
Awal nya lita engan turun dari dalam mobil dia masih ragu namun apa daya lita terhipnotis dengan tangisan yuri yang memangil ryung agar kembali kehadapan mereka, mau tidak mau lita melangkah keluar dari dalam mobil menuju rumah ryung atau lebih tepat nya istana, kediaman ryung sangat besar dan sangat indah di depan rumah ryung sudah berbaris beberapa pelayanan yang menyambut kedatangan mereka
Semua orang yang berada di kediaman ryung tampak kaget melihat seorang wanita cantik turun dari dalam mobil bersama dengan yuri yang terkenal sangat payah beradap tasi dengan orang yang baru dia temui, mereka semakin heran melihat yuri sangat manja dan nyaman di dalam dekapan gadis cantik yang baru saja tiba.
" siapa wanita cantik ini? Apa dia akan menjadi nyonya baru kita? "
Ucap pelayan berbisik karena setelah kepergian ibu yuri tidak pernah terlihat seorang wanita datang berkunjung
" entah lah kita jangan bergosip nanti bisa timbul masalah dan kita berakhir jadi gelandangan "
Ucap salah satu pelayan
Setibanya lita, ryung dan yuri didepan pintu masuk langsung di sambut oleh seorang pria paruh baya dia adalah kepala pelayan di kediaman ryung
" selamat datang nona dan tuan, dan selamat datang kemabali nona muda "
Ucap pelayan itu menyapa dengan sangat ramah dan hangat
" hem "
Hanya itu yang terdengar dari mulut ryung dan berlalu pergi menuju sebuah rungan
" mari nona saya akan mengantar anda ke ruang tamu "
Ucap kepala pelayan
" iya terimakasih "
Ucap lita sembari tersenyum
Setelah masuk kedalam rumah ryung akhirnya lita sadar bahwa yuri memang anak pria dingin yang menerobos masuk kedalam rumah nya. Di dinding terpampang jelas foto - foto yuri dan foto keluarga besar bersama yuri tidak ketingalan yuri ikut berfoto sembari tersenyum lepas kas anak - anak
" nona silah kan duduk, apa nona ingin minum jus? "
Ucap kepala pelayan
" boleh "
Ucap lita sembari tersenyum ramah
" eomma i juga ingin "
Ucap yuri dengan sangat lembut dan manja kepada lita membuat kepala pelayan sangat bahagia akhir nya di kediaman itu akan kembali memiliki nyonya yang akan menemani yuri putri cantik yang kesepian tanpa kasih sayang seorang ibu
" nona cantik ingin jus apa? "
Ucap pelayan itu
" seperti eomma "
Ucap yuri sangat bahagia dan wajah yang mengemaskan
" baik tunggu sebentar nona "
Ucap pria paruh baya itu
Sembari menunggu ryung lita dan yuri asik bermain berdua, dan dari kejauhan semua orang melihat kedekatan yuri dan wanita cantik yang baru saja datang di kediaman itu membuat semuanya penasaran terlebih lagi yuri selalu memangil nya ibu dan tidak lama berselang ryung telah tiba membawa apa yang di inginkan oleh lita yaitu akta kelahiran yuri yang terlutis jelas disana ryung adalah ayah sha nya
" ini yang kamu inginkan "
Ucap ryung dengan suara datar dan lita langsung melihat nya dan berapa menit kemudian lita berkata
" oke saya percaya kamu ayah nya, dan saya kembali kan yuri kepada mu "
Ucap lita sembari memberikan dokumen yang berada di tangan nya
" kalau seperti itu saya pamit pulang "
Ucap lita dengan rasa berat hati berpisah dengan yuri anak kecil yang selama dua pekan ini tinggal bersama nya
" eomma apa eomma tidak tidur di rumah appa ?"
Ucap yuri
" emh..., sayang Maaf ya eomma mulai besok harus masuk kerja jadi tidak dapat menemani mu bermain lagi "
Ucap lita mencari alasan
" tapi i mau tidur sama eomma "
Ucap yuri dengan wajah sedih nya. ryung yang tidak bisa melihat yuri bersedih langsung meminta lita agar tidak pulang
" bisa saya bicara dengan mu sebentar "
Ucap ryung kepada lita
__ADS_1
" bicara saja "
Ucap lita
" tidak bisa di sini, ayo ikut saya ke taman "
Ucap ryung sembari mengegam tangan lita tanpa persetujuan lita
" loh kamu... Mau bawa saya kemana? "
Ucap lita kepada ryung dengan nada kesal
" ikut saja,saya tidak akan membunuh mu, karena saya tidak ingin mengotori tangan saja dengan darah mu yang tidak berguna "
Ucap ryung dengan ketus dan tidak ketingalan wajah datar dan dingin melihat lita
" dasar pria gila "
Ucap lita di dalam hati, dia ingin sekali marah tapi dia takut dia tidak dapat keluar dari dalam kandang singa yang saat ini mencengkram tangan nya dan akhirnya mereka berdua sampai di taman belakang rumah ryung
" tidur disini jangan pulang "
Ucap ryung kepada lita dan tampak jelas wajah lita langsung terkejut
" apa maksud anda? Saya masih memiliki rumah dan saya bukan wanita sembarangan "
Ucap lita dengan marah dan menyilangkan kedua tangan nya di depan dada
" dasar gadis gila, saya bukan ingin memakan mu tapi meminta mu menemani yuri untuk beberapa hari kedepan "
Ucap ryung kepada lita sembari menatap lita yang kaget ,gadis yang ada di hadapan nya berpikir sangat jauh dan bila di pikir - pikir lagi selama ini bayak wanita yang ingin bersama nya.
" oh... Saya kira...! "
Ucap lita salah tingkah
" bagaimana mau tidak ?"
Ucap ryung
" maaf tuan saya sudah memiliki janji dan tidak mungkin untuk saya hindari"
Ucap lita
Ucap ryung sembari memberikan kartu atm
" maaf tuan janji saya tidak bisa anda ganti dengan uang anda "
Ucap lita dengan kesal
" apa kamu tidak percaya kartu ini memiliki jumlah yang cukup menopang hidup mu selama 10 tahun kedepan? Bahkan kamu bisa keliling dunia seperti anak sultan"
Ucap ryung
" tuan jangan pernah memandang saya rendah karena saya tinggal di apartemen kecil, saya tidak butuh uang anda saya hanya butuh hidup tenang tanpa gangguan orang seperti anda "
Ucap lita dengan kesal dan pergi meninggalkan ryung.
" oke... tidak masalah tapi setidaknya kamu bisa menemani yuri tidur malam ini dan setelah yuri tidur kamu bisa pulang "
Ucap ryung
" oke saya setuju kalau itu, tapi tolong lepaskan tangan anda dari saya "
Ucap lita sembari melihat kearah lengan nya yang di pegang oleh ryung
" oke "
Ucap ryung dan lita berlalu pergi dengan kesal terpancar dari wajah nya
" dasar cewek bar - bar "
Ucap ryung dalam hati sembari mengikuti lita dari belakang
" eomma "
Teriak yuri dengan semangat melihat kedatangan lita
" iya cantik "
Ucap lita
" tuan, nona makan malam sudah selesai "
Ucap kepala pelayan
__ADS_1
" iya pak lee "
Ucap ryung kepada kepala pelayan nya
" sayang ayo kita makan malam "
Ucap ryung kepada yuri yang saat itu ada dalam dekapan lita
" ya..., ayo eomma kita makan "
Ucap yuri mengajak lita makaan malam
" oke, ayo kita makan "
Ucap lita dengan wajah bahagia
Waktu pun berlalu makan malam lita ryung dan yuri menghangatkan hati setiap orang yang berada di kediaman itu, mereka sangat bahagia melihat senyum yuri dan suara yuri yang memangil lita dengan sebutan eomma dan mereka semua dapat mendengar tawa bahagia yuri yang sangat jarang mereka dengar.
Tepat jam 9 malam lita sudah selesai menidurkan yuri, sesuai perjanjian ryung dan lita dia segera berkemas pulang karena besok pagi dia memiliki janji dengan seseorang awal nya lita ingin membawa yuri bersama nya namun saat ini yuri sudah kembali kepada sang ayah jadi lita mengurungkan niat nya membawa yuri pergi berlibur.
Krek... Pintu kamar yuri terbuka lita dapat melihat pria tampan sedang duduk sembari menghadap layar laptop dan mengunakan kaca mata nya, bila pria tampan itu memiliki sikap lembut mungkin lita akan benar - benar jatuh hati tapi sayang pria itu memiliki sifat arogan untuk lita.
" yuri sudah tidur, saya akan segera pulang "
Ucap lita
" oke.. Saya akan mengantar mu pulang "
Ucap ryung
" tidak perlu saya bisa pulang pakai taxi "
Ucap lita
" di kawasan ini tidak ada taxi yang lewat terlebih lagi saat malam "
Ucap ryung
" ayo cepat saya akan mengantar mu pulang "
Ucap ryung
" baiklah "
Ucap lita dengan pasrah karena saat itu dia sadar dia tidak membawa ponsel maupun dompet karena pria arogan itu tidak membiarkan nya bersiap sedikit pun
Selama perjalanan ryung dan lita sama sekali tidak berbicara seakan akan mereka berdua memiliki dunia masing - masing, lita asik melihat keluar jendela mobil dan ryung dia memacu mobil dengan kecepatan cukup tinggi membuat lita lebih cepat sampai di kediaman nya
" kita sudah sampai "
Ucap ryung
" hem terimakasih "
Ucap lita dengan santai dan kembali cuek terhadap ryung.
" tunggu ini untuk mu "
Ucap ryung kembali memberikan kartu kredit kepada lita
" untuk apa? " Ucap lita " bukan kah ini sudah kita bahas tadi "
" bukan seperti itu, ini untuk biaya selama yuri bersama mu "
Ucal ryung
" tidak perlu karena saya iklas dan sudah mengangap yuri sebagai keponakan saya "
Ucap lita
" tapi saya tidak ingin hutang budi "
Ucap ryung
" jangan khawatir saya tidak akan membahas masalah ini di kemudian hari "
Ucap lita sembari melihat ryung
" bila kamu ingin membalas budi kepada saya , cukup jaga yuri dengan aman jangan sampai hilang lagi dan luangkan waktu untuk bersama nya karena waktu tidak bisa di ulang kembali "
Ucap lita sebelum benar - benar keluar dari dalam mobil ryung dan seger masuk kedalam apartemen nya.
" wanita ini berani sekali menolak ku "
Ucap ryung sembari tersenyum karena baru pertama kali dia bertemu gadis yang tidak tertarik dengan kelebihan nya
__ADS_1