
Malam pun tiba... Setelah melalui hari panjang akhir nya semua perkerjaan jh usai, dan semua berkas sudan siap.
Sebelum pulang kekediaman orang tua nya jh,memilih beristrirahat terlebih dahulu sambil menghubungi riri dan ternyata, riri langsung menggangkat pangilan jh.
" Hai... Gadis cantik... !"
Ucap jh seperti biasa
" hai... Ada apa ? "
Ucap riri dengan santai
" Kamu sedang apa ?"
Ucap jh
" lagi santai di kamar "
Ucap riri dan kenyataan nya memang demikian dia sedang memangku kepala hae joon yang sedan menciumi perut nya
" apa aku boleh ikut ?"
Ucap jh asal ceplos seperti biasa
" jh.. Berhentilah membuat ku marah "
Ucap riri
" hahahhaha... Kamu ini RI selalu saja emosi saat berbicara dengan ku "
Ucap jh
" itu karena kamu selalu membuat ku marah "
Ucap riri
" ada apa menghubungi ku malam - malam ?"
Ucap riri
" ini baru Jam delapan, apa nya malam !"
Ucap jh mencari emosi riri
" Jh.. Berhentilah sebelum aku mematikan telefon ini "
Ucap riri
" baik-baik lah, apa kamu sudah makan malam ?"
Ucap jh
" sudah,,, bagaimana kamu ? Apa masih di kantor ?"
Ucap riri kembali bertanya
" belum dan ini baru saja mau pulang kerumah ayah dan ibu "
Ucap jh
" jangan telat makan nanti kamu sakit !"
Ucap riri
__ADS_1
" kamu menghawatirkan ku ?"
Ucap jh
" tentu kamu sahabat ku "
Ucap riri
" hanya itu ?"
Ucap jh
" hanya itu... Kita bersahabat jh "
Ucap riri menekankan kata sahabat
" dari sahabat bisa menjandi cinta "
Ucap jh
" jangan ngacok, dan cepat pulang salam untuk bibi rim "
Ucap riri
Riri langsung mematikan sambungan telefon nya karena hae joon sudah membuka satu persatu piama riri dan parah nya samchon mesum itu sedang menghisap pa"dara riri seperti baby kecil yang sedang kehausan.
" Appa..... Kamu kenapa seperti ini "
Ucap riri sambil mendorong hae joon menjauh.
Alih - alih menjauh malah hae joon semakin liar dan bersemangat bakhan tangan nakal nya sudah gentayangan.
Setelah hae joon puas dengan bagian kiri dia pun beralih kekanan sama seperti tadi dia menghisap dengan lahap tapi kali ini dia sedikit lembut membuat riri mendesah kenikmatan.
Aaahhhh... Eeeeemmmm... Sayang..
Perlahan hae joon mengecup setiap jengkal tubuh riri sampai dia melihat bagian yang sangat sensitive untuk semua wanita.
Perlahan hae joon membuka nya dan membenam kan wajah tampan nya disana menghisap dan menjilat sambil sesekali mendengar racauan riri
" Sayang aku gak tahan "
ucap riri yang sudah mencapai pelepasan nya .Namun hae joon masih betah bermain disana dan menghisap habis cairan itu.
" Sayang.... Giliran kamu yang memanjakan milik ku "
Ucap hae joon menarik tubuh riri untuk bangun
riri pun mengikuti perintah sang suami, dan mengikuti instruksi hae joon sampai mereka berdua benar - benar puas dengan permainan liar mereka , racauan demi racauan riri terdengar begitu indah di telingga hae joon membuat dia semakin bersemangat menghabiskan malam indah itu dan hae joon pun melakukan apa yang ada di fantasi nya namun tetap dalam keadaan aman untuk baby yang ada di kandungan riri.
Tampa riri dan jh ketahui ternyata smartphone mereka belum mati pangilan riri dan jh masih terhubung, sial nya jh mendengar setiap desahan riri dan hae joon membuat jh terbakar emosi dan memutuskan dia mendatangi kediama keluarga kang, saat itu juga
" Suara apa ini "
Ucap jh mencari sumber suara desahan
Jh baru saja keluar dari kamar mandi, seusai menelfon riri jh pergi kekamar mandi untuk mangambil sesuatu yang dia simpan di dalam kamar mandi dan saat dia keluar mendengar desahan suara yang tidak asing untuk jh
Jh langsun mengambil smartphone nya dan benar saja sumber suara itu dari sana dan jh mendengar itu adalah racauan riri dan terdengar suara pria
" Sayang.... Giliran kamu yang memanjakan milik ku "
Ucap pria itu membuat hati jh semakin mendidih yang mana saat dia mendengar racauan riri ikut terbuai dan tiba - tiba saja terdengar suara pria lain
__ADS_1
" Ada... Apa ini... Riri... Kang riri... "
Ucap jh berteriak namun tidak di jawab oleh riri karena saat itu riri sedang terbuai dan smartphone nya juga jauh dari jangkauan riri dan hae joon
" Aku akan mencari mu "
Ucap jh langsung mematikan smartphone nya dan mengambil langkah seribu menuju kediaman riri
Tin....tin... Tin...
Bunyi kelakson mobil jh didepan gerbang besar kediaman dee hyun
" Tuan jh... "
Ucap salah satu penjaga
" iya dimana riri ?"
Ucap jh dengan wajah kesal dan terlihat betul sedang emosi
" Nona muda dan seluruh keluarga tidak ada tuan, mereka sejak tadi sore sudah pergi "
Ucap penjaga itu.
" jangan berbohong "
Ucap jh sambil melangkah dan memegang kera baju penjaga
" saya tidak berbohong tuan "
Ucap pria itu dan tidak lama kemudian beberapa penjaga datang melerai perkelahian itu.
" lepaskan aku... "
Ucap jh.
" tuan anda jangan membuat keribut, Nona riri dan seluruh keluarga sedang pergi dan belum tahu kapan kembali "
Ucap kepala keamanan di kediama dee hyun
" aku tidak percaya "
Ucap jh
" bila anda tidak percaya, silahkan anda cari sendiri "
Ucap kepala keamanan yang meninta jh masuk kedalam kediaman keluarga kang
Jh pun tidak membuang waktu mencari riri di setiap penjuru kediaman dee hyun dan hasil nya nihil dia tidak menemukan siapa - siapa
" anda sudah puas, silahkan pergi dari sini "
Ucap penjaga keamanan meminta Jh keluarga dari mansions mewah itu dan kelakuan jh pun terekam di seriap kamera
Tampa dia ketahui semua tingkah laku nya itu dapat di pantau oleh ketua srigala.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.