
Setelah semua keadaa genting berlalu akhirnya semua hidup bahagia, termasuk tuan kim dan dokter min hyo rim, saham perusahaan tuan duck sempat menurun karena dokter rim tidak bisa menjalan kan perusahaan dan akhir nya dengan terpaksa tuan kim mengambil alih perusahaan dan semua club malam tuan duck terpaksa dijual karena tuan kim sudah tidak ingin terlibat lagi di dunia malam,
dia hanya ingin menikmati sisa umur nya dengan tenang tanpa ganguan termaksud bisnis terlarang nya yang selama ini menambah pundi - pundi kekayaan sudah dia tutup demi hidup tenang bersama keluarga nya
Kim jung woon dia kini sudah bahagia bersama han nee shy membina keluarga bahagia dan jung woon kini tidak menjadi asisten kang dee hyun lagi karena dia harus memimpin perusahaan nya sendiri yang diberikan oleh tuan kim.
Kang in jung kehidupan nya semakin bahagia bersama sairen walau dia tidak memiliki penerus, dia hidup nyaman bersama istri tercinta nya dan mengembangkan bisnis yang dia rintis bersama sairen
Kang dee hyun dan zahra semakin romantis putra dan putri kecil mereka tumbuh seperti yang mereka harapkan,
Di usia 8 tahun zi sudah dapat menguasai beberapa bahasa dan gadis kecil itu sangat terampil di depan kamera saat menjadi salah satu brand baju anak seumur nya dan beberapa iklan di tv.
Ryung dia menjadi harapan satu - satu nya keluarga kang untuk memimpin perusahaan dan melindungi keluarga nya, sejak kecil dee hyun sudah mengajari ryung ilmu beladiri, memanah bahkan menembak, zahra sempat protes tapi dee hyun selalu berkata
" dia satu - satu nya harapan kita, dan dia akan memikul semua yang kita berikan, aku tidak ingin dia lemah sayang !"
Itu adalah ucapan dee hyun saat zahra mulai protes dengan semua hal yang di perkenalkan dee hyun kepada ryung sejak kecil.
Kehidupan bahagia juga berlaku dengan riri dan hae joon, setelah 3 tahun tragedi itu, riri kembali di percaya untuk mengandung dan kini usia kandungan. Baru memasuki minggu ke 7 tapi baik riri dan hae joon tidak ada yang sadar akan kehadiran malaikat kecil mereka berdua
" Sayang ... Ryung... Ayo duduk kita istirahat dulu "
Ucap riri memangil hae joon dan ryung yang sedang asik bermain bola basket
" sebentar lagi... "
Ucap hae joon dan ryung yang sedang berlari saling mengejar satu sama lain
" Berhentilah.... Sebentar lagi jam makan malam, cepat mandi kerena semua nya akan pulang sebelum jam makan malam "
Ucap riri.
" nuna hyeong nakal dia tidak ingin berbagi bola dengan ku "
Ucao ryung mengadu kepada riri
" dia tidak ingin berbagi kepada mu ?"
Ucap riri bertanya
" iya... Dia nakal "
Ucap bocah laki- laki tampan itu sambil menunjukan wajah lucu nya di hadapan riri
" baiklah nuna akan menghukum dia nanti malam "
Ucap riri sambil tersenyum dan mengedipkan mata nya kepada hae joon
" jangan.....! Baiklah hyeong akan memberikan bola nya dan akan membelikan semua yang ryung ingin kan asal ryung berkata kepada wanita cantik ini agar tidak menghukum ku "
Ucap hae joon sambil menyamakan tingginya dengan ryung dan tersenyum melihat riri dan ryung
" baiklah tapi hyeong harus mengendong ku !"
Ucap ryung dengan manja
" adik dan kakak sama- sama pandai merayu "
Ucap hae joon sebelum mengendong ryung
" dia adik ku , tentu saja menuruni sifat ku "
Ucap riri sambil mengandeng hae joon berjalan masuk kerumah mereka
Riri Ryung dan Hae joon masuk ke dalam rumah, ryung selama ini seringkali menginap di kediaman hae joon dan riri karena bocah tampan itu tidak ingin mengikuti kegiatan sang kakak yang selalu penuh dari pemotretan , les balerina, piano dan mereka berdua hanya akan bergabung bila saat berlatih bela diri dan menembak.
Selama beberapa hari dalam seminggu ryung menghabiskan. Waktu nya bersama riri karena sang ibu selalu sibuk mengikuti kegiatan kakak nya dan dee hyun selalu sibuk dengan perusahaan nya keluarga kang itu akan berkumpul di saat jam makan malam dan satu kali seminggu untuk beristirahat dan bercerita apa saja yang terjadi salama satu minggu itu.
" Eonni zi pulang..."
Triak zi saat turun dari mobil yang baru saja berhenti di depan kediaman mewah riri
" Hai... Cantik ... Apa kamu lupa mengucapkan salam ?"
Ucap riri
" maaf zi lupa ... " ucap zi sambil cengengesan " assalamualaikum "
Ucap suzi
" waallaikumsalam "
Ucap riri menjawab salam
" dimana mommy sayang "
__ADS_1
ucap riri bertanya tentang ibu nya
" mommy menemani daddy pergi miting, dan zi bosan menunggu dan zi meminta izin untuk pulang kerumah eonni "
Ucap zi sambil memeluk tubuh riri merasakan kehangatan yang biasa dia dapat saat memeluk riri
" eonni juga merindukan mu sayang "
Ucap riri
" eonni apa eonni akan menyayangi zi saat memiliki baby ?"
Ucap zi bertanya seperti anak kecil
" tentu aku akan menyayangi mu zi "
Ucap riri sambil menunjuk hidung zi
" kamu dan ryung akan menjadi kesayangan dan anak ku juga akan menjadi kesayangan kalian akan mendapat kasih sayang penuh dari ku "
Ucap riri sambil tersenyum
" terimakasih ... Eonni kamu yang terbaik "
Ucap suzi sambil memeluk riri
" hem..hem... Apa eonni mu saja yang terbaik ?"
Ucao hae joon dari belakang
" oppa juga "
Ucap suzi sambil tersenyum
Satu jam berlalu kini kediaman riri dan hae joon sudah hadir kang dee hyun dan zahra yang baru saja bergabung di kediaman riri dan hae joon
pasangan suami istri itu tampak bahagia dan tersenyum indah seperti tidak terjadi sesuatu padahal tadi sangat menguras emosi, walau dee hyun dan zahra tersenyum di hadapan anak - anak nya tapi mereka tidak bisa berbohong di hadapan anak menantu mereka
hae joon tahu betul kedua mertua nya sedang menyimpan masalah dan itu bukan masalah kecil.
" mommy... daddy zi malam ini akan tidur di sini ya... bersama ryung "
ucap suzi meminta izin kepada mommy dan daddy nya
ucap zahra
" ehm... besok kelas balet zi libur, zi ingin bermain di sini "
ucap zi
" boleh kan eonni... zi bermain disini "
ucap zi yang kini sudah berusia 8 tahun
" tentu apa pun untuk mu dan ryung "
ucap riri sambil tersenyun
zi yang mendapat izin pun langsung menuju kamar yang biasa di tempati saat berada di kediaman riri dan pasti nya zi akan menjadi tuan putri di mansions itu
" riri berhentilah memanjakan mereka berdua, daddy tidak ingin menyusahkan mu di kemudian hari "
ucap dee hyun
" tidak apa - apa... kami berdua merasa bahagia kedatangan zi dan ryung "
ucap hae joon sambil merangkul riri tanpa ada rasa malu di depan mertua nya
" aku mengerti tapi jangan keterlaluan memanjakan nya nanti mereka akan besar kepala "
ucap dee hyun
" tidak apa - apa daddy riri bahagia "
ucap riri
" riri, hae joon mommy percaya kalian berdua sangat menyayangi mereka tapi inggat ada hal yang tidak harus kalian turuti, bila itu tidak pantas di turuti "
ucap zahra memberi nasehat kepada riri dan hae joon yang selalu menuruti keinginan adik- adik mereka
" iya kami berdua tahu itu dan tidak akan melebihi batas "
ucao hae joon
" pasti mommy riri akan memberi penjelasan mana hal yang harus di teruskan dan mana yang harus di stop "
__ADS_1
ucap riri
" mommy percaya itu " ucap zahra sambil bersender di rangkulan dee hyun
" dan sekarang kapan kalian berdua memberi kami cucu ?"
ucap dee hyun langsung tudupoin bertanya kepada hae joon dan riri
" secepat nya ... karena aku masih teroma, aku takut terjadi sesuatu dengan riri saat dia sedang mengandung "
ucap hae joon
" jangan khawatir bila allah sudah berkehendak tidak akan terjadi sesuatu "
ucap zahra
"amin... semoga berjalan lancar sampai persalinan "
ucap riri sambil tersenyum melihat wajah sang suami
" ya sudah kalau sepeti itu mommy dan daddy pamit pulang dulu "
ucap dee hyun
" kenapa tidak menginap di sini saja daddy ?"
ucap riri
" kami tidak ingin menggangu jam olahraga kalian , dan bisa - bisa nanti kami tidak mendapat cucu "
ucap dee hyun asal ceplos
" betul tu,,,, aaauuu sweety sakit "
ucap hae joon dan seketika lansung di cubir riri pria tampan itu langsung menjerit
" kalian berdua ini sama saja , gak mertua gak menantu sama - sama mesum "
ucap zahra sambil tertawa
" iya mi,,,, gak tahu ada zi dan ryung main nyosor aja "
ucap riri seponta membuka kedok si samchon mesum
" kan sama istri sendiri,,,, sayang bila di angurin tar diambil orang "
ucao hae joon dan dee hyun dengan kompak
" sudah...sudah... cepat pulang, nanti malah panjang "
ucap zahra membawa dee hyun menuju pintu keluar.
" sampai jumpa sayang... kami tunggu kabar bahagia , assalamualikum "
ucap dee hyun dan zahra sebelum mobil mereka pergi meninggalkan kediaman riri
" pasti.. waalaikumsalam "
ucap riri dan hae joon sambil melambaikan tangan
" sayang..... mommy dan daddy mu sudah pulang ayo kita tidur ...aku sudah ingin itu !"
ucap hae joon sambil melihat dada riri yang sudah menggoda hae joon
" kyaaa mesum nya kumat "
ucao riri sambil tersenyum dan berlari meningalkan hae joon di depan pintu
" sweety ayolah ... aku sudah mengantuk "
ucap hae joon sambil merengek seperi anak baby sedang menahab haus, dan pria tampan itu langsung menyisul riri kekamar mereka berdua
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1