
Akhirnya mereka bertiga makan bersama, disana menghabiskan makanan yang mereka pesan riri sebisa mungkin menghindari tatapan mata antar dia dan hae joon karena setiap dia melihat mata samchon satu itu dada nya terasa ada senggatan listrik.
Tak berselang lama kemudian jung woon mendapat kabar bahwa ada urusan mendadak yang mengharukan dia pergi denggan terpaksa oppa satu itu menitipkan riri kepada hae joon yang sebelumnya dia sudah menanyakan apa hae joon akan pulang kerumah.
" Hae joon apa setelah ini kamu akan pulang kerumah ?"
tanya jung woon kepada hae joon
"Emh iya ada apa hyeong ?"
jawab hae joon
"Aku titip riri karena aku harus pergi sekarang juga, dan inggat antara dia lansung kerumah, kamu tahu bukan bila daddy satu itu sangat positif..!! "
Jelas jung woon
"Oke aku mengerti...."
Jawab hae joon
"Tapi oppa..."
Ucap riri yang terkejut
Riri sanggat terkejut dengan ucapan jung woon yang menitip kan dirinya ke hae joon tidak dipungkiri jung woon percaya akan hae joon secara mereka berdua sudah sanggat kenal lama bahkan sanggat akrap namun tidak denggan riri dan hae joon setiap bertemu tidak pernah berbicara banyak dan bila bertemu di kediaman dee hyun itu pun hanya sepintas riri selalu masuk kekamar nya bersama suzi kalau tidak dia pasti akan bersembunyi entah dimana.
Saat pertama kali mendengar mendengar riri yang berbicara sanggat bawel saat bersama jung woon dia sangat kaget karena itu yang pertama kali dia mendengar dan melihat riri secara lansung berbicara denggan selancar itu.
" Kenapa kamu diam apa ada yang salah?"
Tanya hae joon kepada riri yang diam menatap gelas jus yang dipesan nya
"Tidak..."
Ucap riri
"Baiklah apa kamu sudah selesai ?"
Ucap hae joo
__ADS_1
" Iya sudah "
Ucap singkat riri kembali
"Baiklah ayo kita pergi"
Ajak hae joon
"Kemana ?"
Tanya riri dengan muka yang masih tertunduk
" Ya pulang lah, bisa-bisa aku kena hamuk daddy galak satu itu "
Jawab hae joon yang mulai gemes dengan sikap lucu riri.
Hae joon berjalan terlebih dahulu meninggal kan riri denggan kantong belanjaan nya di kiri dan kana penuh denggan perlengkapan dapur dan camilan keluarga dee hyun.
" Ih.. Kepana aku bisa terdampar sama pria yang tidak pengertian seperti dia "
Batin riri
" Hai riri "
Sapa pria tersebut
Riri lansung melihat kearah sumber suara yang memangil nya, sontak saja riri kaget karena itu adalah rekan satu kampus nya dia adalah senior riri siswa terpopuler incaran setiap wanita selain dosen arogan yang meninggal kan nya, tanpa peduli dengan banyaknya bawaan riri,
" Maaf apa anda memangil saya, "
Tanya riri kepada pria tersebut yang dia juga sangat kenal
" Iya kamu riri siswi baru kan jururan kedokteran,"
tanya pria itu
" Maaf anda salah,,,"
Ucap riri
__ADS_1
Bukan maksud hati riri sombong atau apa karena riri tidak inggin mencari malah dikampus tempat dia menimba ilmu, bahkan riri juga tidak tahu kenapa pria tampan itu bisa mengenali nya, karena selama ini riri selalu memakai kacamata saat pergi kekampus dan selalu menggikat rambut nya seperti ekor kuda. Dia lebih memilih perpenampilan sederhana karena tidak mau menjadi pusat perhatian, Terlebih diketahui dia bagian keluarga kang dee hyun dia ingin di pelukan seperti mahasiswi lainnya bukan di
.
" Saya tidak salah, saya yakin betul kamu riri"
Ucap pria tersebut
" Maaf sekali lagi maaf saya harus pamit du....."
Ucap riri meminta maaf kepada pria tersebut
Belum selesai riri berbicara pinggul riri sudah dirangkul seseorang membuat riri terdiam karena kaget dan pria didepan nya pun lansung melihat kearah orang yang merangkul riri. Serentak denggan riri yang melihat lansung kesampingnya mempertemukan wajah imut nya ke orang didampingi nya, membuat jantung riri berdetak lebih cepat dan melumpuhkan tubuhnya seketika.
" Sayang kenapa kamu lama sekali aku sudah lama menunggu mu "
Ucap hae joon yang merangkul pinggul riri
" Em... Maaf.."
Hanya itu yang keluar dari mulut riri
Maaf permisi kami harus cepat kembali
Ucap hae joon santai membawa riri pergi meninggalkan pria tampan yang menyapa riri ,Riri hanya bisa terdiam tanpa merespon dan perotes saat pinggul nya yang dirangkul hae joon, mereka berjalan seperti sepasang kekasih yang sangat mesrah seakan melepas kerinduan yang sudah lama tidak bertemu
" Riri kamu gadis cantik sejuta pesona kenapa kamu menyembunyikan kecantikan mu "
Batin pria tampan yang menyapa riri.
Setibanya di parkir riri masih diam tanpa suara dan hae joon pun seperti itu dia juga tetap diam, sambil merutuki perbuatan nya terhadap riri yang tadi sanggat sepontan merangkul pinggul riri dan memangil nya sayang dihadapan pira yang menyapa riri, hae joon memaki diri nya sendiri karena kecerobohan nya terlebih lagi dia tidak melepaskan rangkulan nya sampai menuju parkir,
"Aduh bagaimana ini apa dia marah terhadap ku,? "
Tanya hae joon yang menyesal.
__ADS_1