Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Saat ini waktu masih menunjukan jam 6 sore,,, riri memutuskan untuk pergi menuju mall tempat biasa dia datangi bersama keluarga nya untuk menemui puajan hati nya yang sudah membuat janji di salah satu restoran langanan riri dan hae joon , dari sejak turun Mobil sudah banyak mata pria hidung belang memandang kearah riri dan kyo.



‎bagaimana tidak dua gadis cantik itu patut dibilang sempuran, memiliki tubuh lansing dan terisi pastakaran di setiap tempat, walau baju yang mereka berdua kenakan sudah tertutup cout yang biasa di gunakan wanita di korea.


Tetepa saja riri dan kyo menjadi pusat perhatian para pengunjung para gadis dan pria yang sedang berada di mall tersebut.


" Ri.. Apa kita sejelek itu ya... Sehingga mereka menatap kita berdua ?


Ucap kyo... Sambil berjalan di samping riri, kyo merasa risih di lihat para pria.


" Dua kemungkinan,,, yang pertama kita terlalu cantik dan yang kedua memang pria itu mata keranjang. "


Ucap riri sambil melangkah menuju restoran yang biasa dia datangi bersama hae joon


" Besar kemungkinan "


Ucap kyo mengulangi ucapan riri


Dan tidak berapa lama kemudian riri sudah sampai di salah satu ruang makan yang sedang sudah di isi pria tampan pujaan hati nya.


" Kyo... Kamu tunggu di ruang sebelah ya.. Disana sudah ada tuan hong asisten samchon, pesan apa saja yang inggin kamu makan, aku ingin berbicara sebentar dengan samchon "


Ucap riri memberi printah kepada kyo untuk menunggu nya di ruang yang sudah di tepati oleh asisten hong.


" Baik lah... Aku mengerti "


Ucap kyo...


Riri yang sudah melihat kyo masuk kedalam ruangan itu pun lansung memutuskan untuk ikut masuk kedalam ruangan yang sudah di tepati hae joon.


Betapa terkejud nya riri saat dia mendapat serangan dadakan dari hae joon yang lansung menarik lengan riri, hampir saja riri memukul wajah tampan Samchon bila dia tidak mendengar suara samchon yang menggucapkan kata rindu


Kerek...


Bunyi pintu terbuka


P


" Hai... Sweety kemarilah aku merindukan mu. "


Ucap samchon sambil memeluk riri dari belakangan yang sudah menanti riri dibalik pintu gesek.


" Samchon... "


Ucap riri dengan wajah kesal bercampur kaget


" Kenapa mau memukul ku ?"


Bisik hae joon dengan lembut.


" Iya... Bila itu bukan kamu ku pastikan dia tidak dapat keluar dari sini selain menuju rumah sakit "


Ucap riri dengan suara kesal


" Ehm... Baiklah... "


Ucap hae joon sambil mencium lengkuh leher jenjang riri dari belakangan


" Samchon berhentilah mengoda, nanti kamu sendiri yang merasa sakit !"

__ADS_1


Ucap riri sambil mengelus tanggan hae joon yang terlingkar di pinggang ramping nya.


" Gadis nakal sekarang pandai sekali mengoda ku. "


Ucap hae joon sambil memutar tubuh riri untuk melihat wajah cantik riri


Betapa terkejut nya hae joon melihat riri menggunakan lipstick berwarna marah, membuat bibir munggil itu riri bertambah seksi dimata hae joon


Tanpa aba-aba hae joon pun lansung melupat bibir Mani's riri yang sudah mengoda hae joon saat pertama kali mereka bertemu, dan kini sudah menjadi candu buat hae joon setiap bertemu riri dia pasti tidak akan melepaskan kesempat untuk mengecap nya.


" Ehm... Hu...hu...hu... "


Suara riri kehabisan nafas setelah hae joon melepaskan ciuman mautnya


Ini bukan kali pertama untuk riri menghadapi setangan bibir hae joon tapi tetap saja membuat nya kewalahan


" Kenapa kamu suka sekali menye... "


Ucap riri kembali terputus saat hae joon kembali menyerang nya, tapi kali ini dia lebih lembut dan seperti biasa dia memeluk riri sangat lembut.


Sampai mereka berdua sama-sama kehabisan nafas baru lah pautan itu terlepas, membuat mereka berdua saling menatap sambil tersenyum.


" Dasar Samchon mesum "


Ucap riri dihadapan hae joon membuat hae joon tertawa,


" Biarkan saja orang mesum nya sama kamu gadis jelek pemikat hati dan sebentar lagi menjadi istri ku "


Ucap hae joon sambil merapikan rambut riri yang terlihat berantakan karena ulah nya.


" Ayo duduk... Ii captek berdiri terus "


" Ayo... Siap yang menyuruh mu berdiri "


Ucap hae joon dengan santai


" Samchon "


Ucap riri sambil membuka sepatu nya, karena mereka berdua saat ini makan di restoran bertema lesehan. ( maaf author gak tahu dalam bahasa gaul nya apa 😊)


" Saya tidak mengatakan nya. "


" Baik lah tidak mengatakan nya, tapi samchon menyerang ii. "


Ucap riri sambil memperlihat kan wajah manyun nya


" Karena kamu terlalu mengoda iman ku "


Ucap hae joon sambil tersenyum


" Dasar mesum $


ucap riri


Dan tidak berapa lama terdenggar bunyi ketukan dari balik pintu dan berkata


" Tuan.. Makanan nya siap, saya izin masuk "


Ucap salah satu pelayan tersebut sambil membaya nampan berisi makan yang sudah biasa mereka berdua pesan.


" Iya silahkan "

__ADS_1


Ucap hae joon memberi izin masuk


Setelah pelayan keluar, hae joon dan riri lansung menyantap makanan dan bercerita rencana riri untuk pergi kepesta ulang tahun teman nya satu kampus dan disana juga berada JH


Karena salah satu teman kampus riri adalah kekasih teman JH.


" Sweety... Apa kamu sudah siap menghadapi semua resiko ?


Disana bukan kafe melainkan club malam tempat yang cukup berisiko,


Aku tahu kamu tidak pandai minum."


Tanya hae joon kepada riri yang saat ini baru saja selesai makan.


" Mau gimana lagi, ini adalah langkah pertama untuk ii, Karena dia pasti berada disana. "


Ucap riri


" Lagian juga, samchon kan juga berada di club malam yang akan ii datangi, ii yakin calon suami ii akan mengawasi dari jauh tidak akan bisa melihat ii terluka "


Ucap riri sambil tersenyum cantik kearah hae joon yang saat ini melihat wajah riri.


" Baiklah... Jangan sampai dia memeluk mu.


Bila itu terjadi akan ku pastikan bendera perang akan berkibar "


Ucap hae joon dengan penuh penekanan


" Tentu.. Tidak semudah itu putri cantik ini disentuh, bila terjadi berati dia ingin masuk kekandang macan "


Ucap riri


" Hmm... Aku percaya itu "


Ucap hae joon sebelum pergi terlebih dahulu meningal kan riri, itu semua karena mereka berdua harus berpura-pura tidak memiliki hubungga dan hae joon masih dalam keadaa amnesia,


Menjebak Tuan duck agar mengakui perbuatan nya satu bulan lalu yang menyebabkan hae joon hampir meregang nyawa.


.


.


.


.


.


.


.


.



wajah kesal hae joon saat melihat riri begitu yakin ingin bertemu JH di club malam.



pose riri melihat hae joon yang sedang kesal

__ADS_1


__ADS_2