
Malam pun tiba,,, zahra tampil cantik mengunakan gaun putih selutut memperlihat kan lekuk tubuh nya, terutama perut nya yang udah mulai membesar, sekarang usia kandungan zahra sudah 32 minggu atau 7 bulan, dan kini mereka semua sudah siap menanti kehadiran baby boy, calon penerus kerajaan Grup DH .dee hyun semakain posesif menjanga zahra bahkan menambah pengawal di sekeliling zahra,
Itu semua karena Dee hyun dan in jung belum bisa memastikan Tuan Lee, sudah berubah atau masih inggin menjatuhkan kerajaan bisnis keluarga kang.
Malam ini zahra mendapat kejutan dari Dee hyun yaitu kehadiran orang tua angkat zahra atau lebih tepat mantan calon mertua nya dulu, zahra sama sekali belum tahu siapa yang akan datang dikediaman nya, meja makan sudah terisi penuh masakan Indonesia dan korea yang masak pun itu adalah chef ternama dari hotel kang dee hyun,
Kini Zahra dan Dee hyun turun dari lantai dua rumah mereka, zahra dapat mencium wangi masakan yang tersaji di atas meja makan,
"Wow... wanggi nya, membuat aku lapar saja... "
Ucap zahra sambil mengelus perut nya, sambil mengandeng lengan Dee hyun.
"Apa kamu sudah lapar ?"
Tanya Dee hyun
"Ya tentu aku sangat lapar... Terlebih lagi sekarang baby boy ini sudah mulai tumbuh besar "
Jawab zahra sambil tersenyum melihat dee hyun.
"Sabar ya baby boy , sebentar lagi kita tunggu tamu kita dulu sebentar lagi mereka akan tiba."
ucap dee hyun sambil membawa zahra keruang keluarga mereka.
Zahra pun menunggu sambil bermain bersama suzi karena riri sedang menunai kan tugas nya yang tidak dapat di toleransi oleh zahra yaitu sholat magrib yang waktu nya sangat sedikit .
Lima belas menit berlalu akhir nya tamu yang di tunggu tunggu datang juga.
"Assalamualaikum..."
ucap salah satu tamu yang dibawa masuk bibi nam.
itu suara perempuan yang sudah sangat lama tidak di dengar zahra , zahra yang mendengar lansung berpaling muka kearah sumber suara
( wajah bahagia mommy zahra melihat kedatanga keluarga atmajaya dan ini wajah cabi mommy saat sedang mengandung baby boy )
"Mama...papa... "
Ucap zahra zahra melihat kearah tamu yang sedang berkunjung dirumah mereka,
Zahra yang melihat pasangan suami istri itu pun lansung meraih tanggan mereka dan mencium nya tidak lupa memeluk kedua orang tua angakat nya, yang sudah diangap orang tua kandung zahra. Dee hyun yang melihat zahra kearah tamu itu lansung menyalim dan memperkenalkan diri nya.
"Selamat datang Tuan atmajaya dan nyonya atmajaya."
Ucap Dee hyun kepada tamu nya.
"Terimakasih atas sambutan nya, tuan kang dee hyun"
Ucap tuan wirawan atmajaya dan tidak lupa nina atmajaya tersenyum manis kearah Dee hyun sambil memeluk zahra,
" Pangil saya Dee hyun saja tuan karena saya seumuran dengan putra anda "
Ucap dee hyun
" Apa boleh..? "
Tanya tuan wira
__ADS_1
" Tentu kenapa tidak...!!!"
Jawab Dee hyun sambil tersenyum manis
" Ya baik lah kalau begitu sekarang kamu sudah bagian keluarga kami juga, karena kamu suami dari anak perempuan kami "
Ucap mama Nina atmajaya
" Terimakasih sudah mengagap ku bagian keluarga atmajaya. "
Ucap Dee hyun.
" Oh... Yaa.. Mama dan papa kesini bersamaa siapa ? "
Tanya zahra sambil membawa tamu nya untuk duduk bersamaa di ruang keluarga
" Itu bersama anak nakal "
ucap mama Nina sambil menunjuk raka yang baru saja datang,
" Hai... Selamat malam pasangan Tampa dan cantik "
ucap raka sambil memberi bingkisan untuk zahra.
" Hai mas... Kamu juga kesini ? "
Ucap zahra sambil melirik kearah suaminya .
Zahra sanggat takut suami posesif nya cemburu, karena sudah tidak dipungkiri Dee hyun memiliki sifat pecemburu yang sangat kuat, terlebih lagi bila ada pria yang berada di dekat zahra,
" Iya tentu ini semua terjadi karena suami mu, meminta ku untuk datang menemui nya, memperjelas apa yang terjadi. "
Mereka semua pun akhirnya bercerita panjang lebar tentang kedatangan keluarga atmajaya kekorea dan mencerita kan hal-hal menarik tentang bisnis mereka mama Nina Dan zahra asih bercerita bersama suzi dan riri
" Sayang selamat ya... Akhir nya kamu memiliki kehidupan bahagia, mempunyai sati putri cantik dan baby boy yang sebentar lagi akan hadir. "
Ucap mama Nina sambil mengelus perut zahra dan menangku suzi.
" Iya mama rara sekarang sangat bahagia memiliki keluarga harmonis terlebih dua putri cantik juga pintar, dan terlebih baby boy. "
ucap zahra sambil mengarahkan pandangan nya ke arah riri yang sedang mambuat susu untuk suzi dan tangan nya mengelus baby boy.
Mama Nani pun melihat kearah pandangan mata zahra yaitu kearah riri.
" Dia adalah putri kami juga yang selalu bersama kami. "
Ucap zahra,,, memperlihat kan senyuman nya kearah mama Nina. Dan mama Nina pun membalas senyuman zahra.
Disisi lain para Pria membicara kan rencana untuk konferensi pres besok siang, yang mengatur jadwal untuk mereka besok, waktu berlalu dengan cepat tanpa terasa sudah menunjukan jam 10.00 malam waktu korea selatan,
Keluarga atmajaya pun pergi meninggalkan kediaman Dee hyun,
Padahal Dee hyun dan zahra sudah menawar kan untuk mereka semua menginap Di kediaman mewah Dee hyun.
Itu semua ditolak Karena mereka tidak inggin mengagu Dan terlebih papa wira dan raka beralasan memiliki perkerjaan yang harus segera dia cek di laptop nya yang tertingal di apartermen nya.
" Mama papa apa kalain tidak menginap disini saja. "
Ucap zahra sambil memegang tanggan mama Nina.
__ADS_1
" Iya tuan atmajaya, menginap lah disini hari juga sudah malam. "
Ucap Dee hyun menyakin kan tuan atmajaya.
" Iya PA,,, MA,,, besok rara akan membuat kue kesukanan kalian, iyakan daddy suzi "
Ucap zahra meyakin kan kedua orang tua angst nya, sembari meminta bantuan sang suami.
" Maaf sayang lain Kali saja ya.. "
Ucap papa wira atmajaya kepada zahra dan Dee hyun.
" Aduh... Kok mama sama papa saja yang di tawarin kok aku engak "
Ucap raka sambil tersenyum sumbringah.
Kearah Dee hyun dan zahra .
" Oh... Iya aku lupa "
ucap Dee hyun Kepada raka
" Dia gak usah sayang, dia orang nya malu-malui dan terlebih lagi memiliki sifat jorok gak mau cuci muka udah lansung sarapan "
Ucap zahra menolah raka sambil tersenyum kearah raka.
Tawa kebahagian pun keluar dari mereka semua saat mendengar perkataan zahra kecuali Dee hyun yang tertawa terpaksa, zahra tahu betul sifat raka yang jelek sampai yang bagus. Karena mereka menjalin hubunga selama dua tahun lebih.
" Ya elah... Kamu ya ra buka kejelekan ku, di hadapan suami mu aja "
Ucap raka sambil tertawa
" ya tentu aku berbicara yang sesungguh nya,
aku tidak berbohong dan aku berharap ada wanita yang mau menerima mu "
ucap zahra kepada raka membuat mereka semua tertawa bahagia.
" baik lah ayo MA PA kita pulang, Karena aku sudah tidak sanggup berhadapan dengan bumil ini bisa-bisa semua kejelekan ku di bongkar semua. "
ucap raka dengan wajah memelas kepala orang tua nya.
(senyum indah raka atmajaya)
Akhir nya setelah perdebatan panjang antara raka dan zahra usai keluarga atmajaya pun undur diri dari kediaman mewah Dee Hyun Dan Zahra.
Zahra sangat bahagia mendapat kejutan dari sang suami mendatang kan keluarga angkatnya, yang baru saja pulang,
Kini akhir nya zahra dan Dee hyun sudah berada di kamar mereka bersiap untuk tidur bersama Dee hyun masih dalam mode cemburu dengan zahra yang tadi sempat bersebat bersamaa raka yang menceritakan kenangan antara raka dan zahra, walau saat itu zahra selalu menggengam dan merangkul lengan dee hyun, Dan dee hyun pun selalu merangkul pinggul zahra di depan keluarga atmajaya.
"Yang kenapa kamu tahu kok manyun aja"
Tanya zahra kepada sang suami, yang melihat Dee hyun duduk memanyun kan bibir nya
Zahra tahu betul saat ini suaminya sedang menahan cemburu kepada zahra, dia tahu bahwa suaminya itu sangat kesal, bukan niat hati ingin membuat sang suami sakit hati namun semua yang dikatakan zahra itu kanyatan jelek tentang raka , dan kini rasa untuk raka sudah lana hilang tidak tersisa setelah Dee hyun hadir dikehidupan zahra , zahra hanya menggap raka sebagi sodara nya saja dan itu tidak lebih.
__ADS_1