
" Ayo.. Aku antar kamu pulang. "
Ucap jung woon sambil membuka pintu apartemen nya mempersilahkan nee shey keluar terlebih dahulu
Malam... ini jung woon benar-benar ingin melupakan wanita yang ada di dalam hati nya yang sudah selama 4 tahun terakhir mengisi hari-hari jung woon dan menghilang selama satu tahun setengah .
yang mengerti akan kesibukan nya, yang tidak pernah menuntut waktu untuk nya, yang tidak pernah bosan untuk mengingat kan jung woon akan hal-hal kecil, yang selalu setia menanti kedatangan jung woon dengan senyuman indah sebagai seorang istri walau pun status mereka belum pasti hanya ada kata cinta dan rasa sayang untuk nya
namun apa daya jung woon wanita itu pergi dari kehidupan nya untuk memilih laki-laki lain yang dapat membuat nya bahagia dan memiliki status istri dan memiliki keluarga bahagia.
jung woon saat ini mencoba untuk membuka lembaran baru bersama gadis yang selalu nembuat nya sibuk, dengan semua tingkah laku nya, menyita waktu kerja nya dengan ancaman akan melaporkan jung woon kepada kakak laki-laki nya yang tidak lain bos jung woon atau sahabat karib nya, bila ancaman nya tidak berhasil gadis itu akan mengancam untuk pergi minum bersana pria lain dan bila terjadi sesuatu jung woon akan bertanggung jawab.
siapa lagi gadis itu kalau bukan han nee shey gadis manja yang memiliki sifat ceria dan sedikit kekanak-kanak, yang tanpa di ketahui jung woon mampu membuat hari-hari nya bahagia melupakan kesedihan nya, selama satu tahun setengah ini.
" Tuan kim terimakasih sudah mengantar saya pulang "
ucap nee shey dengan sikap groginya.
" iya tidak apa-apa, sampai jumpa "
ucap jung woon dengan suara lembut
" ehm... sampai jumpa "
ucap nee shey
setelah mengantar nee shey pulang jung woon pun lansung kembali kekediaman nya
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱
Disaat jung woon ingin mencoba membuka lembaran baru untuk hidup nya, sangat berbeda dengan hae joon saat ini, yang sudah memiliki rencana indah dan sebentar lagi akan mengapai keinginan nya.
Memiliki keluarga baru dan hidup bahagia tanpa ada bayang-bayang dunia malam yang dia geluti.
" Aah... Bahagia nya.."
Ucap hae joon saat membaringkan tubuh nya diatas ranjang king saze nya dia baru saja selesai mencari yang dia ingin kan, dan mencoba mengingat apa yang sudah dia lewatkan beberapa minggu ini.
" Aku sangat merindukan suasana ini "
Ucap hae joon sambil melihat kelangit-langit kamarnya dan segera mengambil smartphone nya untuk melihat sudah jam berapa dan disaat hae joon melihat jam sudah menujukan jam satu dini hari pun lansung mengurungkan niat nya.
Malam yang panjang pun kini sudah berlalu, mentari pagi kini sudah sangat bersinar terang menderang, bangai mana tidak saat ini sudah menunjukan waktu jam 10.00 pagi dan hae joon masih betah berada di atas kasur nya.
__ADS_1
Bila tidak di bangunkan oleh sang asisten melalui panggilan di smartphone nya mungkin hae joon tidak akan bangun, bagai mana tidak hae joon semalam tidur jam tiga pagi dan saat sebelum tidur dia menyempatkan minum obat yang diberikan oleh dokter yang di panggil oleh nee shey dan jung woon.
Sehingga membuat hae joon tertidur sangat lelap, terlebih lagi dia memimpin kan pujaan hatinya, yang sudah sangat dia rindukan.
" Hallo...."
Ucap hae joon sambil menutup mata nya.
" Maaf tuan anda sudah ada dimana ?
Apa anda tidak mengingat kita memiliki janji dengan rekan kerja dari shanghai jam 11.00 siang ?"
Ucap sang asisten dengam sangat lembut
" Ya... Aku ingat,,, tidak perlu kamu memberi tahu ku sepagi ini !"
Ucap hae joon
"!Tapi tuan,,, saat ini sudah menunjukan jam 10.00 pagi dan anda belum sampai kantor !"
Ucap asisten hong.
" Apa... Kata mu ?"
Ucap hae joon lansung membuka mata dan melihat kearah jam di smartphone nya.
Ucap hae joon sambil melihat kan expresi kaget nya.
" Tuan apa ada masalah ?"
Ucap asisten hong bertanya.
" Aku,,, keasikan tidur, kamu jalan kan saja tugas mu sebentar lagi aku akan tiba disana. "
Ucap hae joon sambil mematikan smartphone nya dan berlari menuju kamar mandi
Setelah usai mandi hae joon lansung mengobati luka nya dan berdiri di depan kaca sambil berkata.
" Ternyata semalam hanya mimpi dan itu benar-benar tidak terjadi, seharusnya itu sudah terjadi. "
Ucap hae joon sambil tersenyum melihat pantulan wajah dan tubuhnya,
Hae joon tersenyum bahagia karena dia mengingat mimpi nya tadi malam yang sangat bahagia bersama gadis itu
__ADS_1
Hae joon sudah sangat tidak sabaran untuk bertemu dengan gadis yang ada didalam mimpinya, untuk menggunakan kata rindu yang sudah sangat penuh dan inggin meminta maaf karena sudah membuat gadis nya menunggu nya lama.
" Sayang tunggu aku "
Ucap hae joon sambil melihat wajah gadis cantik yang sedang tersenyum bahagia.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
" sayang aku merindukan mu "
ucap hae joon sambil memengang kotak... kecil yang sudah lama dia simpan.
saat ini hae joon benar-benar bahagia, dan tidak sabaran untuk bertemu dan mengoda pujaan hati nya
bila tidak mengingatkan ada rapat dengan rekan bisnis nya dari shanghai sangat penting hae joon sudah berlari menuju riri di kediaman keluarga kang, menyerahkan semua perkerjaan nya dengan asisten hong yang sudah sangat dia percaya.
namun sayang sang pujaan hati sedang berlibur pulang ke indonesia bersama oma dan opa nya.
menikmati hari-hari libur nya bersama para sahabat, tanpa sepengetahuan hae joon.
.
.
.
__ADS_1
.
.