
Janga lupa vote ya... Raiders semua soal nya makin kesini reting novel kesangan kalian makin turun , ayo dong buat author semangat lagi nulis kisah riri dan hae joon.
.
.
.
.
Gadis Cantik CEO
Tidak terasa mentari pagi kini sudah terbit dengan sangat cerah menyinari setiap sudut bumi termaksud riri yang saat ini masih tertidur disaat waktu sudah menunjuk ke angka sembilan pagi bila dia tidak terusik saat
bunyismartphone milik nya mungkin riri akan tertidur samapai pukul dua siang, karena dia baru bisa memejamkan mata nya disaat pukul empat pagi karena semalam tiba-tiba saja suhu tubuh hae joon naik, yaaa... Pria egois itu demam karena tidak mendengar ucapan riri untuk membilas tubuh nya dengan air hangat.
" Ehm... Siapa sih yang ganggu tidur nyenyak ku. "
Ucap riri sambil mencari smartphone nya yang tadi malam sudah dia aktif kan.
" Hello.... "
Ucap riri dengan suara khas banggun tidur dan mata yang masih tertutup rapat
" Hai... Ii, maaf menganggu waktu istirahat mu, aku ingin mengabari tahu mu bahwa sudah sampai dengan selamat "
ucap saka yang saat itu sudah tiba di Kota nya dan dalam perjalanan menuju kantor
" tidak masala Kak malah riri yang harus meminta maaf tidak bisa mengantar mu "
Ucap riri
" Iya tidak apa-apa "
Kak janga lupa untuk beristirahat dan makan tempat waktu "
ucap riri memberi perhatian seperti biasa nya terhadap saka.
" tentu ... Gadis cerewet, lanjudkan lagi tidur mu. "
Ucap saka
" Tidak mungkin ini sudah pagi dan ii harus segera bersiap menemui oma dan opa. "
Ucap riri
" Baiklah bila itu mau mu, sampai jumpa Asslamaualikum "
Ucap saka
" Ehm... Walaikumsalam "
Ucap riri mengakhiri pembicaran mereka.
Riri yang baru saja selesai berbicara dengan saka pun lansung meletakan smartphone nya diatas meja nakas
Dan lansung mencari keberadaa pria yang sudah membuat nya tidak bisa tidur, yang mana saat ini dia hanya seorang diri didalam kamar mewah itu
__ADS_1
Kemana tupai jelek ucap riri bertanya dengan diri nya sendiri Dia tidak menemui keberadaa hae joon didalam kamar nya
Kebiasaa menghilang seperti hantu,
Ucap riri sambil berjelan menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuh nya yang masih terasa lemas akibat kurang tidur karena hae joon yang tiba-tiba saja demam.
Satu jam berlalu saat ini riri baru saja selesai berdandan seadanya, mengunakan kemeja putih dan celana Levi's seperti kebanyakan gadis di indonesia, yang sangat jarang dia kemana.
" Akhir nya Selesai "
Ucap riri sambil berdiri di depan kaca
" aku merindukan hidup dibawah sinar mata hari yang ada di Indonesia tanah kelahiran ku "
Ucap riri sambil tersenyum melihat pemandangan dari baik kaca kamar nya menginap dan tiba-tiba saja terdenggar bunyi ketukan pintu.
Tok... Tok.. Tok...
" Nona .... "
Ucap seseorang dari luar kamar riri dan tentunya riri tahu suara siapa itu
" Tunggu sebentar "
ucap riri dengan santai sambil menyambar tas kecil milik nya
" Asisten Hong,,, anda ikut keindonesia ?
" Iya Nona "
Ucap pria tampan itu
" Bersama hae joon ?"
Ucap riri kembali saat menutup pintu kamar nya.
" Iya Nona "
Ucap asisten hong santai
" Apa dia memaksa mu ?"
Tanya riri kembali.
" Itu hal biasa "
Ucap asisten hong
" Dia pria yang selalu memaksa keinginan nya," ucap riri " oh Iya mau kemana kita ? "
Ucap riri sambil berjalan nenuju lift
" Ketempat semua orang yang sudah menanti namun nona harus menutup mata anda terlebih dahulu. "
Ucap asisten hong sambil memberi kain penutup mata.
__ADS_1
" Kenapa harus memakai ini ?"
Tanya riri
" Karena ada kejutan untuk anda Nona "
Jawab asisten hong.
" Baiklah bila demikian, dengan sarat berhentilah memangil ku Nona, pangil saya riri atau ii asisten hong
Ucap riri sambil mengambil kain penutup menutup mata
" Oke non,, riri. "
Ucap asisten hong dengan sedikit canggung
Tidak berapa lama kemudia akhir asisten hong dan riri sudah tiba di tempat yang mereka tuju, dan asisten hong memberi printah untuk tidak membuka kain yang ada di kepala riri sebelum terdenggar suara atau printah dari nya
" Nona anda berdiri disini, sebelum saya meminta anda untuk membuka kain penutup "
Ucap asisten hong
" Baiklah... "
Ucap riri dengan santai.
Dan tidak berapa lama kemudia riri mendengar langkah kaki yang perlahan mendekat dan diri kejauhan dia dapat mencium aroma farpun orang tersebut yang sangat riri hafal.
" Dia.... Apa dia yang membuat rencana ini "
Ucap riri didalam hati
" Nona anda boleh membuka mata anda "
Ucap asisten hong dan dengan perlahan riri membuka kain penutup mata nya dan lansung melihat sosok pria yang amanat dia sayangi yang sudah tiga tahun ini mengisi hari-hari nya.
Ya... kalian semua bisa menebak siapa dia, dia adalah song hae joon yang sedang berdiri tepat dihadapan riri membawa buket bungga indah berwarna putih
Dengan memakai kemeja putih,
" Riri... "
Ucap hae joon sambil tersenyum dan memberi bungga tersebut
" Samchon "
ucap riri sambil tersenyum bahagia dan terkejud melihat pria tampan pujaan hati nya sedang berdiri di hadapan nya saat ini.
.
.
.
.
__ADS_1