
"akhir nya selesai "
itu adalah kalimat yang terfikir oleh lita saat dia melangkah keluar dari dalam mobil ryung, tidur dan beristirahat menikmati satu hari penuh di atas kasur nonton dakor yang dia suka tanpa ganguan dari siapa pun dan di akhir pekan dia akan menepati janji yang sudah dia buat tiga bulan yang lalu sebelum dia kembali masuk kedalam kehidupan nya yaitu menjadi mahasiswi di salah satu universita bergensi di korsel
" akhir nya bisa nyantai "
ucap lita sembari merebahkan tubuh nya di atas sofa yang berada di ruang tamu sebelum terdengar bunyi ketukan pintu
tok tok....!
" tunggu "
ucap lita sembari berdiri dari tempat duduk nya
" siapa sih gangu malam - malam "
gerutu lita yang sangat malas membukakan pintu dan betapa terkejut nya lita saat melihat di layar kamera seketika membuat lita bahagia dan hilang rasa letih nya
" paman ... "
ucap lita tersenyum bahagia
ya paman dia bernama iksa, dia adalah adik satu - satu nya papa lita orang yang sudah lita angap sebagai ayah kedua nya karena sedari dulu sang paman selalu berda di sisi lita disaat sang ayah pergi bertugas paman nya selalu bisa di andalkan sebagai penganti sang ayah.
" aya... kamu apa kabar ?"
ucap sang paman menyapa keponakan nya
aya itu adalah pangilan kecil lita yang sebenar nya hanaya atau nama lita selama di indonesia, dan nama lengkap lita iyalah thalita hanaya adareld. semenjak kepergian lita dari kediaman orang tua nya dia menganti nama menjadi lita karena dia ingin memulai hidup baru tanpa bayangan sang ayah lita sangat membenci ayah nya karena kesalah pahaman.
" baik, tentu saja baik paman, ayo masuk kedalam "
ucap lita mempersilahkan paman nya masuk
" tidak perlu karena paman punya kejutan untuk mu "
ucap sang paman
"kejutan apa paman "
ucap lita
" ayo ikut paman, dia susah menanti mu "
ucap paman nya
"bukan papa kan ?"
ucap lita
" bukan rahasia mu masih tersimpan rapi "
ucap paman nya
" oke tunggu sebentar aya ambil tas dan ponsel "
ucap lita dan tidak berapa lama kemudian dia pergi bersama sang paman
tanpa lita ketahui rupanya pria yang mengantar nya pulang belum pergi dia masih penasaran akan lita, lita yang sudah mengangap paman nya sebagai ayah kandung nya sendiri tidak segan untuk mengandeng lengan sang paman tanpa memikirkan agapan orang lain dan tentu nya pria yang melihat lita bergandengan dengan seorang pria dewasa saat malam hari menimbulkan kesalah pahaman antara mereka berdua .
" hem... ternyata yuri tinggal bersama rubah kecil yang nakal "
ucap ryung di dalam hati saat melihat lita masuk kedalam mobil sedan mewah yang sudah menanti sejak tadi.
disaat ryung sedang salah paham tentang lita, lita sangat bahagia dia kedatangan paman dan adik tampan yang saat itu ikut ke korea untuk menjenguk lita karena selama 3 tahun terakhir lita tidak pernah pulang ke indonesia walau disaat hari besar dan libur panjang lita tidak ingin meluangkan waktu untuk pulang.
" om kenapa kita ke hotel ?"
ucap lita penasaran
" ada seseorang yang menunggu mu "
ucap iksan sambil tersenyum
"om lita tidak ingin bermain - main apa lagi bila itu menyangkut urusan dengan papa !"
ucap lita mengancam iksan karena dia benar- benar kecewa akan sikap papa nya yang tidak bisa mencintai wanita yang dia sayangi walau wanita itu bukan mama kandung nya
" tenang saja om sudah mengetahui apa yang akan kamu lakukan bila om berbohong, karena om tidak ingin lagi mencari mu yang pandai bersembunyi "
Ucap iksan kepada keponakan cantik nya
" pasti aku akan sembunyi lagi, bila aku bertemu papa "
Ucap lita dengan keyakinan
Tiba saat nya dia berhenti di depan pintu kamar yang sudah dia pegang kunci nya dengan hati berdebar lita mencoba membuka pintu, dia takut paman nya berbohong dan di satu sisi dia penasaran siapa yang ada di dalam kamar itu.
" Bila aku lari lagi aku akan terus berlari selama nya dan tidak tahu apa yang sedang menanti "
Ucap lita di dalam hati dia mencoba meyakin kan hati yang terluka dan dia pun memutuskan untuk menghadapi siapa yang menanti nya
__ADS_1
Krek...
pintu terbuka
Lita langsung di sambut pria tampan yang usia nya 6 tahun lebih muda dari nya, membuat dia menagis dan berlari menuju laki - laki itu dia melepas kerinduan nya dan memeluk dengan sangat erat sabil menangis
" kakak kenapa menangis ?"
Ucap pria tampan itu yang memiliki nama attala adereld
" aku terlalu merindukan mu "
Ucap lita sambil menepis air mata di depan adik kesayang nya.
" sama aku juga rindu pada mu kak "
Ucap attala sambil mengelus punggung kakak nya
" sejak kapan kamu tiba di sini ?"
Ucap lita bertanya kepada adik nya dan attala langsung mengelap air mata di pipi lita
" pesawat kami mendarat tadi sore "
Ucap attala dengan tersenyum tampan
" apa ayah tahu kamu menemui kakak disini ?"
Ucap lita bertanya
" entah lah, yang aku tahu sejak kepergian kakak dan mama dia menjadi lebih sibuk dan jarang pulang "
Ucap attala dengan merubah expresi wajah nya
" maaf kan kakak, yang tidak bisa berada didekat mu, dan maaf aku selalu mengikuti keegoisan ku "
Ucap lita sambil menatap wajah tampan adik nya
" tidak apa - apa kak, aku tidak kesepian karena kamu sering menghabiskan waktu di rumah om dan tante, apa lagi dengan segudang perkerjaan ku "
Ucap attala mencoba menebus kesalahan kakak nya
" atta kamu sudah jalan - jalan ?"
Ucap lita bertanya kepada adik nya itu
" sudah ke beberapa tempat namun aku masih ingin berlama - lama disini menikmati negara yang kamu tinggalin "
Ucap attala sambil tersenyum
Ucap lita dengan semangat
" apa tidak masalah ?"
Ucap atala
" tidak apa- apa aku masih cuti selama dua hari lagi "
Ucap lita dengan semangat, dan memang kenyataan nya seperti itu dia ingin mengabiskan waktu bermalas - malasan dirumah sampai besok senin dia kembali menjalankan rutinitasnya sebagai mahasiswa di kampus ternama di korea selatan, namun tuhan belum memberinya waktu bersantai dia kembali diberi kesibukan bersama adik tercinta nya.
" baiklah kalau begitu kakak ku sewa dari malam ini sampai besok aku kembali ke indonesia "
Ucap attala sambil tersenyum dan dengan sombong nya
" emang kamu punya uang ?"
Ucap lita sambil tersenyum
" Uang... ? Sangat banyak tidak masalah dengan itu bahkan aku bisa membeli dua maskapai penerbangan "
Ucap attala dengan sombong karena memang demikian dia banyak uang dari hasil kerja keras nya sendiri menjadi salah satu ceo di perusahaan papa nya
" itu uang tuan adareld, bukan uang mu !"
Ucap lita dengan kesal
" kapan lagi kita menghabiskan nya ? dia tidak akan masalah dari pada dia memberi wanita penghibur "
Ucap attala
" baiklah aku sepakat "
Ucap lita
" oke kita pergi besok pagi - pagi sekali "
Ucap attala
" kemana ?"
Ucap lita
__ADS_1
" pulau jeju "
Ucap attala
" oke..., sepakat kalau begitu aku pulang dulu "
Ucap lita
" kenapa pulang ? kakak bisa tidur disini "
Ucap attala
" ogah,,,, gue tidur sama lu "
Ucap lita ucap lita menolak
" gue juga ogah, lu tidur muter dan sering nendang gue "
Ucap attala
" jadi ?"
Ucap lita bertanya
" kakak tidur di sini, aku tidur di kamar sebelah "
Ucap attala
" setuju "
Ucap lita langsung sepakat karena dia tagu betul adik nya kini sudah dewasa
" Oke nona adareld "
ucap attala
" jangam sembarangan, nanti identitas ku terungkap, aku masih ingin hidup nyaman tanpa bayangan nya "
Ucap lita memperingati sang adik
" kamu akan aman bila berada di indonesia "
Ucap attala
" aku tidak akan pulang, sebelum mama pulang "
Ucap lita
" maaf kak aku belum bisa menemukan mama, aku sudah mencoba mencari nya, agar keluarga kita utuh kembali walau tuan adareld sibuk dengan segala urusan nya "
Ucap attala meminta maaf kepada kakak nya
" tidak apa - apa atta,,,, biarkan dia sendiri agar dia sadar betapa berharga nya keluarga orang yang selalu menanti nya di rumah dan mendoa kan nya setiap saat "
Ucap lita sambil memegang tangan adik nya
" kuharap dia akan sadar dengan cepat, harta bukan segala nya "
Ucap attala
" hem kamu benar, sekarang pergilah kekamar mu aku mau istirahat dulu "
Ucap lita sambil menepuk legan adik nya
" oke... "
Ucap attala pergi meninggalkan lita di dalam kamar mewah yang sudah di sediakan oleh nya
Attala adalah sodara satu - satu nya lita dari mama sambung yang merawat lita sejak usia 20 hari sampai mereka benar - benar memiliki ikatan batin antara ibu kandung dan anak kandung, lita dan attala sangat akrap dan saling menyayagi.
Attala tahu betul kakak nya sangat mencintai ibu nya, attala sempat ingin menyusul lita kabur dari rumah namun di cegah oleh lita, karena saat itu lita berkata attala harus bertahan di kediaman tuan adareld agar ayah mereka tidak di kuasai oleh wanita yang akan mengantikan kedudukan ibu mereka.
Kedatangan attala ke korea bukan untuk jalan - jalan melain kan dia baru saja pulang dari perjalanan bisni dan sengaja mampir untuk bertemu kakak nya, melihat bagai mana kehidupan kakak tersayang nya.
Selama lita menetap di korea attala belum Sempat berkunjung karena dia selalu di sibukan oleh tangung jawab nya sebagai putra tunggal di keluarga adareld dan dia juga harus menyelesaikan sekolah menegah atas dan kini dia baru saja tamat dan dia baru bisa melakukan hal yang dia ingin kan.
Waktu berlalu pagi pun tiba, kini lita dan attala sudah rapi dan siap untuk terbang menuju pulau jeju menikmati waktu libur yang hanya tersisa dua hari. Lita tampil sangat berbeda dari sebelum nya karena lita saat ini berani memakai baju terbuka karena dia pergi bersama adik nya dan terlebih lagi mereka berangkat mengunakan pesawat pribadi milik tuan adareld.
" wah..wah..wah... Kakak ku cantik sekali tempil beda, apa upik abu berubah menjadi cinderela ? "
Ucap attala dengan tertawa bahagia
" bukan cinderela tapi berubah menjadi sarimin mau kepasar "
Ucap lita sambil tertawa
" baillah sarimin ayo kita kepasar "
Ucap attala sambil memberi tangan nya dan lita dia langsung mengandeng legan adik tampan nya .
Semua penampilan lita dan attala menjadi pusat perhatian semua orang, bagai mana tidak lita tampil beda seperti artis ternama di korea dan attala dia seperti anggota k-pop yang sedang di gandrungi setiap gadis di dunia .
__ADS_1