Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang cukup panjang untuk riri, namun riri sama sekali tidak merasa letih karena berada di sekeliling orang yang menyayangi nya,


Menghabiskan waktu dengan senyuman dan tawa.


Walau sadari tadi riri tersenyum dan tertawa lepas dia masih menyimpan rasa rindu teramat dalam kepada sang pujaan hati yang tadi siang sempat dia hubungi namun hanya asisten pribadinya saja.


Riri secara diam-diam melakukan itu takut ketahuan oleh jung woon dan sang daddy, karena riri ingin bermain dalam rencana yang sudah mereka sepakati namun apa daya hati riri tidak mampu memendam rindu dan diam-diam mencari tahu tentang keberadaan hae joon dari sang asisten


Riri sangat bahagia karena dia dapat mengetahui keberadaan hae joon saat ini sangat aman dan dalam keadaan sehat, jujur riri sangat takut terjadi sesuatu dengan hae joon. Ii tidak sanggup melihat pujaan hatinya terluka.


" Aaahhh.... Lelah nya, "


ucap riri saat masuk di salah satu kamar hotel yang sudah di peruntukan untuk diri nya sendiri sambil melihat smartphone nya yang sedang mati.


" Kamu disini dulu ya, aku mau mandi. "


Ucap riri sambil melihat smartphone nya yang sedang di isi daya.


Dua puluh menit berlalu akhirnya riri selesai mandi, dan sudah lengkap dengan piama tidur nya, tiba-tiba saja ketokan dari pintu kamar nya berbunyi menandakan ada tamu sedang menanti di depan kamar.


tok... tok.. tok..


suara pintu kamar riri berbunyi


" Iya tunggu sebentar,"


Triak riri sebelum membuaka pintu, dengan, kewaspadaan nya melihatnya dari cela pintu.


" Nisa,,,, caca,,, "


Ucap riri sambil membuka pintu kamarnya


" Hai... Kalian kenapa belum tidur ? "


Ucap riri bertanya kepada dua sahabat nya itu.


" Kami mau menghabiskan waktu kami bersama mu ii. "


Ucap nisa


" Iya,,, lagian juga besok sore kita sudah berpisah kembali, "

__ADS_1


Ucap caca sambil memperlihatkan wajah sedih nya.


" Andai saja waktu bisa berhenti aku akan selalu bersama mu "


Ucap nisa sambil menendang kan ucap nya.


" Ah... Lebai banget kamu nis "


Ucap riri sambil tersenyum


" Iya,, ii kami masih sangat merindukan mu, walau hampir satu minggu ini selalu bersama dan berpisah saat harus masuk kuliah. "


Ucap nisa kepada sahabat karib nya itu selain caca.


" Iya... Ii, kami berdua selalu kesepian semenjak kamu pergi, kami hanya berdua saja dari sma dan sekarang saat kuliah kami harus berpisah karena gadis satu ini ingin menjadi dokter dan aku ingin berkerja di bank. "


Ucap caca.


" Ya... Harus bagai mana lagi, kita harus mengejar cita-cita kita "


Ucap riri


" Kamu enak i, bagaimana tidak di usia kamu yang baru 21 sudah menjadi dokter magang dan sebentar lagi memiliki izin praktek, karena otak mu itu terlalu encer .


Ucap nisa mengeluh kepada riri.


" Semangat lah nis,, karena ini adalah keinginan kamu "


Ucap riri sambil tersenyum memegang tangan nisa


" Iya riri aku semangat, tapi untuk saat ini tidak karena besok sore kita harus berpisah "


Ucap nisah


" Sudah... Lah jangan bersedih, kita bicara yang senang-senang saja. "


Ucap riri


" Baik lah..., ii bagai mana rasa nya tinggal di korea Apa disana banyak pria tampan seperti artis K-pop ?"


Tanya nisa dan lansung di angguki caca.

__ADS_1


" Disana.... "


Ucap riri mengantung membuat dua sahabat nya menanti.


" Sangat banyak tapi,,, tidak bisa dibungkus untuk di jadikan oleh-oleh "


Ucap riri sambil tertawa melihat wajah serius dari nisa dan caca


" Ah... Kamu ii emang nya mereka nasi uduk. "


Ucap caca dengan wajah kesal dan nisa ikut tertawa.


Riri dan kedua sahabat nya malam ini benar-benar menghabiskan waktu mereka untuk bercerita tentang kesenangan mereka menjalani kehidupan mereka masing-masing saat ini yang sudah sangat berbeda tidak sama seperti tiga tahun lalu yang masih belum memikirkan apa-apa


Riri malam ini benar-benar melupakan tentang smartphone nya yang sedari tadi siang belum dia keluar kan, bahkan riri sama sekali belum memberi kabar kepada sang mommy dan daddy nya tentang keberadaan nya hari ini.


Karena satu hari penuh riri pergi bersama, oma, opa dan dua sahabat karib nya saja dan pastinya mommy zahra pasti bertanya kepada sang oma, sedang saka sesampai nya di bali langsung berpamitan untuk lansung berkerja.


🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱


Di lain tempat yang lebih tepatnya nya saat ini di korea selatan hae joon baru saja terjaga dari tidur nya dan lansung buru-buru membuka smartphone nya, dia sangat berharap riri sudah membalas chat dari nya semalam dan menjawab aku juga merindukan mu.


Namun apa daya harapan hae joon harus pupus karena pesan yang dikirim nya sama sekali belum masuk, bahkan tidak dapat di hubungi sedari kemarin siang.


" gadis jelek kamu berani membuat ku penasaran ?


Apa kamu sudah mulai tidak takut dengan hukum ku? "


Ucap hae joon sambil memperlihatkan senyuman sinis nya


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2