Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
extra 2


__ADS_3

" sweety ayolah ... aku sudah mengantuk "


ucap hae joon sambil merengek seperi anak baby sedang menahan haus, dan pria tampan itu langsung menyusul riri kekamar mereka berdua


Sudah satu bulan ini hae joon bertingkah seperti anak kecil dia selalu bertingkah manja dan tidak jarang bila menginginkan sesuatu harus dapat saat itu juga.


Terkadang riri kesal sendiri dengan suami nya itu, tidak tahu dimana, kapan atau riri sedang sibuk sekali pun dia akan menghampiri riri dan meminta keinginan nya.


Bukan meminta hal wajar tadi meminta, hal sedikit aneh untuk riri seperti tidak ada waktu saja .


" Sweety aku mau itu... "


Ucap hae joon mengikuti riri kekamar mandi yang sedang menganti pakaian nya dengan gaun tidur yang bertali kecil


" yang.. Ini di kamar mandi kenapa kamu aneh banget ?"


Ucap riri berlalu meningalkan hae joon


" tapi aku mau... Aku dari tadi sudah menginginkan ya... Tapi daddy dan mommy lama banget pulang nya "


Ucap hae joon mengikuti riri dari belakang menuju tempat tidur


" sweety... Ayolah "


Ucap hae joon


" iya...iya ... Tapi bersih - bersih dulu sana "


Ucap riri sambil merebahkan tubuh nya diatas tempat tidur


" emh... Terimakasih sayang "


Ucap hae joon sambil tersenyum dan berlari menuju kamar mandi membersihkan diri nya terlebih dulu


Setelah hae joon bersih dia lansung menuju tempat riri tertidur dan pria tampan itu lansung berbaring menghadap sang istri sambil menuruni satu tali baju riri agar dia bisa leluasa dapat menikmati yang dia inginkan ...


( Stop bukan ....bukan em..em... Ya )


Hae joon melihat dua benda yang ada di dada riri, benda kenyal yang dia inginkan dari satu bulan terakhir menjadi hal wajib untuk dia nikmati sebelum terlelap saat malam hari.


" aaaauuu yang jangan di gigit "


Ucap riri merintih saat hae joon dengan gemas yang tidak sengaja mengigit titing milik riri


Hae joon sama sekali tidak mendengar ucapan sang istri dia masih asik menghisap titing milik istrinya yang menjadi hal wajib untuk nya sebelum terlelap dan terkadang tingkah hae joon itu berlanjud sampai pagi hari


Riri tidak bisa berbuat apa- apa dia hanya


Membiarkan tingkah laku suami mesum nya itu dari pada dia tidak bisa terlelap karena rengekkan hae joon


Pagi pun tiba... Riri hanya bisa tersenyum melihat hal gila yang dilakukan sang suami perlahan dia menarik titing nya dari mulut hae joon yang semalaman tidak melepaskan titing riri pria tampan itu sama sekali tidak mengetahui hal yang di inginkan ya sudah tidak ada di dalam mulut nya dan dia masih nyenyak tertidur.


" dasar samchon mesum "


Ucap riri sambil melihat wajah suami ny yang masih terlelap tidur


Riri yang sudah terjaga dari tidur nya pun langsung mengerjakan rutinutas nya di pagi hari dan terutama itu adalah mandi dan menyiapkan sarapan untuk sang suami dan kedua adik nya yang sedang menginap di kediaman nya.


" Pagi .... Nyonya "


Ucap serentak asisten rumah tangga riri menyapa riri yang baru saja tiba di dapur


" Bibi hari ini saya ingin masak sarapan sendiri dan kalian semua bisa menyelesaikan perkerjaan yang lain "


Ucap riri sambil tersenyu.


" baik nyonya "


Ucap asisten rumah tangga riri secara bersama

__ADS_1


Pagi ini riri memilih untuk masak nasi kuning dan lengkap dengan lauk dan sambal nya makanan kesukaan hae joon. akhir - akhir ini hae joon selalu meminta riri untuk memasak menu yang berasal dari indonesia negara asal sang istri.


40 menit berlalu kini semua masakan riri sudah matang.


" bibi mai tolong siapkan ini semua di atas meja saya mau keatas untuk membangunkan tuan "


Ucap riri sambil mencuci tangan nya


" baik nyonya saya akan menyiapkan nya "


Ucap asisten rumah tangga riri yang sudah selama tiga tahun ini tinggal di kediaman riri dan bibi coi adalah orang kepercayaan orang tua hae joon yang selama ini berkerja di kediaman keluarga song sekaligus pengasuh hae joon saat kecil


" bibi mai berhenti memangil saya nyonya, anda sudah kami angap seperti orang tua kami "


Ucap riri kepada wanita yang kini berusia 45 tahun


Bibi mai berkerwargaan negaraan ibu hae joon yaitu malaysia dan dia juga sudah lama mengapdi di keluarga song sebagai pengasuh dan tidak jarang sebagai koki, karena keterampilan memasak dan bibi mai juga memiliki darah keturunan indonesia


" tapi saya tidak enak memangil anda nona karena anda telah menjadi istri tuan muda dan sekarang menjadi nyonya di kediaman ini "


Ucap bibi mai


" pagil saya riri atau ii, anggap saya anak bibi sama seperti bibi mengagap hae joon "


Ucao riri.


" iya .. Saya akan mencoba "


Ucap bibi mai


" baiklah saya akan pergi keatas membangunkan suami tampan saya "


Ucap riri sambil tersenyum dan meningalkan bibi rim


tapi sebelum membangunkan hae joon riri terlebih dahulu melihat ryung dan zi yang sedang berada di kamar mereka masing - masing


" ryung apa kamu sudah bangun ?"


" sudah nuna baru saja selesai mandi "


Ucap ryung sambil mengenakan seragam sekolah nya


" baiklah nuna tunggu di bawah "


Ucap riri


" siap kapten "


Ucap ryung dari dalam kamar nya


Kini giliran membangunkan tuan putri paling manja


" suzi... Zi !!"


Ucao zahra memangil suzi namun tidak ada sautan dan terpaksa dia membuka pintu kamar suzi, dan riri tidak menemukan adik nya di atas ranjang dan langsung membuka pintu kama mandi.


" Zi.... Cepat mandi nya biar nanti pergi bersama oppa mu "


Ucap riri sambil berdiri didepan pintu kamar mandi dan zi yang sedang mandi langsung kaget mendengar ucapan sang kakak



(expresi riri saat melihat wajah suzi yang kaget )


" eonni kenapa tidak mengetuk pintu ?"


Ucap zi protes


" sudah dari tadi zi dan sekarang cepat selesaikan ritual mandi mu... "

__ADS_1


Ucap riri sambil tersenyum


" iya oke "


Ucap zi sambil memanyunkan bibirnya karena ritual mandinya di gangu oleh riri


" Selesai sudah sekarang tingal tupai jelek ku "


Ucap riri sambil tersenyum membuka pintu kamarnya bersama hae joon


Saat membuka pintu kamar riri langsung terkejud melihat wajah sang suami yang terlihat jelas pucat seperti mayat berjalan dan suami tercinta nya sedang bersandar di sofa



" sayang kamu kenapa ?"


Ucap riri langsung menghampiri hae joon yang baru saja keluar dari kamar mandi dan merebahkan tubuh nya di sofa


" gak tahu sweety setiap pagi aku merasa mual seperti isi perut ini mau keluar semua, tapi saat kekamar mandi tidak ada yang keluar sama sekali dari tenggorokan ku hanya cairan kuning yang terasa pahit "


Ucap hae joon sambil berjalan menuju sofa dan mengelus perut nya


" ya udah tunggu sebentar ii buat teh hangat dahulu "


Ucao riri


" tidak usah kamu aja yang disini duduk bersama ku "


Ucap hae joon sambil menepuk sofa di samping nya ,


" apa kamu yakin ? "


Ucap riri


" iya ... Aku yakin "


Ucap hae joon dengan memelas dan riri langsung menuruti kemauan sang suami dan menyandarkan kelala hae joon di pundak nya


" sini bersandar di pundak ku "


Ucap riri


" tidak mau ,mau nya tidur dipangkuan mu "


Ucap hae joon


" baiklah "


Ucap riri sambil mengelus kepala hae joo. Yang sedang menetralkan rasa mual nya


dan tanpa riri sadari sang suami sudah membuka kembali kancing kemejanya dan berkata


" sayang dia mengoda ku, aku yakin dia akan menghilangkan rasa mual ini "


ucap hae joon kepada riri dan langsung kembali melahap titing nya riri


" dasar mesum gak sehat, gak sakit tetap aja pandai cari kesempatan dalam kesempitan "


ucap riri sambil tersenyum melihat tingakah sang suami "


" sudah ini langsung mandi dan segera pergi kekantor "


ucap riri sambil mengelus rambut hae joon sedangkan pria tampan hanya diam dan mengedip kan mata nya tanda setuju


.


.


.

__ADS_1


.


"


__ADS_2