Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Di lain tempat


" Hallo,,,,, tolong selidiki keberadaan nya saat ini juga, aku tidak mau kelewatan sedikit pun.


Ucap hae joon saat menghubungi seseorang,


Siapa lagi kalau bukan seorang mata-mata untuk mencari tahu keberadaan riri, yang saat ini berada di indonesia, dia tidak ingin kelewatan satu pun kabar tentang pujaan hatinya yang sudah selama satu minggu terakhir sudah pergi meninggalkan korea tanpa di ketahui oleh diri nya,


" Ah.. Sungguh mengebalkan, bagai mana bisa daddy posesif itu membiarkan putri nya pergi tanpa ada aku di sisi nya. "


‎ucap hae joon sambil melihat kearah luar jendela dan dari ketinggian tempat dia berada dapat melihat lansung keramaian jalan kota seoul.


" Bagai mana bisa aku konsentrasi bila gadis jelek tidak memberi kabar kepada ku. "


Ucap hae joon kembali


saat ini hae joon benar-benar uring-uringan karena tidak dapat berangkat langsung ke indonesia, mau tidak mau hae joon harus datang di peresmian ramah sakit baru yang di naungi oleh nya yang bekerja sama dengan negara.


Tiba-tiba saja hae joon mendapat ide mencari jung woon, untuk mencari tahu bagaimana bisa riri pergi keindonesia.


Dan bagaimana keadaan riri selama ini saat hae joon kehilangan ingatan nya tentang riri yang selama tiga tahun ini sudah mengisi hari-hari nya.


" Yeri... Kamu atur semua nya, saya akan pergi sebentar ..."


Ucap hae joon kepada gadis cantik yang saat ini menjadi seketaris nya.


" Baik... Tuan "


Ucap yeri dengan sigap mengeti akan perkataan pimpinan nya.


Dua puluh menit berlalu akhirnya hae joon sudah tiba di tempat yang dia tuju, dimana lagi kalau bukan gedung menjulang milik grup DH


" Selamat siang tuan song "


Ucap seketaris cantik kang dee hyun.


" Siang dimana tuan kim ?"


Ucap hae joon lansung mencari keberadaan jung woon.


" Tuan kim saat ini sedang berada diruang rapat dan sebentar lagi akan segera keluar "


Ucap seketaris cantik itu


" Baik lah,,, saya akan menanti di dalam ruang nya "


Ucap hae joon sambil melangkah menuju ruangan kerja jung woon dan tidak berapa menit berlalu jung woon sudah tiba diruangan yang ditepati hae joon.


" Kamu... Disini ? Ada hal apa sehingga membuat mu datang kemari ?"


Ucap jung woon sambil melangkah mendekati hae joon yang saat itu sedang terduduk sambil melihat smartphone nya.


" Dia tidak membalas pesan ku , bahkan tidak mengaktifkan smartphone nya."


Ucap hae joon sambil memperlihatkan wajah kesal nya


" Dia... Apa tupai jelek ini sudah mendapat memori nya kembali ?"


Ucap jung woon didalam hati sambil duduk di kursi singgasana nya.


" Hyeong... Katakan kepada ku, apa karena semua ini riri pergi dari ku !?"


Ucap hae joon sambil melihat kearah wajah tampan jung woon.


Huuuppp... Jung woon membuang nafas kasar


" sukurlah dia sudah mengingat semuanya, riri tidak perlu bermain peran "


Ucap jung woon didalam hati.

__ADS_1


" Ehm... Dia tidak dapat berpura-pura tidak mengenal mu, dia memutuskan pergi meninggalkan korea karena dia tidak ingin bertemu dengan prince back devil ( julukan JH) "


Ucap jung woon sambil membuka lembaran kertas diatas meja kerja nya.


" Prince dia ingin bermain-main dengan gadis ku !?"


Seru hae joon yang mengerti akan ucapan jung woon.


" Iya,,, diam-diam dia telah mengenal dan jatuh hati kepada riri dari satu tahun lebih, dan mencari keberadaan riri, namun tidak bisa dia temukan,Naas nya malam itu dia bertemu riri kembali saat riri menyapa dokter rim yang kenyataan nya ibu dari JH. "


Ucap jung woon sambil duduk santai di kursi nya.


Hae joon yang mendengar ucapan jung woon pun tersulut emosi, terlebih lagi dia pernah melihat riri dan JH bersama satu minggu lalu di dalam lift yang sama dengan hae joon yang baru saja selesai menyelesaikan perkerjaan nya di club malam yang berada di hotel DH Star.


Hae joon yang mendengar ucapan jung woon semakin emosi lansung mengebrak meja kerja jung woon, membuat jung woon kaget dengan emosi hae joon yang sedang mengebu-gebu.


Bagaimana tidak dia membiar kan gadis nya di gandeng pria lain dihadapan nya yang saat itu sedang amnesia namun hae joon tidak bisa menolak hati nya merasa cemburu disaat melihat riri bersama Pria lain walau saat itu dia tidak mengingat sama sekali tentang riri.


" Tenang lah, riri tidak mungkin terpikat oleh wajah rupawan prince, kamu tahu riri bukan gadis yang mudah berpindah hati "


Ucap jung woon mencoba menenangkan hati hae joon, yang saat ini sedang cemburu dengan JH yang memiliki gelar prince penerus dari tuan duck hwan atau lebih tepatnya klan back devil.


" Ku harap kata-kata mu benar hyeong."


Ucap hae joon dengan emosi yang belum redah.


" Kamu tahu gadis nakal itu pandai sekali menipu JH, dia berkata ingin pergi berlibur ke Swiss, dan kenyataan nya dia pergi berkunjung ke indonesia dengan bantuan daddy nya. " Ucap Jung woon sambil tersenyum " tidak disangka gadis nakal ini menuruni sifat licik daddy nya yang pandai menipu lawan yang tidak dia sukai dibalik wajah imut yang dituruni mommy nya. "


Ucap jung woon kembali sambil tersenyum bahagia


" Dia menipu JH... ? "


Ucap hae joon tidak percaya.


" Ehm... Dia pergi menemui daddy nya setelah dia mengetahui ayah dan ibu mertua dee hyun ingin pulang ke indonesia, dan memberi tahu bawah JH sudah mengetahui niat riri berlibur ke Swiss dari dokter rim yang sempat bercerita, JH memaksa ingin berlibur bersama riri, namun gadis cantik itu meminta pertolongan sang daddy untuk merencanakan ide nya dan pergi meninggalkan korea dengan pesawat pribadi, dia sama sekali tidak menyukai JH.


" Gadis pintar !"


ucap hae joon sambil tersenyum memuji riri


" Lantas bagai mana reaksinya saat mengetahui aku mengalami amnesia ? "


Tanya hae joon kepada pria tampan di hadapan nya.


" Kami semua sepakat tidak memberi tahu keadaan mu, dan menyembunyikan tragedi itu karena bila riri tahu dia pasti akan terluka dan panik !"


Ucap jung woon.


" Lantas bagai mana bisa dia menjauh dari ku bila dia tidak tahu keadaan ku saat itu. ?"


Ucap hae joon merasa penasaran akan sikap riri.


" Sebelum dia bertemu dengan mu, kami merencanakan bermain peran, riri harus berperan tidak mengenal mu untuk menangkap siapa dalang dari masalah yang sedang kami hadapi,


namun yang sesungguh nya terjadi adalah untuk membuat hati nya tidak terlalu sakit menggetahui kekasih nya melupakan diri nya yang selama tiga tahun ini bersama !"


Ucap jung woon.


" Huuuppp.... Ternyata ini cerita nya, dia tidak sanggup untuk bermain peran tidak mengenal ku. "


Ucap hae joon dengan wajah yang sudah tidak terlalu emosi.


" Ya... Seperti itu lah kenyataan nya, dia lebih memilih menghindar dari mu, dan pergi berlibur bersama kedua mertua dee hyun "


Ucap jung woon.


" Hyeong apa kamu masih menempatkan pengawal di sisi riri ?"


Tanya hae joon pelan

__ADS_1


" Hem... Tentu itu hal yang pertama bahkan alat pelacak di kalung nya masih terpasang "


Ucap jung woon sangat yakin


" Baiklah... Bila begitu, aku baru bisa bernafas legah "


Ucap hae joon merasa sedikit legah.


" Tapi hanya dua, itu pun dari jauh !"


Ucap Jung woon


" Kenapa sedikit sekali ? kenapa harus jauh ? Bagai mana bisa terjadi sesuatu ?"


Ucap hae joon kembali panic.


" Tidak akan terjadi sesuatu, kamu tahu sendiri ii tidak menyukai hal seperti itu !" ucap Jung woon sambil memutar laptop nya memperlihat kan rekaman dari CCTV yang dia simpan saat riri kabur dari Lima pengawal nya.


" Lihat ini... Kelakuan gadis nakal, Dia tidak nyaman bersama para body guard nya "


Ucap Jung woon sambil tersenyum.


" Gadis ini... "


Ucap hae joon didalam hati.


" Baik lah,,,, hyeong dimana saat ini riri, aku sudah tidak sabaran untuk berjumpa dengan nya, "


Ucap hae joon Bertanya kepada Jung woon


" Saat ini dia berada di bali bersama kedua orang tua zahra, Dan kedua sahabat nya di indonesia. "


Ucap Jung woon , tanpa ingin memberi tahu hae joon bahwa saat ini riri juga bersama seorang pria yang sangat dekat dengan riri, Dan posisi nya juga cukup bersaing dengan Hae joon


" Maaf hae joon tidak memberi tahu mu... Aku ingin melihat mu kebakaran jengot.


Karena sudah membuat adik ku menderita. "


Ucap Jung woon didalam hati sambil tersenyum kearah hae joon


" Baiklah bila begitu,,, aku pamit pulang dulu hyeong "


Ucap hae joon yang saat ini sudah menggetahui keadan Dan keberadaa riri dan Dia juga lebih tenang karena riri masih memakai kalung yang terdapat alat pelacak nya, sehingga Dia juga dapat mengakses keberadaa riri.


.


.


.


.


.


.


.


Hai semua nya maaf ya udah buat Kalian semua kecewa dan merasa di gantung akan penasaran, karena akhir-akhir ini sering menanti author up nya lama, sekali up dikit baget.


author lagi sibuk banget, tapi author janji deh buat nyempati up, menghilang kan penasaran para Raides semua.


Oh.. Iya jangan lupa dukung author ya..


like, komen, beri bintang nya jangan ketingalan juga.


terimakasih semua readers ku... 😘😘😘😘


I Love you... 💞💞💞💞💞💞

__ADS_1


__ADS_2