
masih Flashback ya... cerita sebelum hae joon kecelakaan
Waktu berlalu dengan cepat, bisnis hae joon kini berjalan seperti semula tanpa ada kendala setelah dia membasmi tikus-tikus dari tuan duck hwan.
Tanpa hae joon ketahui pria jahat itu sudah merencanakan akal bulus nya kembali yaitu berencana membunuh hae joon dan mengambil alih bisnis yang sudah dia berikan kepada geng srigala.
Rubah licik itu mencoba mengambil alih bisnis nya karena dia melihat ketiga srigala tidak lagi begitu memperdulikan club malam mereka, dan mereka bertiga memberi tanggung jawab kepada srigala muda.
Tuan duck hwan berenca ingin mengembangkan kembali bisnis barang haram nya yang dapat menghasilkan pundi-pundi lebih banyak bila dia memasar kan barang itu di club malam nya sendiri yang berada dikorea, Seperti dia memasarkan barang itu di club malam nya yang berada di luat negeri.
Saat ini semua club malam tuan duck hwan di korea di kuasai oleh srigala , bahkan srigala memiliki saham 60% dari setiap club,
setiap club malam tuan duck hwan saat ini bersangkutan dengan srigala yang tidak ingin mamasarkan barang haram itu di club malam mereka, bila salah satu dari pengunjung membawa dan tertangkap itu urusan pribadi orang tersebut yang akan berurusan dengan pihak berwajib karena pihak clup malam hanya menyediakan tempat hiburan.
Tok... Tok.. Tok..
" Tuan.. "
Ucap pria bertubuh kekar menghampiri tuan duck hwan yang saat ini berada di ruang kerja nya.
" Ada apa? Apa ada perkembangan ?"
Tanya tuan duck hwan
" Tuan perkembangan pencarian hoo jin (tuan kim) sampai saat ini tidak ada perkembangan bisa dibilang dia menghilang setelah peristiwa 20 tahun lalu, dia tidak pernah terlihat kembali "
Ucap asisten pribadi tuan duck hwan
" Baiklah... Perkembangan anak nya yang diasuh oleh dong yul ?"
Tanya tuan dong yul kembali sambil duduk di kursi kebesaran nya.
" Dong yul dan sang istri dipastikan sudah meninggal dalam kecelakaan lalu lintas, anak dari hoo jin sampai saat ini tidak dapat di temukan."
Jelas asisten setia tuan duck hwan.
" Baik lah... Tapi tetap kamu cari anak itu karena bagai mana pun dia tetap putri dari istri ku."
Ucap tuan duck hwan
" Baik tuan saya akan berusaha, dan satu lagi tuan.
Semua orang kita yang berada di srigala sudah tewas hae joon berhasil menemukan mereka semua, mereka semua sudah tidak ada yang bernyawa."
Jelas asisten tuan kim.
" Kurang ajar... Aku tidak mau tahu bagai mana caranya kamu harus membunuh srigala kecil itu, dia bisa menjadi penghalang ku untuk merebut kembali bisnis ku "
Ucap tuan kim sambil mengepal tangan nya.
" Baik lah taun, saya akan mencari waktu yang tepat "
Ucap asisten tuan duck hwan
Dilain tempat
Saat ini hae joon sedang bersama riri, mereka berada di apatermen milik hae joon yang hanya berbeda satu lantai dari dari jung woon dan berbeda lantai dari dee hyun.
Hari itu riri sedang libur kerja dia menghabiskan waktunya bersama hae joon yang saat itu juga sedang tidak masuk kerja alasan nya sangat sepele.
__ADS_1
Hanya ingin menghabiska waktu nya bersama mu sweety
Itu alasan yang selalu diberi hae joon saat riri bertanya kenapa tidak berkerja, pria tampan itu tidak mau berpisah jauh dari sang pujaan hati.
Saat ini riri berada di apatermen hae joon, memutuskan untuk memasak makan siang yang di inginkan oleh hae joon yaitu masakan sederhana hanya semur daging dan sambal goreng kentang.
" Sweety kenapa kamu tidak membangun kan ku? "
Tanya hae joon menghampiri riri yang sedang berada di dapur.
" Aku tidak tega membagunkan baby boy yang sedang tidur," ucap riri santai mengatai Samchon seperti baby boy."Kasihan seperti nya dia sangat kelelahan "
Ucap riri kembali sambil tersenyum.
Yang dikata kan riri memang benar hae joon memang sangat lelah bahkan pria tampan itu tidak sadar riri sudah dari tadi berada di apatermen nya.
" Sweety kamu menggoda ku?"
Tanya hae joon sambil memeluk tubuh mungil riri dari belakang.
" Aku tidak pernah mengoda mu, kamu saja yang terlalu nafsu "
Ucap riri sambil mengaduk masakan nya.
" Aku nafsu,,,!?"
Ucap hae joon bertanya kepada sang pujaan hati.
" Iya kamu selalu seperti itu !"
Ucap riri kembali
" Abisnya kamu selalu berhasil mengodaku."
" Samchon cukup sampai di situ aku tidak ingin berlebihan."
Ucap riri sambil memukul tangan hae joon yang muai nakal
" Baik lah... Aku hanya sampai di sini saja !"
Ucap hae joon yang saat itu masih memengangi perut riri yang rata.
" Kapan perut datar ini ada baby nya ?"
Ucap hae joon bertanya dengan nada manja
"Jangan terlalu berharap sebelum menikah, aku tidak akan hamil deluan," ucap riri " Kenapa kamu seperti ini ? Mandi sana !"
ucap riri meminta hae joon pergi mandi
" Tidak mau aku masih mau bersama mu"
Ucap hae joon masih setia mengelus perut riri
" Cepat mandi sebentar lagi masakan ku matang, karena ada yang ingin ku sampaikan "
Ucap riri yang masih fokos dengan masakan nya sedangkan hae joon masih setia memeluk dan mencium tengkuk leher riri.
" Samchon mesum... "
__ADS_1
Teriak riri saat hae joon mengecup lehernya dan pasti nya riri tahu hae joon meningalkan bekas disana "Cepat pergi mandi atau aku akan pergi kembali kerumah sakit " ancam riri kepada hae joon
Hae joon yang tidak ingin kekasihnya pergi pun memutuskan untuk menuruti semua keinginan riri, karena hae joon tahu putri sulung dari sodara sepupunya itu mewarisi semua sifat orang tua angkat nya terutama keras kepala seperti daddy dan mommy nya.
"Baiklah "
ucap hae joon sambil memutar tubuh riri kearah wajah nya.
" Setelah ini "
Hae joon ******* bibir riri dengan sangat lembut dari perlahan menjadi sangat panas.
Tiga puluh menit berlalu akhirnya pria tampan itu sudah selesai membersihkan tubuh nya dan kembali menuju tempat riri berada dimana lagi kalau bukan ke dapur karena saat itu riri sedang menyiapkan semua pesanan hae joon, yang selalu meminta di masakan oleh riri bila riri sedang libur kerja.
" Samchon ada yang ingin aku katakan !"
Ucap riri sambil melahap makanan nya.
" Apa itu ? Kenapa wajah mu seperti tidak rela begitu ?"
tanya hae joon santai
" Setelah... Pesta pernikahan mama dan papa aku akan pindah tugas kedesa yang cukup terpencil "
Ucap riri memberi tahu kepada hae joon bahwa dia akan segera pergi kedesa untuk menyelesaikan tugas nya sebagai dokter magang
" Ehm... Tidak apa-apa karena aku sudah mengetahui nya. "
Ucap hae joon santai.
" Kenapa reaksinya biasa-bisa saja ucap riri di dalam hati dia merasa kesal melihat tingkah hae joon yang tidak seperti biasanya.
" Jadi.. ?"
Ucap riri mengantung
" Pergi saja, kan saya bisa berkunjung disaat jam kosong "
Ucap hae joon sambil melahap semua masakan riri tanpa melihat wajah riri yang sudah mulai kesal.
" Baik lah bila itu mau mu !"
Ucap riri sambil berdiri dari duduk nya.
Entah kenapa riri benar-benar merasa kesal dengan sikap hae joon yang tidak memperhatikan nya saat berbicara terlebih lagi disaat riri berkata akan pergi ke desa yang cukup terpencil dan jauh dari hae joon
Riri yang sudah mulai kesal pun memutuskan untuk pergi meninggalkan hae joon kembali ke apartemen nya yang berbeda satu lantai dari hae joon.
.
.
.
.
.
Hai semua jangan lupa like dan komen nya
__ADS_1
oh.. iya jangam lupa juga vote ya biar reting novel Gadis Cantik CEO bisa naik...
terimakasih atas partisipasi para raiders semua 😍😍😍😍😍😍