae joon yang semakin mengila di dekat nya dan sifat jahil riri seperti nya di turuni oleh mommy nya.


" sweety.. Kamu mengoda ku? "


Ucap hae joon


" tidak... Hanya mengatakan hal yang sudah terjadi! "


Ucap riri sambil tersenyum


" kamu memang mengatakan hal yang sebenar nya, tapi tangan mu nakal "


Ucap hae joon sambil memegang tanggan riri yang berada di dada nya


" Hahahahaha... Ii hanya bercanda "


Ucap riri sambil mendorong tubuh hae joon menjauh dari nya dan duduk manis di meja makan.


" Cepat abiskan sarapan nya ,Jangan nakal ini sudah siang nanti ii bisa terlambat "


Ucap riri sambil duduk di tempat duduk yang biasa dia tempati.


" Ayolah... Sweety.."


Ucap hae joon meregek ingin mencium riri yang tadi lansung kabur saat hae joon memejamkan mata nya dan dia masih berdiri di samping riri.

__ADS_1


" cepat habiskan sarapan nya klw tidak.. Malam pertama besok ii akan membawa Suzi dan ryung tidur bersama kita DI KAMAR KITA "


Ucap riri menekankan keinginan nya


" Sweety... "


" ayolah... Hanya tinggal dua hari lagi "


" huuuppp.... Baiklah dari pada malam pertama ku di ganggu adik-adik mu "


Ucap hae joon sambil duduk manis di tempat duduk yang berhadapan lansung dengan wajah riri yang tampak tersenyum bahagia.


•••••••°•••••••


Saat ini riri sedang berada di rumah sakit tempat dia menyelesaikan tugas akhir ya yaitu di rumah sakit Charles medical centre tempat riri bertugas di Swiss.


Riri tampak cantik dan angun seperti biasa nya.


Semua mata tertuju kepada riri yang mempesona terlebih lagi riri terkenal sangat santun dan dokter cantik mudah tersenyum indah melelehkan semua mata yang melihat nya.


Semua dokter Pria dirumah sakit berlomba ingin mendekat kepada riri, tapi riri selalu memberi jarak saat semua pria tampan itu mendekat dengan nya, riri selalu memiliki 1000 alasan.


Keculi dokter Vincent pria baik hati yang kini menjadi salah satu teman riri, Pria tampan itu sedikit gemulai dari dokter Pria lain nya, membuat riri ingin berteman


" Dokter Riri.... "


Pangil salah satu dokter muda yang sudah selama dua minggu ini menjadi teman riri di rumah sakit


" Iya... Ada apa dokter Vincent? "


Ucap riri dengan santai.


" Apa kamu sudah malam siang ?"


Ucap Vincent bertanya karena saat ini sudah menunjukan jam dua siang


Ucap riri dengan lembut


" Apa kamu ingin ku belikan sesuatu ?


Atau ingin makan siang bersama ku ?"


Ucap Vincent mengajak riri makan siang bersama


" Seperti nya... Saya tidak bisa Karena saya sudah memiliki janji dengan seseorang "


Ucap riri sambil tersenyum


" Apa dia kekasih mu ? "


Ucap dokter Vincent bertanya dengan wajah penasaran


" Mana mungkin dokter riri memiliki kekasih, dia baru saja tiba di sini dua minggu lalu "


Ucap salah satu gadis cantik yang baru saja bergabung dengan riri dan Vincent. Dia bernama Celia salah satu teman dekat riri di rumah sakit Charles selain Vincent .


" Kamu ini Celia.. Aku bertanya dengan riri bukan dengan mu !"


Ucap Vincent


" Sudah... Sudah.. Jangan bertengkar, saat ini sudah waktu ku akan siang sudah tiba , dan saya harus segera pergi "


ucap riri sambil mengantung jas kebanggan nya.


" Kamu mau pergi kemana? "

__ADS_1


Ucap dokter cantik yang bernama Celia


" Bertemu seseorang. "


Ucap riri sambil menyambar tas nya dan dia lansung meninggalkan ruanggan tempat dia dan teman-teman nya beristirahat.


Riri saat itu sedikit terburu-buru meningal kan ruangan nya karena dia tidak ingin menjawab semua pertanyan dari dua teman baru nya itu karena saat ini riri sudah ditunggu oleh hae joon di loby rumah sakit,


bahkan Pria itu mengancam bila riri telat dia akan menyusul riri ketempat riri saat itu.


Ting..


Buyi pintu lift terbuka riri lansung bertemu dengan gadis cantik yang tampak angkuh ya... Siapa lagi kalau bukan Margareta Charles anak bungsu pemilik rumah sakit Charles medical centre dia sedang tidak bertugas di rumah sakit itu melain kan dia baru saja bertemu dengan sang ayah menanyakan prihal kapan ayah nya kembali bertemu dengan hae joon dia sudah sangat merindukan Pria tampan yang belum bisa dia milik.


Riri yang memang memiliki sifat ramah pun tersenyum kepada gadis cantik yang ada tempat di hadapan nya, namun gadis itu sama sekali tidak membalas


Riri yang tidak marasa sakit hati pun hanya bersikap normal toh senyuman bagian dari ibadah terlebih lagi saat bertemu sesama manusia .


Ting...


pintu lift kembali berbuyi menandakan bahwa riri dan beberapa orang yang berada di lift itu sudah sampai di lantai tujuan mereka.


Riri dan semua orang disana pun lansung keluar tidak terkeculi gadis angkuh tadi, dia menjadi orang yang paling terakhir keluar dari lift sedang kan riri dia yang pertama kali keluar dari lift.


Riri yang sudah melihat hae joon memanti nya pun lansung berlali menuju hae joon sambil tersenyum dan setibanya didekat hae joon dia lansung memeluk hae joon


" Sweety.... Jangan berlari.. Saya tidak inggin terjadi sesuatu dengan baby kecil saya yang berada di dalam sini "


ucap hae joon sambil berbisik dan mengelus perut riri dan dia membelakangi arah pintu lift.


" Appa.... Jangan kahwatir eomma menjaga ku dengan sangat baik... "


Ucap riri meniru suara anak kecil membuat hae joon tersenyum bahagia dan segera mengecup kening riri, dan tanggan nya mengelus perut riri yang sangat datar dan Lansing.


" Ayo... Appa... Eomma sudah sangat lapar "


ucap riri sambil tersenyum cantik membuat hae joon tidak dapat berkata dan menolak semua keinginan gadis cantik yang ada di dalam rangkulan nya


Tantap mereka berdua ketahui gerak gerik mereka sedang di perhatikan seseorang siapa lagi kalau bukan Margareta.


Ular berbisa yang mengincar hae joon Pria tampan yang selama ini dia mimpikan .


" Pria itu seperti Tuan song ?


Tapi kenapa dia tidak menemui daddy ?


Apa aku salah lihat ?


Karena tidak mungkin Tuan song datang kerumah sakit ini bila tidak berjumpa dengan daddy!


Dan tidak mungkin dia bersama gadis lain di sini bukan kah Dia berkata sudah memiliki istri? "


Ucap Margareta sambil berdiri di depan pintu lift dia mengamati setiap gerak-garrik hae joon dan riri


Tapi saat itu dia tidak begitu yakin yang di lihat nya benar-benar hae joon atau bukan terlebih lagi bersama gadis lebih muda dari diri nya.


.


.


.


.


.

__ADS_1



__ADS_2