Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gcc


__ADS_3

Seluruh restoran gempar saat mendengar bunyi tembakan berkali - kali semua pengunjung bertaburan keluar menghindar dan ada juga yang menghampiri asal bunyi tembakan.


Tidak lama kemudian tim penyelamat datang dan membawa 5 korban, satu di antara mereka pelaku yang manembak hae joon.


Selain hae joon dan pelaku,korban nya riri dan dua gadis lain juga pingsan dan tergeletak di lantai. Tidak berapa lama tim medis dan lima ambulance datang membawa korban


Seluruh Seoul gempar mendapat kabar tentang hae joon dan riri, terlebih lagi saat mereka mendapat kabar amabulan yang membawa riri hilang saat di dalam perjalanan menuju rumah sakit bahkan saat di temukan sopir dan angota medis yang bersama riri telah kaku tidak berdaya dan tubuh riri tidak di temukan dimana pun


" ******* siapa yang berani berbuat seperti ini dengan klan ku "


Ucap dee hyun dengan amarah yang begitu memuncak Saat dia mendengar berita tengang menghilang nya riri dan hae joon,


" sabar sayang... Kita selesaikan dengan kepada dingin, dan kita lakukan semua nya bersama - sama "


Ucap zahra menenangkan sang suami yang sedang emosi


" bagai mana aku bisa tenang... Nyawa menantu ku saat ini sedang sekarat dan putri ku menghing dalam keadaan tidak sadar kan diri "


Ucap hae joon


" tenang lah... Aku masih mencari sinyal dari kalung riri aku yakin dia aman bersama baby nya "


Ucap jung woon


" sabar hyun aku yakin kita bisa menemukan nya.. . "


Ucap in Jung sambil memegang pundak dee hyun


" iya Hyeong aku harap kita cepat menemukan nya "


Ucap dee hyun sambil menanti di depan kamar oprasi, ke tiga srigala dan pasangan mereka sedang menanti hae joon keluar dari kamar oprasi.


" Apa sudah memberi tahu kabar ini kepada tuan kim ?"


Ucap in Jung bertanya


" ayah sudah mengetahui kabar ini, dia sudah meminta seluruh anak buah nya mencari keberadaan riri dan melacak kalung riri "


Ucap jung woon memangil tuan kim Ayah.


" Zahra dimana anak - anak ?"


Ucap sairen


" mereka berada di kediaman tuan kim, karena selama dua hari ini kami berlibur disana "


Ucap Zahra


" mereka betah disana ?"


Ucap sairen


" ya.. Suzi dan ryung sangat betah bahkan tidak ingin ikut kembali !"

__ADS_1


Ucap Zahra


" kamu yakin mereka aman ?"


Ucap sairen sedikit kahwatir


" aku sangat yakin, mereka berdua tidak bisa di lacak, dan tempat itu tidak terlihat "


Ucap zahra


" baiklah bila demikian kita fokus mencari riri dahulu "


Ucap sairen


Di sisi lain....


Jh baru saja tiba di salah satu rumah megah, yang dulu pernah di tempati ayah nya semasa muda, rumah itu sangat besar dan sangat jelas terlihat rumah sudah berusia lebih tua dari nya.


Jh yang baru saja turun dari Mobil langsung di sambut seluruh anak buah nya,


" Selamat datang tuan muda !"


Ucap seluruh perkerja dan pengawal


" Dimana dia ?"


Ucap Jh dengan tatapan dingin


Ucap pengawal yang mebawa riri kabur


" apa keadaan dia baik - baik saja ?"


Ucap Jh


" saya tidak bisa menjelaskan nya, lebih baik anda mendengar penjelasan dari dokter "


Ucap pengawal Jh


" dimana dia ? "


Ucap Jh


" masih didalam ruangan Nona kang bersama perawat "


Ucap pengawal Jh


Jh pun langsung mempercepat langkah nya menuju kamar riri dirawat, dia tidak bisa menyembunyikan rasa takut dan sayang nya terhadap riri apa lagi dia mendengar penjelasan keadaan riri yang belum pasti.


Jh yang sudah sampai di depan kamar riri langsung membuka pintu kamar dan melihat riri masih belum sadarkan diri,


Terlihat jelas infus dan selang oksigen terpasang di tubuh nya, Jh hanya terdiam dan memandang mengacuhkan sapaan dari dokter yang merawat riri


" Tuan muda....!"

__ADS_1


Ucap dokter emberi salam dan disaat dia tidak daat sautan dari Jh Dia langsung menjelaskan keadaan riri saat itu juga


" keadaan nya sangat lemah dan saya sudah memberikan nya infus dan vitamin "


Ucap dokter menjelaskan keadaan riri


" kapan dia sadar ?"


Ucap Jh dengan suara datar dan wajah dingin nya


" sebentar lagi tuan muda "


Ucap dokter


" baiklah anda boleh pergi saya hanya ingin berdua dengan nya "


Ucap Jh meminta riri pergi dari kamar itu


" baiklah saya undur diri dan selamat atas kedatangan keluarga baru di keluarga ini "


Ucap dokter sebelum keluar meningalkan Jh dan riri dia memberi selamat kepada Jh dia berfikir baby yang di kandung riri anak Jh


" tunggu dokter apa yang baru saja kamu katakan ?"


Ucap Jh menahan langkah dokter itu


" apa anda belum mengetahui tunangan anda sedan hamil, usia kandungan nya masih sangat muda "


Ucap dokter menjelaskan keadaan riri yang saat ini sedang berbadan dua


" Tuan Muda... Apa terjadi sesuatu ?"


Ucap dokter itu memangil Jh yang sedang termenung


" tidak anda boleh Pergi "


Ucap Jh langsung tersadar dari lamunan nya


" Riri hamil... ? Anak siapa ? Apa itu anak dari pria itu "


Ucap Jh di dalam hati, sambil terduduk lemas di sofa tunggal yang menghadap langsung ketempat tidur yang di tempati riri


Jh sangat kecewa mendengar ucapan dokter tadi dan terlebih lagi memberi selamat kepada Jh karena akan memiliki penerus yang jelas - jelas bukan dari benih nya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2