Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Extra 9


__ADS_3

Sudah tiga hari berlalu riri dan hae joon menginap di kediaman keluarga kang, riri sengaja tidak ingin pulang kerumah nya dia sudah merasa pirasat akan segera melahirkan buah hati nya tapi dia masih diam dan tidak memberi kabar kepada hae joon,


Riri tidak ingin melihat suami tampan nya itu rempong karena suami nya itu sangat open sekali dengan riri, terlebih lagi bila riri berkata au..dia akan segera panik menyangka riri akan melahirkan anak mereka .



( hae joon bersantai menikmati matahari bersama ryung )


" sayang udah dong nyantai nya... sudah siang ni aku mau pergi makan "


Ucap riri memangil hae joon yang sedang santai bersama ryung di atas kolam renang yang ada di tengah- tengah mansions kang dua pria itu sangat kompak


" bentar lagi ya sweety , tanggung ni aku sama ryung masih berjemur "


Ucap hae joon


" baiklah... bila nanti anak ku encesan jangan kompelen nya !"


Ucap riri dengan santai sambil mengelus perut nya dan berjalan masuk kedalam rumah


" stop disana... Ayo kita pergi "


Ucap hae joon meminta riri berhenti saat itu juga.


Hae joon tidak bisa membantah ucapan dan perintah riri saat dia berkata anak nya bakal encesan bila tidak dituruti keinginnan nya


Riri selalu bahagia melihat kelakuan suami nya itu, selalu luluh saat dia berkata hal yang cukup ditakuti hae joon, karena dia tidak ingin melihat putra dan putri nya encesan.


Saat ini riri dan hae joon baru saja tiba di tempat langanan riri dan hae joon, semenjak riri hamil dia suka sekali makan di restoran tempat dia berada saat ini, apa lagi hae joon pria itu sekarang semakin berisi karena hae joon selalu menghabiskan makanan nya tanpa sisa,


Selera makan hae joon semakin meningkat dibandingkan riri, yang tidak berubah sedikit pun riri, tubuh riri hanya terlihat gendut di bagian perut dan bagiannya dada saja.


" allhamdulillah kenyang baget udah gak kuat aku sweety "


Ucap hae joon sambil menyandarkan kepalanya di dinding dia sudah sangat tidak kuat karena kekenyangan



" mangkanya makan nya pelan - pelan, dan makan itu secukup nya saja "


Ucap riri sambil tersenyum melihat sang suami



" appa nanti anak kita udah besar aku boleh kembali berkerja gak ?"


Ucap riri bertanya kepada sang suami


" boleh tapi saat mereka sudah masuk sekolah dan kamu tidak boleh berkerja full time... "


Ucap hae joon


" terimakasih appa... "


Ucap riri sambil tersenyum


Satu hati telah berlalu saat ini hari tersibuk untuk haen joon, karena dia harus memenuhi jadwal rapat dewan redeksi satu bulan sekali dan dia juga harus lansung turun tangan langsung mengecek setiap rumah sakit atas naungan nya,


Hae joon sengaja turun langsung kelapangan untuk mengecek setiap dokter yang berkerja di rumah sakit untuk melihat mana dokter yang bisa memegang amanah yang dia berikat dan tentunya dia juga ingin menyapa setiap pasien secara langsung.


" appa ...! Kamu ingin pakai jas yang mana ?"


Ucap riri bertanya kepada hae joon yang saat itu sedang duduk santai sambil mengecek email yang baru saja masuk di smartphone nya dan pria tampan itu masih asik tanpa menghiraukan ucapan istri cantik nya

__ADS_1



" Appa..."


Ucap riri sekali lagi tapi hae joon masih tidak perduli dia masih asik dengan perkerjaan nya


" apa harus digoda baru dia melihat ku ?"


Ucap riri dengan santai sambil berjalan menuju hae joon membawa dua jas yang akan di kenakan hae joon dan saat riri mendekat hae joon langsung menerkam riri saat istri cantik nya.


" sweety ... Apa pun yang kamu pakai pasti mengoda ku, terlebih lagi saat ini "


Ucap hae joon sambil memeluk riri


" yakin aku masih mengoda untuk mu !"


Ucap riri bertanya sambil melihat wajah tampan suami nya



" ehm... Yakin dong kamu tambah seksi apa lagi saat hamil "


Ucap riri


" hahahahahah... Gombal "


Tawa riri dengan bahagia


" aku bersungguh - sunguh sweety "


Ucap hae joon


" oke - oke ya sudah cepat sana pergi kerja nanti kamu kesiangan "


Ucap riri


Ucap hae joon


" iya ..!"


Ucap riri


" apa kontraksi nya masih sering terasa ?"


Ucap hae joon bertanya


" gak masih jarang mungkin seminggu lagi mereka mau melihat dunia !"


Ucao riri padahal dia sudah sering merasa kontraksi tapi tidak memberi tahu hae joon,


Riri tidak ingin membuat suami nya panik, dan kenapa riri menginap di kediaman kang karena dia bisa mengandalkan momny dan daddy nya bila saat dia merasakan kontraksi dia lebih yakin orang tua nya akan lebih pengalaman


" ya sudah cepat pergj kerja nanti semua anggota dewan kelamaan nunggu kamu "


Ucap riri sambil mencium pipi sumani nya


" hem...baiklah ibu ratu saya pamit dulu assalamuaikum "


Ucap hae joon sambil melambaikan tangan nya dan langsung pergi menaiki mobil kesayangan dia.


Empat jam berlalu saat ini riri sedang duduk santai bersama zahra menikmali secangkir teh dan cake keju kesukaan keluarga itu sambil bercerita.


Tiba - tiba saja riri terkejud saat dia berdiri ada air yang mengalir kebetis nya, zahra yang melihat langsung berteriak memangil supir dan beberapa asisten untuk segera mengambil perlengkapan baby yang sudah di siapin oleh riri dari jauh hari.

__ADS_1


" Astafirullah..mom..!"


Ucap riri kaget merasakan ada air yang mengalir dari organ intim nya


" ya allah sayang ini air ketuban, ayo cepat kita kerumah sakit "


Ucap zahra sambil memegang riri


" bibk nam tolong siapin mobil sama tolong suruh seseorang ambil tas baby di kamar riri sekarang "


Ucap zahra meminta tolong kepada bibi nam dengan wajah panik


" iya nyonya ... "


Ucap bibi nam


" bibi nam tolong subungi hae joon dan seluruh nya kasih tahu riri sudah akan melahirkan "


Ucap zahra sebelum pergi menuju rumah sakit.


Bibi nam yang mendapat arahan dari zahra langsung menghubungi semua nya .


Tidak terkecuali hae joon yang saat ini sedang rapat dengan dewan redeksi rumah sakit nya .


Dert..... Dert... Derr....


Bunyi smartphone hae joon berbunyi dengan sangat cepat dia mengankat pangilan itu terlebih lagi nomor yang menghubungi hae joon dari kediaman kang dee hyun


" maaf semua saya harus mengangkat pangilan ini !"


Ucap hae joon di tenggah- tenggah rapat yang sedang berlangsung,


" hallo ..."


Ucao hae joon menjawab pangilan


" hallo tuan muda saat ini nyonya dan nona sedang menuju rumah sakit, nona riri sudah menunjukan tanda- tanda ingib melahirkan "


Ucap bibi nam memberi tahu hae joo


" sejak kapan bik ?"


Ucap hae joon langsung berdiri dari tempat duduk nya membuat semua dewan redaksi kaget


" sejak 20 menit lalu tuan, anda sangat susah di hubungi "


Ucap bibi nam


" oke baiklah saya akan segera kesana "


Ucap hae joon langsung meningalkan ruang rapat tanpa berpamitan membuat semua yang ada disana langsung panik dan bertanya - tanya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2