
Saat ini jung woon sudah berada di kantor polisi bersama dengan dee hyun dan in jung, mereka sedang menyelidiki perkembangan kasus yang sudah dua hari ini.
Pihak polisi masih berusaha mencari titik terang dari masalah yang sedang mereka hadapi, bagai mana bisa peristiwa itu terjadi dan orang yang berbeda didalam mobil menghilang.
Sudah dua hari ini semua pihak kepolisian menyisir tempat itu berharap menemukan titik terang, namun belum bisa mereka temukan
" Maaf tuan kang Dee hyun, kami belum bisa mendapatkan titik terang dari masalah ini, tapi kami semua akan berusaha menemukan nya. "
Ucap kepala kepolisian yang bertanggung jawab.
" Baik lah, saya akan bersabar menunggu tapi saya mau hidup dan mati dia harus kalian temukan "
Ucap dee hyun kepada polisi dengan tatapan pembutu.
" Kami akan bertugas sebaik mungkin tuan, mencari kesetiap cela. "
Ucap kepala polisi.
Dee hyun dan kedua srigala itu pun pergi meninggalkan kantor polisi dengan perasaan yang tidak menentu.
Bagai mana bisa salah satu dari mereka hilang tanpa jejak dan hanya menemukan mobil itu penuh dengan tembakan.
" Jung woon aku tidak mau tahu, kamu kerahkan semua nya untuk mencari nya sampai dapat dan selidiki kasus ini, aku tidak ingin terjadi sesuatu denggan nya. "
Ucap dee hyun sambil melangkah kan kaki nya menuju mobil berwarna merah.
" Baiklah... Aku akan melakukan semua nya dengan rapi. "
Ucap jung woon sangat datar. Pria tampan itu tampak serius menghadapi masalah yang sedang diperbincangkan, bagai mana tidak dia lah saat ini yang bertanggung jawab dengan semua bisnis mereka.
" Hyeong kamu tetap bersama kakak ipar karena aku tidak mau terjadi sesuatu pesta pernikahan mu sebentar lagi "
Ucap dee hyun sambil membuka pintu mobil nya.
" Bagai mana bisa aku membiarkan masalah ini, "
Ucap in jung dengan wajah kesal. " Dia sudah menjadi dari kita semua bahkan dia sudah ku anggap sebagai adik ku "
" Aku yakin dia bisa bertahan, dia srigala dia pasti akan bertahan menunggu kita "
Ucap dee hyun
" Kamu tenanglah, aku tidak berkerja sendiri pasukan ku pasti dapat menemukan dia lebih cepat dari para polisi. "
Ucap jung woon dengan pasti
Dan akhirnya ketiga srigala pergi, mencari dan menyelidiki masalah yang sedang mereka hadapi, kini ketiga srigala sudah mulai bereaksi kembali karena ketenangan mereka sudah mulai terusik bagai mana bisa mereka mencari lawan yang tidak sebanding.
Walau dia terlihat sering tersenyum dan ramah apa mereka tidak mengetahui dia lah paling berbahaya diantara keempat srigala karena dia tidak segan-segan membunuh orang yang mengganggu nya.
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
__ADS_1
Waktu terus berjalan mentari yang begitu trik akhir meredup menandakan senja akan segera datang, saat ini riri sedang bersiap-siap untuk melaksanakan tugas nya kembali, sudah beberapa hari terakhir riri selalu mengambil jam malam untuk bisa mengambil libur di hari pesta pernikahan in jung dan sairen, dia ingin menikmati waktu bersama keluarga besar nya yang sudah lama tidak dia rasakan selama dia menjadi dokter magang,
" Kemana dia ? Kenapa belum menghubungi ku ?"
Ucap riri sambil melihat smartphone nya, menanti pujaan hati memberikan nya kabar.
Riri yang sudah sangat bosan menanti kabar dari hae joon pun memutuskan untuk pergi kerumah sakit setidaknya dia bisa lebih fokus kepada para pasien yang membutuhkan diri nya
Benar saja sesampainya dirumah sakit riri sudah lansung di sibukan dengan para pasien, membuat diri nya melupakan semua yang ada di benak nya tentang keberadaan hae joon saat ini.
" Dokter riri... "
Triak gadis cantik yang berprofesi sebagai perawat.
" Hai... Ada apa ? "
Tanya riri dengan suara lembut
" Dokter riri apa betul satu minggu lagi kamu ingin pergi ketempat lain "
Ucap suster cantik itu.
" Iya... Setelah aku menikmati liburan ku, aku akan pergi bertugas ke pelosok desa "
Ucap riri sambil tersenyum.
" Rumah sakit pasti akan menjadi sepi, karena kamu pergi "
Ucap suster cantik itu.
Ucap riri.
" Bukan mereka yang sedang sakit dokter riri, kami yang merasa kesepian karena tidak ada dokter yang cantik dan baik hati seperti mu. "
Ucap suster itu.
" Harus bagai mana lagi ? Itu sudah kewajiban ku. "
Ucap riri.
" Doktet riri, bila nanti sudah selesai menjalani tugas mu di desa, apa kamu akan kembali kerumah sakit ini. "
Tanya suster cantik itu.
" Doa kan saja,,, aku dipanggil kembali kesini, dan pasti nya aku akan kembali "
Ucap riri.
" Janji ya dokter riri, karena keberadaan mu membuat kami bahagia. "
Ucap suster cantik itu.
__ADS_1
π±π±π±π±π±π±
Di lain tempat di rumah mewah dan megah , pria tampan sedang duduk menikmati segelas angur di bawah sinar rembulan dia sedang menanti kabar tentang kelanjutan masalah yang sedang dia hadapi.
" Malam tuan,,, "
Ucap salah satu pria kekar
" Apa ada perkembangan dari kasus ini? "
Tanya pria yang saanggat di hormati itu.
Siapa lagi dia kalau bukan tuan kim, pria garang dan misterius, identitas nya sama sekali tidak tersentuh dan keberadaan nya juga tidak dapat di lacak.
" Tuan diperkirakan yang melakukan ini semua adalah pihak lawan bisnis nya, mereka tidak menyukai dia berjaya. "
Ucap pria bertubuh kekar itu.
" Apa keadaan nya sudah membaik ?"
Tanya tuan kim
" Keadaan nya semakin membaik,, namun dia belum sadar juga akibat banyak nya darah yang keluar. "
Jelas salah satu dokter yang dibawa pria bertubuh kekar.
" Selamat kan dia aku tidak mau terjadi sesuatu terhadap nya ."
Ucap tuan kim , sambil melangkah agak jauh dari dua pria itu sambil memberi kode untuk mereka pergi meninggalkan dia sendiri.
" baik tuan kami panit undur diri "
ucap kedua pria itu.
Hai ada yang kangen sama tuan kim gak?
Hai salam kenal dari dokter min hyo rim
.
.
.
.
.
__ADS_1
.