
Tidak... Sia - sia hae joon memilih riri wanita sempurna di hati nya yang dapat meruntuhkan kesunyian hati hae joon sepeninggal mantan kekasih, yang meninggal karena kecelakaan maut,
Saat ini semua yang di harap hae joon sudah tercapai, dari memiliki riri seutuh nya dan memiliki calon penerus mereka yang akan mewarisi kerajaan bisnis keluarga song yaitu rumah sakit ternama di korea dan beberapa saham di berbagi negara .
Hae joon tidak tahu bagaimana bila riri menghilang dari hidup nya dia pasti akan menjadi gila karena kehilangan harta berharga nya itu, terlebih saat ini riri sedang mengandung calon anak mereka
" sweety... Apa kamu marah dengan ku ? "
Ucap hae joon bertanya sambil merapat ke riri yang saat itu baru saja masuk keruang ganti pakaian yang ada di dalam kamar nya.
" tidak "
Ucap riri sambil memilih pakaian nya
" kenapa kamu diam saja ?"
Ucap hae joon memeluk riri dari belakang
" bila ii bersikap manis pasti akan terlambat menemui semua keluarga di bawah "
Ucap riri sambil mengambil pakaian dalam nya
" Sweety kamu menggoda ku? "
Ucap hae joon saat melihat riri memilih pakaian dalam yang berwarna hitam warna kesukaan riri
" tidak sama sekali, " ucap riri sambil tersenyum dan memutar tubuh nya menghadap hae joon " dan sekarang cepat mandi karena semua keluarga sudah menanti di bawah"
Ucap riri menutup pintu ruang ganti
" apa ... , Aku di tolak ? "
Ucap hae joon sambil melihat pintu ruang ganti terturup dan riri sama sekali tidak menjawab pertanyaan Nya
" apa ini pengaruh hormon nya saat hamil ? Ternyata wanita hamil lebih garang dari pada seekor singa sedang lapar !"
Ucap hae joon sambil tersenyum dan pergi kekamar mandi.
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱
Tidak terasa sarapan pagi kedua keluarga besar itu sudah selesai, satu persatu keluarga sudah meninggal kan rumah mewah milik hae joon dan riri tidak terkecuali tuan kim dia adalah orang pertama yang pergi meninggalkan rumah hae joon dan riri.
Setelah ketiga serigala menghukum srigala muda tuan kim bergabung dengan mereka untuk menyampaikan niat kepulangan nya dan terutama untuk menitipkan putri bungsu nya
Flashback malam setelah hukuman untuk hae joon
" Hem... Hem... Apa saya boleh bergabung "
Ucap tuan kim
" tentu silahkan duduk tuan "
Ucap hae joon dengan ramah dan pasti nya dia membukukan tubuh nya di hadapan tuan kin
" duduk lah disini "
ucap dee hyun dengan ramah.
" terimakasih... Dee hyun "
Ucap tuan kim
" ada apa tuan ? Apa ada yang bisa kami bantu ?
__ADS_1
Ucap in jung sambil menuangkan minuman untuk tuan kim
" hem.. Betul itu "
Ucap jung woon
" saya hanya ingin pamit, tepat tengah malam saya lansung akan pulang kembali ke seoul "
Ucap tuan kim sambil memegang gelas yang di berikan oleh jung woon yang semula sudah di isi oleh in jung
" kenapa secepat itu, saat ini riri masih tertidur "
Ucap hae joon
" iya besok pagi kita akan meluruskan semua masalah ini, aku yakin dia bisa mengerti "
Ucap dee hyun
" tidak perlu.. Aku bisa menebak dia pasti tidak bisa menerima ku karena masalah beberapa tahun lalu "
Ucap tuan kim
" dia gadis baik dia pasti akan mengerti "
Ucap jung woon
" iya disaat dia belum hamil, namun saat ini dia sedang masuk di mode ibu hamil yang cenderung egois "
ucap tuan kim sambil tersenyum sedangkan yang lain nya memandang kearah tuan kim
" aku masih ingat betul saat kekasih dan ibu riri sedang hamil mereka selalu ingin di dengar, tidak ada satu kata pun dari mereka yang salah, ibu hamil selalu betul, ibu hamil lebih garang dari pada saat singga kelaparan, bila dia mereka salah mereka akan menangis tersedu-sedu "
Ucap tuan kim mengingat akan kehidupan masala lalu nya
Ucap tuan kim bertanya kepada dee hyun
" iya seperti itu lah,,,, tidak ada yang salah saat mereka berkata, tidak ada yang sempurna selain pilihan mereka dan semua nya harus dapat bila tidak dia akan menangis "
Ucap dee hyun sambil tersenyum mengingat waktu zahra sedang mengandung baby ryung
" tuan.. kim, anda berkata tadi saat kekasih dan istri anda hamil, berati anda tahu saat itu kekasih anda sedang mengandung saat pergi meninggalkan anda ?"
Ucap jung woon bertanya seperti wartawan
" iya aku mengetahui dia hamil, aku bahkan menambah pengawal di sekitar dia agar dia aman, tapi dia sangat pandai menipulasi semua penjaga dan kabur begitu saja saat semua pengawal tertidur."
Ucap tuan kim sambil tersenyum
" sepintar itu wanita mu? "
Ucap in jung.
" iya dia sangat pandai... Bahkan dia pandai sekali bersembunyi, sampai aku bertemu dengan nya saat dia sudah memiliki keluarga baru "
Ucap tuan kim
" tuan kim... Bila anda di beri pilihan, anda lebih memilih siapa antara kekasih dan istri anda bila saat itu anda bisa memilih "
Ucap in jung
" aku tidak akan memilih karena mereka berdua sudah hidup bahagia bersama keluarga mereka, dan aku hanya ingin hidup bahagia bersama Putra dan putri ku "
Ucap tuan kim sangat yakin.
__ADS_1
Dan saat keempat serigala menderang ucapan tuan kim mereka lansung bertepuk tangan, karena tuan kim lebih memilih hidup bahagia bersama anak - anak nya.
" pria sejati membiarkan wanita nya bahagia dengan pria pilihan wanita yang dia cintai, dan pria sejati tidak akan membiarkan wanita nya di ambil dan di sentuh pria lain "
Ucap tuan kim dan keempat srigala serentak.
" Hahahaha... "
Tawa kelima pria itu mengudara seusai berkata solokan mereka .
" Baiklah semua,,,, saya pamit pulang dan hae joon saya titip putri ku jangan pernah membuat dia terluka "
Ucap tuan kim berpesan kepada hae joon
" dee hyun terimakasih sudah mengangap putri ku seperti anak mu sendiri, kamu patut menjadi daddy kebanggaan nya. "
Ucap tuan kim kepada dee hyun
" in jung terimakasih sudah menjadi paman baik hati "
Ucap tuan kim kepada in jung
" kim jung woon tetap lah menjadi kakak terbaik untuk nya "
Ucapan tuan kim sambil tersenyum dan memegang pundak jung woon
" Sampai jumpa... Semua "
Ucap tuan kim lansung pergi meninggalkan keempat seri
Kembali keawal....
Setelah satu persatu semua keluarga pergi meninggalkan kediaman pengantin baru akhir nya tersisa dee hyun dan zahra yang belum ingin kembali karena zahra masih merindukan putri sulung nya terutama kedua anak nya yang merindukan riri.
" Riri.... Apa kamu masih libur ? "
Ucap zahra bertanya
" tentu ii masih libur hari ini, besok ii akan kembali berkerja "
Ucap riri " apa mommy ingin pergi jalan-jalan ?"
Ucap riri bertanya
" Tentu... "
Ucap zi dengan semangat bersama zahra
" Oke... Berangkat "
Ucap riri sambil mengandong ryung yang saat itu sedang duduk di pangkuan nya.
Kedua serigala hanya bisa menganguk dan tidak bisa peroters mereka hanya menurut dengan wanita cantik yang kini berstatus nyonya di hati mereka.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.