Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
ryung 38


__ADS_3

Waktu terus berlalu lita dan kedua kakak ipar nya sudah menjadi teman akrap, walau saat pertama bertemu ada drama di antara zee dan lita.


zee yang memiliki sifat belak - belakan membongkar identitas lita yang berpura - pura menjadi orang asing di keluarga mereka, namun keinginan zee belum terpenuhi dia masih engan memberitahu sang adik yang masih belum menginggat jati diri sang istri, yaitu gadis kecil yang selalu bersama ryung saat mereka kecil dan harus terpisah saat pristiwa teragis.


Acara makan siang yang sudah di rencanai tiba - tiba saja batal karena kedua nyonya besar belum kunjung tiba.


" sayang ... "


Ucap seorang pria dengan lembut memanggil riri sembari menunjukan wajah geisah nya siapa lagi kalau bukan song hae joon


" ya, ada apa sayang "


Ucap riri menghampiri sang suami


" ada sedikit masalah, aku dan ryung akan segera kembali , kalian makan siang lah terlebih dahulu "


Ucap hae joon sembari mencium pucuk kepala riri


" oke, pergilah hati - hati "


Ucap riri sembari memeluk suami tercinta nya dan mengantar pria tampan itu keluar masion kang


Sedangkan zee dan lita hanya terdiam memandangi kemersaan mereka berdua .


" zee, aya kalian jangan pergi kemana - mana sebelum kami kembali "


Ucap hae joon mengingatkan kedua adik ipar nya sebelum pergi.


" oke aku tidak akan pergi kemana - mana "


Uca zee dengan santai sedangkan lita masih terdiam heran


" ini hal biasa untuk ku, melihat kemersaan mommy dan daddy, juga samcon dan mbak ii "


Ucap zee sembari tersenyum


" kak dia juga mengenal ku ?"


Ucap lita bertanya kepada zee


" tentu apa kamu benar - benar lupa dengan kami semua ?"


Ucap zee kembali bertanya kepada lita


" iya aku belum menginggat kalian semua "


Ucap lita dengan polos nya


" ayo ikut dengan ku "


Ucap zee mengajak lita pergi menuju ruanggan besar bagaikan tempat pameran likusan yang terdapat foto - foto penuh kebahagiaan dari mereka semua


Dengan sangat teliti lita melihat semua foto yang ada di kediaman itu dan mata nya tertuju di hadapan foto tiga anak , dan salah satu nya ada dia tersenyum indah memegang bungga mawar putih.


" ini ..."


Ucap lita kaget melihat foto nya ada di kediamanan keluarga kang.


" itu kamu, apa kamu tahu siapa mereka berdua ?"


Ucap zee


" itu sangat mirip dengan mu kak, dan dia sangat mirip dengan daddy yuri "


Ucap lita sepontan


" ya kita pernah menghabiskan waktu menyenangkan bersama - sama, sebelum kamu pindah "


Ucap zee


" berarti aku dan daddy yuri pernah kenal ?"


Ucap lita sepontan

__ADS_1


" ya, malah sangat dekat dan dia pernah ingin melamar mu waktu itu "


Ucap zee sembari tersenyum bahagia


" apa iya ?"


Ucap lita penasaran karena dia belum menginggat kenangan itu, namun terpancar jelas wajah lita memerah saat zee mengatakan ryung pernah ingin melamarnya saat mereka masih anak - anak.


" ya waktu itu ryung selalu ingin bermain dengan mu, sepulang sekolah dia meminta samcon mengantar nya kerumah keluarga mu di swiss "


Ucap zee


" tapi setelah keluarga mu pindah kita tidak pernah bertemu lagi, setiap ada acara pun ayah mu tidak pernah membawa mu dan tante "


Ucap zee


" ya... aku tahu itu, aku selalu tinggal bersama mama dan adik ku di luar negeri, beberapa tahun sekali kami akan pindah, sedangkan papa selalu sibuk dengan bisnis nya "


Ucap lita dengan wajah sedih


" sudah lah kini kita sudah bersama, kau dan aku sudah bertemu kembali ku harap kita bisa menghabiskan waktu bersama yang menyenangkan "


Ucap zee menyemangati lita


" hem... "


Guman lita


.


.


.


.


Di tempat yang berbeda ryung dan hae joon sudah bertemu dua nyonya besar yang disana sedang menghadapi masalah besar yaitu salah satu calon orang tua asuh sedang mengamuk tidak dapat mengadopsi seorang bayi kacil dikarenakan dia memiliki catatan kejahatan .


" aku tidak akan melepaskan bayi ini "


" nyonya tolong lepaskan bayi itu nyonya kasian dia masih kecil "


Ucap kepala pengurus panti asuhan


" tidak, jika kalian tidak mengizinkan aku membawa dia pulang aku akan mati bersama nya "


Ucap wanita itu dengan histeris membuat bayi yang ada di dekapanpun juga ikut menangis keras


" ada apa ini nenek ?"


Ucal ryung bertanya kepada nenek nya


" sayang akhir nya kamu tiba "


Ucap ibunda zahra


" iya nek ada apa ini ?"


Ucap ryung


" wanita itu " ucap bunda zahra sembari menunjuk kearah balkon panti " dia ingin mengadopsi seorang bayi yang baru berumur beberapa bulan, dia memaksa ingin memiliki nya "


Ucap ibu zahra dengan sangat cemas


" setelah kami memeriksa berkas nya dia memiliki catatan kriminal dan pernah mengalami ganguan jiwa, bahkan dia sempat mengamuk dan melempar helmone mu "


Ucap ibu zahra


" apa ? Bagaimana keadaan halmeoni sekarang ?"


Ucap hae joon


" dia sedang beristirahat di kamar nya, cepat kamu priksa keadaan nya aku tidak ingin dia kenapa - kenapa hae joon "

__ADS_1


Ucap ibu zahra kepada hae joon meminta hae joon memeriksa keadaan besan nya karena sejak kepergian sang suami dia selalu bersama sang besan kemanapun mereka pergi


" iya nek aku akan memeriksa halmeoni "


Ucap hae joon


" so jin siapakan segala sesuatu, aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada bayi itu "


Ucap ryung kepada sang asisten kepercayaan


" siap "


Ucap so jin mengerti akan tugas apa yang akan dia lakukan


Dan tidak butuh waktu lama semua intruksi ryung sudah di lakukan so jin dan mereka semua bersiap membebaskan bayi tidak berdosa itu


" nyonya, apa kamu masih mengerti ucapan ku ?" ucap ryung sembari mengeret sebuah kursi menuju balkon tempat wanuta itu bersiap ingin bunuh diri, " ayo kita bicarakan semua nya baik - baik "


Ucap ryung dengan santai sembari duduk santai sedangkan wanita itu masih menangis menciumin wajah bayi yang ada di pelukan nya


" stop... Aku tidak ingin mendengar apapun perkataan mu "


Ucap nya


" ini bayi ku, aku yang mengandung nya , kalian jangam memisahkan aku dan bayi ku "


Ucap wanita itu sembari menangis histeris


" semuanya bisa kita bicarakan, lihat lah dia menagis dia takut kepada mu, berikan kepada ku "


Ucap ryung membujuk nya


" bila aku memberikan nya kepada mu, kamu tidak akan membiarkan aku bertemu dengan nya "


' tuan aku sudah menyelidiki siapa wanita itu, dia seorang burona, dia membunuh kekasih nya karena tidak ingin bertangung jawab, dan bayi itu anak hasil perbuatan nya dan kekasih nya, keluarga dan ayah bayi itu engan mengasuh baby hasil hubungan gelap dan membuang bayi itu di panti asuhan kita "


Ucap sojin memberi informasi kepada ryung melalui alat pendengar yang ada di telingga nya


" dia ......"


Ucap sojin menjelaskan panjang lebar kepada ryung membuat ryung berseringai dan mata nya terlihat jelas ingin membunuh


" nyonya dengarkan saya, berikan bayi itu kepada saya dan saya berjanji akan memberikan nya kepada anda setelah anda bebas dari masa hukuman anda "


Ucap ryung dengan santai sembari memasang wajah dingin nya membuat wanita itu terdiam


" bila anda bersikap seperti ini, anda menyakiti anak anda sendiri kasihan dia, kamu membuat dia takut kepada mu "


Ucap ryung


" bila aku menyerahkan anak ku kepada mu, siapa yang menjaga nya ? sedangkan aku harus terkurung akibat ayah nya "


Ucap wanita itu sembari berjalan mundur menuju ujung lantai dia berniat ingin mengakhiri hidup nya


" anda ingin bunuh diri silahkan , tapi jangan di panti asuhan kami dan garis besar nya anda sama sekali tidak bisa membalas perbuatan bajiangan itu "


Ucap ryung sembari memberi kode kepada so jin dan tidak lama kemudian terdengar bunyi pelatuk pistol


Darr...


Bunyi pelatuk pistol terdengar membut semua orang berdebar dan dengan sigap ryung berlari menuju wanita itu mengambil alih tubuh munggil bayi yang ada di pelukan nya


" dapat "


Batin ryung sembari memeluk bayi tak berdosa itu


Sedangkan hae joon, soji dan beberapa anak buah nya segera mungkin mengamankan wanita yang tergeletak di lantai, memeriksa keadaan nya


" dia tidak apa - apa, peluru itu membuat tangan nya hanya robet beberapa senti dan dalam dua minggu akan pulih "


Ucap hae joon dengan santai


" hubungi pihak terkain dan bawa dia, jangan membiarkan nya lolos lagi dan terus pantau dia"

__ADS_1


Ucap ryung dengan suara datar .


__ADS_2