Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Dilain tempat saat samchon tampan dan riri yang sedang bersama bahagia, lain dengan pasangan suami istri yang sedang berdebat yang satu bahagia melihat putri nya sudah dewasa memiliki pria prefek yang sangat banyak mengantri mendapatkan hati putri cantik , dan yang satu nya mulai mempertihat kan taring tajam nya yang sudah siap menerkam pria yang mendekati putri cantik nya yang pasti itu adalah kang dee hyun, pria super sempurna di keluarga dan sangat beringas diluar sana.


" Mommy kenapa tersenyum sendiri ?"


Ucap Dee hyun yang baru saja pulang dari kantor sambil mengendong suzi di lenggan kokoh nya yang baru saja memasuki kamar mereka.


Dee hyun yang melihat zahra tersenyum bahagia melihat smartphone nya sangat curiga bagai mana tidak daddy tampan itu selalu cemburu kepada istri cantik nya,


" Gak biasa aku hanya bahagia melihat foto di sosmed, sejak kapan pulang nya ?"


Tanya zahra kepada dee hyun dan pasti mencium pipi Kiri dan kana suaminya.


"Dari tadi aku tungguin kamu, tapi gak menghampiri aku"


Ucap Dee hyun dengan suara lembut dan manja" Iya kan baby cantik mommy gak datang-datang " Dee hyun kembalai menayakan kepada Suzi yang masih di gendongan nya.


" Maaf sayang aku keasikan lihat smartphone ku,"


"Baik lah tapi nanti malam kamu harus menerima hukuman mu, "


Ucap Dee hyun kepada zahra dengan mengedip kan mata nya. Zahra hanya tersenyum membalas jawaban Dee hyun dengan mengedip kembali satu mata nya.


"Dydy....no,,, no,,,, dydy"


teriak suzi yang proters


"Kenapa sayang bilang no ?"


Tanya Dee hyun kepada sang putri.


" Dydy gak oleh ukum mymy nanti baby boy atit !!!"


Ucap Suzi dengan suara lucu nya


Dee hyun dan zahra hanya bisa tersenyum mendengar perkatan putri kecil nya yang protes, bila daddy nya menghukum sang mommy, Suzi kecil tidak tahu maksud perkatan daddy nya yang akan menghukum mommy nya dengan cara apa, yang Suzi tahu hukumman itu adalah ganjaran buat orang yang salah, seperti bisa Suzi tidak menghabis kan makanan atau tidak menghabis kan Susu nya maka mommy, mbak ii atau bibi man tidak akan membuat kan nya susu lagi. Itu adalah peraturan dari nyonya besar di rumah kang dee hyun.


Zahra mengajar kan kedisiplinan untuk Suzi dari kecil agar Suzi bisa menghargai apa yang sudah dia dapat kan karena orang di luar Sana masih banyak yang kurang beruntung seperti Suzi.


" Oh... Jadi mommy tidak boleh dihukum ni ?"


Tanya Dee Hyun kepada Suzi.


" Iya gak oleh anti baby boy haus bila mommy gak minun cucu. "


Ucap riri dengan melihat kan wajah marah nya ke sang daddy.


" Baik lah kalau nuna satu ini tidak menggingin kan mommy di hukum, tapi mommy kan salah tidak meyambut daddy pulang jadi kita hukum siapa ya ? "


Ucap Dee hyun kepada suzi


" ita ukum mbak ii aja dia uja gak ambut dydy , anya Zi aja yang akan dapat hadia hore..... "

__ADS_1


Ucap Suzi yang bahagia dia akan mendapat hadia dari daddy nya dan mommy nya tidak di hukum dan dia menyaran kan riri yang di hukum Karena riri juga tidak menyambut daddy pulang.


"Mbak riri,,," Tanya Dee Hyun kepada Suzi dan dee hyun lansung melihat ke wajah zahra sambil menurun kan suzi dari lenggan nya " mommy riri kemana ? Biasanya dia sudah di rumah dan ikut menyambut ku pulang, ? Apa dia masih bersama tupai jelek? "


Tanya Dee Hyun kepada zahra.


" Iya aku meminta dia dan riri membeli susu ku, suzi dan buah "


Ucap zahra memberi tahu kepada suaminya.


" Sayang kamu ini kok membiar kan riri pergi keluar rumah sendiri sih ?"


Ucap Dee hyun kepada sang istri


" Siapa bilang dia sendiri orang dia bersama hae joon bukan tupai jelek "


Ucap zahra meyakin kan suaminya.


" Iya tapi kan say... "


Perkatan Dee hyun terhenti saat zahra mencium bibir nya yang sedari tadi protes.


Zahra mencium Dee hyun tepat di bibir Dee hyun yang tidak mau berhanti bicara itu dilaku kan zahra saat suzi sudah turun dari gendongan sang daddy, Babita cantik itu sedang bermain di tempat bermain nya yang ada di kamar zahra dan Dee hyun.


" Sayang apa kamu mengoda ku ? Apa kamu tidak dengar putri cantik mu melarang ku menghukum mu ? "


Ucap Dee hyun kepada sang istri yang sedang berada di dekapan nya dan melihat zahra dengan senyuman indah .


Zahra hanya bisa tersenyum mendengar perkatan dan melihat Dee hyun yang sudah sangat tidak sabaran menghukum zahra.


Ucap zahra dengan menggoda Dee hyun.


" Kyaaaa kamu semakin menggoda saja. "


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Jam sudah menunjukan ke angka jam 7 malam Dee hyun sama sekali tidak melihat kan kekhawatiran nya dari pulang tadi, setelah menganti pakaiyan kerja dan pakaiyan rumah Dee hyun memilikih untuk masuk kedalam ruang kerja nya mengecek beberapa dokumen penting yang dikirim oleh Jung woon.


Tapi bukan itu saja didalam ruanggan nya Dee hyun mengecek semua laporan tentang putri sulung nya yang pergi sedari tadi dengan hae joon, dee hyun menerima laporan itu dari pengawal pribadi riri yang sengaja menyamar sebagai mahasiswa Di kampus riri mengikuti riri pergi kemana pun secara diam-diam, itu semua dilakukan Dee hyun untuk menjaga putri nya agar tidak terluka Dee hyun tidak inggin membuat istri dan anak-anak nya dalam keadaan berbahaya dan genting.


Ting....


Dee hyun menerima email dari pengawal riri dan terlihat itu adalah foto riri bersama hae joon di setiap tempat dan saat ini Dee hyun sangat marah Karena foto terakhir memfoto riri dan samchon sedang berciuman di dalam Mobil sport kesayang hae joon .


dee hyun sangat terkejut melihat foto itu ada rasa marah dan bahagia Karena melihat hae joon bersama riri, akhir nya hae joon bisa bersama gadis lain setelah kepergian kekeasih nya dan rasa marah itu Karena kenapa hae joon jatuh hati kepada riri, Dee hyun tidak inggin putri nya menjadi pelarian semata untuk hae joon, Karena dee hyun tahu bahwa hae joon masih mencintai gadis yang sudah pergi beberapa tahun lalu, Meninggalkan hae joon dalam keadan teragis.


Dee hyun lansung menelefon hae joon saat itu juga setelah melihat foto dia bersama riri dan tanpa dia ketahui zahra juga menelefon riri.


Namun Telefon Dee hyun tidak di angakat hae joon dan saat Dee hyun keluar dari ruangan kerja nya sudah melihat keberadan keluarga kecil nya yang lengkap dan termasuk hae joon yang sedang bermain bersama suzi.


" Hyeong,,,, "

__ADS_1


sapa hae joon dengan santai ke Dee hyun.


"Hai apa kalian berdua menghabis kan waktu bersama ?"


Tanya Dee Hyun kepada hae joon


" Iya aku pergi menjemput riri, makan dan mengantar riri belanja."


Jawab hae joon sambil tersenyum bahagia.


Dee hyun yang melihat hae joon tersenyum penuh kebahagian pun melupakan kemarahan nya, dia tahu betul hae joon memang saat ini sedang bahagia bersama riri Dee hyun sudah lama tidak melihat senyum kebahagian hae joon selama 7 tahun terakhir ini.


" Baik lah lain Kali kalau mau pergi izin dulu jadi aku tidak khawatir. "


Ucap Dee hyun kepada hae joon.


" Tadi aku menjemput riri Karena nuna yang menyuruh ku. "


Ucap hae joon.


" Sayang kamu yang memintanya ?"


Tanya Dee Hyun kepada zahra


" Iya riri tadi meminta di jemput tepat sekali waktu itu hae joon ada di sini bermain bersama suzi " jelas zahra dengan senyuman nya kepada Dee hyun membuat pria dingin itu tergoda " bila tidak percaya Tanya saja sama suzi "


" Suzi samchon tadi siang bermain bersama mu kan sebelum mommy meminta nya menjemput mbak ii. "


Tanya zahra kepada putri nya yang sedang memakan camilan nya.


" Iya, samcun tadi ain cama Zi "


ucap suzi dengan wajah lucu nya melihat kearah wajah daddy nya.



" Suzi yang cantik dan pintar melihat wajah daddy nya membuat sang daddy tersenyum bahagia "


Dee hyun hanya bisa tersenyum mengakui kekalahan nya melawan semua yang ada dihadapan nya.


Dihadapan nya saat ini adalah orang yang amat disayangi Dee hyun termasuk hae joon yang sudah diangap adik nya sendiri .



" mommy yang jahil dan daddy posesif


ini wajah dee hyun yang tersenyum melihat suzi dan wajah zahra yang bahagia putri cantik nya sudah sangat pintar "



" samchon tampan "

__ADS_1



" riri cantik dan imut "


__ADS_2