
" rahasia apa ? Bukan di antara kita tidak ada rahasia ?"
Ucap in jung dengan wajah tak kala seram dengan adik nya
" Ini semua untuk melindungi suzi dari saat dia di lahir kan kedunia "
Ucap dee hyun
" maaf aku harus menyimpan rahasia ini karena aku harus menepati janji yang ku buat saat suzi belum lahir dengan mu kak "
Ucap zahra menatap wajah sairen
" dengan ku apa itu ?"
Ucap sairen binggung karena dia masih belum mengingat masalalu nya
" lihat lah ini "
Ucap dee hyum memberi hasil tes dna kang in jung dan sairen dengan dna suzi
" apa ini ?"
Ucap in jung dengan wajah penasaran amplop dari rumah sakit ternama milik hae joon
"baca dan lihat lah biar ku julaskan "
Ucap dee hyun
Perlahan in jung membaca surat itu membuat in jung tidak percaya dan sempat marah dengan kenyataan yang di sembunyikan zahra dan adik nya
" apa ini kenapa kalian menyembunyikan ini semua dari kami ?"
Ucao in jing dengan emosi dan sairen menangis
" oppa bisa kamu duduk ?"
Ucap zahra dengan suara lebih tinggi
" mana bisa aku duduk santai menerima kenyataan ini dan kalian berdua membohongi ku "
Ucap in jung
" itu semua karena ulah mu dan wanita gila mu, apa kamu ingat aku pernah bercerita tentang lee haa naa. Dia hampir membunuh kakak dan keponakan ku dua kali ?
Ucap zahra dengan emosi
" istri mu meminta ku hidup menjadi ibu tunggal membesarkan anak mu tanpa seorang ayah, mengorban kan karir ku "
Ucap zahra
" apa kamu tahu dia menantang mau selama dua tahun lebih koma dan tersadar kembali ?"
Ucap zahra membuat in jung terduduk lemas di samping sairen dan sairen hanya diam menangis menahan emosi di hati dan menahan sakit di kepala nya menginggat potongan - potongan masa lalu nya
" kamu tahu hidup di negara ku menjadi ibu tungal itu tidak mudah, keluarga kami di bicarakan semua orang dan mereka mengatakan zi anak haram tanpa ayah, padahal ayah nya hidup bahahia bersama istri pilihan keluarga nya "
Ucap zahra
" sayang tenanglah..."
Ucap dee hyun
" aku tidak bisa tenang bila kakak mu menuduh kita seperti yang dia fikirkan "
Ucap zahra dengan keras kepala
" kamu tahu bagai mana hidup ku hancur harus kehilangan tempat mengadu ku dan harus membesarkan anak mu dan kakak ku, teelebih lagi harus memperjuangkan hidup kakak ku yang hanya memiliki 79% ?"
Ucap zahra
__ADS_1
" bila tuhan tidak mempertemu kan aku dan dee hyun mungkin kamu tidak pernah tahu memiliki anak dengan istri mu , dan kamu akan selalu hidup di bawah jajaham lee haa na"
Ucap zahra dengan emosi semua yang ada di fikiran nya di keluarkan nya senya dan dia mengatakan semua unek unek di hati nya bahkan dia tidak takut dan segan memaki kakak ipar nya itu sampai saat sairen yang lelah menagis jatuh pingsan
" zahra... Zahra hentikan... "
Ucap sairen tidak kuat mendengar ucapan zahra dia sudah mulai mengingat potongan ingattan nya 8 tahun lalu.
Namun zahra masih asik bersebat dengan in jung sampai saat dia berkata membuat sairen langsung pinsang
" bila kejadian ini ku ketahui akan seperti ini tidak akan pernah aku bongkar kenyataan sampai aku mati "
Ucap zahra dengan emosi langsung membuat sairen pingsan dab dilarikan kerumah sakit
" zahra..."
Ucap sairen dengan lemah dan terjatuh...
" kakak.... Kak..."
Ucap zahra panik melihat kakak satu satu ya pingsan
" puas kamu ... "
Ucap zahra kepada in jung
Sairen yang pingsan langung membuat zahra diam dan berhenti memaki in jung, yang sebenar nya belum puas meluapkan emosi nya namun zahra lebih memilih diam menyelamatkan kakak tercinta nya.
" Bila terjadi sesuatu dengan kakak ku, tidak akan ku biarkan kamu mendekati putri ku "
Ucap zahra
" dia putri ku bersama sairen zahra "
Ucap in jung dengam wajah menyesal
" tapi dia putri ku dan dee hyun secara sah dimata hukum "
" hyeong tenang lah jangam membantah nya ,kamu tahu sendiri dia memiliki sifat keras kepala dan aki yakin itu akan segera redah setelah keadaa. Sairen aman "
Ucap dee hyum kepada kakak nya ,
Dee hyun tidak bisa berbuat apa apa karena dia tahu betul istri nya sedang mengamuk dan tidak akan jinak sebelum emosi nya redah.
Tiga puluh menit berlalu akhir nya riri keluar dari ruang perawatan sairen dan dia memperlihatkan wajah seribu tanya kepada ketiga orang dewasa di hadapan nya.
"Riri bagai mana keadaan mama mu ?"
Ucap zahra dengan wajah panik
" mama tidak apa - apa dia hanya mengalami shock, dan setelah satu jam dari sekarang mama akan terjaga "
Ucap riri dengan santai meyakinkan daddy, mommy dan papa nya yang sedang terlihat panik
" daddy bisa ikut bersama ii keruangan ii sebentar "
Ucap riri
" ehm... Baiklah "
Ucap dee hyu.
" sayang aku pergi keruangan riri terlebih dahulu "
Ucap dee hyun kepada zahra
" riri kenapa daddy mu bukan papa ?"
Ucap in jung
__ADS_1
" keadaan mama tidak ada yang menghawatirkan papa, ii hanya ingin bicara dengan daddy saja "
Ucap riri sambil tersenyun
" baiklah ... "
Ucap in jung membiarkan anak dan ayah itu pergi dan kini kecangunan di kamar tempat sairen di rawat berubah sunyi setelah riri dan hae joon pergi
Dilain tempat
" Daddy silah kan duduk "
Ucap riri sambil tersenyum dan mengambil minuman untuk daddy nya di lemari pendingin yang ada di ruang kerja nya.
" terimakasih sayang "
Ucap hae joon
" daddy apa yang terjadi dengan mama ? Sampai membuat dia drop apa mama mengingat hal yang tidak seharus nya ?"
Ucap riri
" dia melihat mommy dan papa mu berselisih paham dan dia tidak bisa melihat pentengkaran, kamu tahu sendiri mama mu belum terlalu kuat untuk berfikir setelah sadar dari koma nya "
Ucap dee hyun merahasiakan hal yang terjadi
" apa daddy yakin ?"
Ucap riri
" tentu... saja "
Ucap dee hyun
" baiklah ... Tapi daddy kalau bisa katakan ke papa mama tidak boleh terlalu shock dan berfikir keras dia belum sehat 100%
Aku takut dia mengingat kenagan buruk dan akan memutuskan jaringan sel di otak nya "
Ucap riri
" baiklah daddy akan memberi tahu mommy mu "
Ucap dee hyun
" bukan mommy dad, tapi papa !"
Ucap riri
" bila papa mu kamu bicara sendiri , karena kamu dokter dan papa yakin dia lebih percaya dengan mu dari pada daddy "
Ucap dee hyun
" berati...percuma dong ii meminta bantuan daddy...!"
Ucao riri dengan wajah lemas
" tidak kok , daddy akan menyampaikan ucapan mu kepada mommy mu yang keras kepala itu "
Ucap dee hyun
" ya...ya..ya.. Terserah daddy aja, ii ikut "
Ucap riri sambil tersenyum
riri tidak bisa .melawan ucapan daddy nya karena dia tahu daddg nya tidak pernah ingin ikut campur dengan urusan orang lain dan dia tahu betul sedang terjadi sesuatu diantara orang tuan nya dan paman dan bibi nya itu.
.
.
__ADS_1
.
.