Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Satu jam berlalu akhir nya riri sudah bisa bernafas legah setelah mendengar ucapan sang daddy yang akan membantu nya mencari keberadaa orang tua kandung nya yang sudah lama terpisah, riri sangat inggin menggetahui bagai mana wajah ayah nya, karena ayah riri sama sekali tidak memberi petunjuk tentang orang tua kandung nya,


Hanya ada kalaung putih yang berleontin Batu safir cantik saja peningalan orang tua riri dan petunjuk tentang status riri sebagai putri ayah kandungan orang tua nya yang bernama Kim hyo jin dan min hyo rim.


Saat ini riri baru saja mengantar keluarga besar nya menaiki helicopter menuju bandara dari tempat landasan yang berada di atas resort milik Group DH.


" Sayang nikmatilah masa liburan mu, Karena setelah ini selesai kamu akan kembali menjadi dokter sibuk dan segera menjadi seorang istri "


Ucap zahra sambil memeluk gadis cantik itu


" Tentu mommy ii akan menikamti waktu single ku, sebelum menjadi seorang istri "


Ucap riri sambil tersenyum


" Yang pasti nya berdua dengan ku !"


Ucap hae joon sambil tersenyum dan mencoba memeluk riri namun sayang lagi-lagi digagal kan oleh daddy posesif.


" Kyaaa.... Tupai jelek, jangan sentuh putri ku, kamu belum halal, "


ucap Dee hyun mengoda hae joon dan riri


" Iya... Tunggu lah beberapa minggu lagi dia akan resmi menjadi milik mu "


Ucap Kim Jung woon sambil menarik daun telingga hae joon


" Hyeong berhenyilah memarahi ku, "


ucap hae joon sambil memperlihat kan wajah kesal nya


" Hae joon kamu itu dewasa lah, apa Kata wartawan saat melihat tingkah manja dari dokter dan pengusaha muda memiliki sifat seperti anak kecil "


Ucap kang in Jung sambil tersenyum


" Sudah... Sudah... Jangan menggoda nya "


Ucap sang oma sambil mengendong baby boy ryung


" Tu... Dengar oma mendukung ku. "


Ucap hae joon


" Siapa mendukung mu, memeluk riri ?


Oma hanya mengatakan berhenti mengoda mu "


Ucap oma sambil tersenyum

__ADS_1


" Ya... Udah ayo kita berangkat itu helicopter sudah segera tiba "


Ucap opa melihat lampu helicopter yang sudah mulai terlihat


" Sampai jumpa di korea dan jaga diri kalian, Woon janga putri ku dari tupai jelek itu ucap Dee hyun sambil melambai tanggan sebelum menaiki helicopter berpesan kepada asisten pribadi nya


" Pasti... "


Ucap Jung woon sambil tersenyum


Yang mana saat ini yang tinggal Di bali adalah dua pasang anak anak adam Dan hawa yang sedang di mabuk cinta.


" Huuuppp ...mereka sudah pergi meninggalkan kita, "


ucap nee shey sambil melipat kedua tanggan nya di depan dada.


" Baik lah... Saat nya berpesta "


Ucap hae joon sambil mengandeng tanggan riri untuk membawa gadis itu pergi menjauh Meningalkan jung woon dan nee shey. Hae joon tahu betul mereka berdua juga ingin memiliki waktu berdua,


" Hae joon jangan keterlaluan, kamu akan mendapat hukuman dari ku sebelum daddy posesif itu menghukum mu "


Triak Jung woon saat melihat hae joon sudah membawa riri berlari dari tempat mereka berdiri tadi


" Biarkan saja ... Mereka kan sebentar lagi akan menikah, menjadi pasangan suami istri. "


" Lantas.. Apa maksud mu ?"


Tanya jung woon kepada gadis cantik yang ada di hadapan nya


" Huuupp.... sudah lah, percuma berbicara dengan patung es... "


Ucap nee shey sambil melepaskan lipatan tanggan nya dan mengambil ancang-ancang untuk meninggalkan Jung woon pria yang sudah merebut hati nya


" Nee shey tunggu "


Ucap Jung woon menatik tanggan nee shey membuat tatapan mereka bertemu


" Apa... ? "


Ucap nee shey gugup dan tidak mampu melihat wajah tampan jung woon


" Jadi lah wanita ku "


Ucap Jung woon sambil memeluk nee shey dan menggankat jawah nee shey untuk melihat wajah nya


" Apa... "

__ADS_1


Ucap nee shey didalam hati dia tidak percaya


" nee shey jadi lah kekasih ku, setelah semua nya selesai aku juga akan melamar mu "


Ucap Jung woon dengan santai tanpa experesi karena memang pria tampan yang ada di hadapan nee shey terkenal memiliki express datar dan marah.


Ya... Hanya itu yang diketahui setiap orang bila tidak mengenal diri nya dengan sangat dekat dan dapat menyentuh hati nya yang sangat lembut sebagai pria, nee shey yang selama ini mencoba mendekati nya saja sangat jarang melihat pria tampan itu tersenyum bila tidak bersama anak-anak dari kang dee hyun termasuk riri yang sebentar lagi menjadi sodara ipar nya


......Ditempat lain....


" Samchon apa kata mu tadi, ingin berpesta ?"


Ucap riri dalam pelukan hae joon yang saat itu sudah di dalam lift


" Iya... Kita berpesta "


Ucap Jung woon sambil merangkul tunangan nya.


" Stop... Aku bukan kucing liar yang menyukai hiburan malam "


Ucap riri


" Siapa yang mau membawa mu ketempat hiburan malam ? Saya hanya ingin menghabiskan waktu bersama mu saja '


Ucap hae joon sambil mencubit pipi riri


" Oh... Seperti itu "


Ucap riri dengan menyembunyikan wajah malu nya


" Apa kamu mau melakukan nya terlebih dahulu ?


Biar nanti setelah kita menikah tidak akan lama menanti kehadiran nya "


Ucap hae joon mulai mengoda riri


" Kyaaaa... Samchon mesum selalu saja tidak jauh dari kata itu "


Ucap riri sambil mencubit pinggang hae joon dan berlari menuju kamar nya saat pintu lift terbuka dan tanpa mereka ketahui sejak tadi sore gerak gerik nya sudah diawasi seseorang yang tidak asing untuk riri.


" Imo jelek tunggu samchon tampan "


Ucap hae joon dengan percaya diri menyusul riri yang sudah masuk kedalam kamar nya terlebih dahulu


Rupanya kamu sedang bahagia bersama pria lain... Disaat aku merindukan mu.


Ucap seseorang yang sedang melihat kemersaan riri dan hae joon

__ADS_1


__ADS_2