Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

" Silah kan masuk "


ucap tuan kim kepada dee hyun dan dee hyun pun memasuki ruangan tersebut.


Tiba-tiba saja tuan kim membuka satu lukisan yang tertutup kain putih. Lukisan itu sudah sangat lama tidak terbuka dan dilihat seseorang bahkan asisten rumah tangga pun tidak berani membuka nya.


Lukisan tersebut memperlihatkan senyum indah dari sepasang anak manusia yang sedang menatap mata indah kedua nya dan dari lukisan bisa kita lihat betapa mereka berdua saling mencintai dan membutuh kan satu sama lain.



Dee hyun melihat dengan seksama, dia seperti teringat akan satu hal yang pernah dia lihat, karena lukisan itu hanya memperlihat wajah dari sisi samping, semakin lama semakin membuat dee hyun berfikir keras dia pernah melihat dua orang tersebut dan tidak merasa asing.


Tuan kim yang melihat dee hyun semakin penasaran pun lansung membuka dua lukisan berada di samping lukisan itu yang belum terbuka secara bersamaan yang memperlihatkan wajah dari mereka berdua.


Dee hyun sempat terkejut namun dia tidak memperhatikan emosional nya, sebisa mungkin dia nyimpan rasa kaget nya. Kerena dia sangat mengenal wajah mereka.


" Dia adik ku bernama kim dong yul bersama istri nya afiany. "


Ucap tuan kim.


" Maksud anda apa ?"


Ucap dee hyun seperti tidak mengenal wajah yang ada di lukisan dan di foto.


" Mereka sudah lama menghilang tepat nya hampir 21 tahun lalu karena insiden mengerikan, membawa hal sangat berharga di dalam hidup ku yang sengaja aku titip kan kepada mereka . "


ucap tuan kim sambil melangkah ke arah balkon yang lansung menghadap kebun bangga mawar merah bungga kesukan dong yul yang sering di berikan kepada afiany.


" Kamu sudah sangat tahu, kehidupan seperti kami tidak sama seperti kebanyakan orang yang bisa tenang tanpa ada yang mengintai kita.


Bahkan setiap waktu nyawa orang-orang di dekat kita bisa lenyap di tangan musuh yang menginginkan kekuasaan.


Bahkan aku sudah dua kali kehilangan wanita yang aku cinta. "


Ucap tuan kim


" Itu sudah resiko, dari kehidupan yang anda pilih "


Ucap dee hyun mendekat kearah tuan kim


" Aku tidak pernah memilih jalan ini, ini sudah takdir ku yang tidak bisa ku ubah. "

__ADS_1


Ucap tuan kim sambil melihat wajah kang dee hyun sedang kan dee hyun hanya diam melihat wajah tuan kim masih dengan wajah dingin nya sebelum dia bertanya


" Anda memiliki keluarga ?"


Ucap dee hyun dengan wajah dingin.


Ehm....


Guman tuan kim sebelum menjawab pertanyaan dee hyun


" Namun Tidak bisa memiliki orang yang kucintai dan tidak bisa merasa kan bahagia nya disaat di pangil ayah oleh putra dan putri ku,


Yang terlahir dari benih ku bahkan aku harus rela disaat anak-anak ku memangil pria lain sebagai ayah mereka.


Sungguh bahagai bila bisa bersama orang yang kita cintai dan kita sayangi, terlebih kita dapat melindungi mereka semua, seperti mu saat itu. "


Ucap tuan kim sambil memandang jauh, seakan dia sedang melihat sesuatu yang sangat indah


" Tentu karena aku tidak ingin kehilangan mereka semua, mereka sangat berarti untuk ku harta yang tidak pernah dapat ku beli di dunia ini, bahkan anda tidak dapat membeli nya. "


Ucap dee hyun.


" Apa kamu akan berbuat sama, bila saat ini anak angkat mu bernama riri yang berada di posisi ini. Apa yang akan kamu lakukan ?"


dia mengulang kembali pertanyaan yang pernah dia tanya kan kepada dee hyun


" Kanapa anda menanyakan hal yang sama saat bertemu kembali denggan ku ?"


Ucap dee hyun.


" Karena aku hanya ingin tahu jawaban mu. "


Ucap tuan kim


" Jawaban ku tetap sama, Dia bukan anak angkat ku, dia putri ku."


Ucap dee hyun dengan tatapan sangat yakin meyakinkan tuan kim bahwa riri adalah anak nya bersama zahra.


Dee hyun sangat yakin memberi tahu bahwa riri adalah putri kandungnya, sama seperti suzi yang sudah selama ini menjadi putri nya bahkan dia masih setia menyiap rahasia itu dari semua orang hanya zahra dan kedua mertuanya lah yang tahu suzi anak dari sairen bersama in jung.


" Anda yakin ?"

__ADS_1


Tanya tuan kim.


" Aku sangat yakin, bahkan aku tidak perduli siapa dia dan bagai mana asal usul nya, yang aku ketahui dia putri sulung ku bersama istri ku, dan kakak perempuan dari kedua anak-anak ku. Dia akan selalu menjadi kebanggaan keluarga kang.


Dia bernama Kang Riri Azahra, putri sulung dari Kang Dee Hyun dan Safia Azahra "


Ucap dee hyun dengan penuh penekanan kepada tuan kim


"Saat ini dee hyun sudah sangat tahu kenapa tuan kang mengajak nya keruangan tersebut dan memperlihat kan lukisam dan foto yang dia tutupi dengan kain putih.


" apa anda yakin tidak ingin mengetahui asal usul nya? "


ucap tuan kim kembali bertanya


" aku sangat yakin karena dia putri ku. "


ucap dee hyun.


" aku harap kamu bisa memenuhi ucapan mu." ucap tuan kim sambil berjalan menuju lukisan yang ada di ruangan itu.


"bila tidak aku akan mengambil nya. "


ucap tuan kim


" jangan pernah berharap bisa mengambil sesuatu dari ku, terlebih menyakiti nya walau sehelai rambut akan aku pastikan dia akan mati ditangan ku "


ucap dee hyun sambil melangkah keluar meningalkan tuan kim yang masih memandang kearah foto dong yul dan afiani.


kamu sungguh pantas menjadi ayah kebanggan dari kim riri ucap tuan kim memangil nama riri dengan nama depan nya.


pria itu saat ini merasakan bahagia dan sedih saat teringat akan kata-kata riri dia bangga mejadi putri dari kang dee hyun beberapa tahun lalu sesaat tragedi terjadi dan hampir merenggut nyawa putri kandung nya sendiri yang saat itu belum mengetahui riri putrinya bersama min hyo rim.


.


.


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa vote ya...


terimakasih 😍😍😍😍😘😘😘💞💞💞💞


__ADS_2