
Siang yang cukup menegangkan kini berubah menjadi malam kelam ditemani rintikan hujan deras yang menemami perjalanan pulang ryung dan yang lain nya menuju kediaman kang.
Bayi yang semula menangis kencang kini sudah terlelap tidur di dalam mobil bersama kedua nyonya besar, ryung tidak memberitahu apa alasan nya kepada mereka semua kenapa bayi mungil itu ikut bersama mereka dan kedua nyonya besar hanya bisa ikut dengan keputusan cucu bungsu mereka.
" ryung apa kamu yakin membawa bayi ini dengan mu ?"
Ucap halmeoni ryung atau ibu dee hyun
" iya"
Ucap ryung penuh keyakinan
" apa kamu tidak bicarakan dahulu tentang bayi ini kepada istri mu ?"
Ucap nenek
" ya kamu saat ini sudah memiliki istri, bagaimana pun dia juga akan menjaga bayi ini, dan yuri masih sangat butuh perhatian "
Ucap halmeoni
" iya , apa yuri akan terbiasa ?"
Ucap nenek
" keputusan ku sudah bulat, bila lita tidak ingin menjaga bayi ini kita bisa mencarikan baby sister untuk nya "
Ucap ryung dengan santai membuat kedua orang tua itu hanya bisa mengelengkan kepada saja
Mereka berdua sudah sangat tahu bila cucu laki - laki mereka sudah menginginkan sesuatu tidak akan bisa di ubah dan akan bersikeras dengan keinginan nya .
" ibu panti, jaga rahasia ini jangan biarkan siapapun tahu identitas asli siapa yang mengadopsi bayi ini "
Ucap ryung dengan tegas
" baik tuan muda "
Ucap ibu panti dengan hormat kepada tuan muda
" buat pemakaman kusus untuk bayi ini, bila ada yang menanyakan tentang bayi ini dia menghembuskan nafas terakhir karena kecelakan tadi siang atau penyakit bawaan karena kurang bulan "
Ucap ryung dengan wajah tegas nya
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
Di lain tempat seusai makan malam yuri terus bertanya tentang keberadaan sang ayah yang belum kunjung kembali.
" granpa, granma di mana daddy ?"
Ucap yuri dengan wajah gemes nya
" daddy mu sedang menjemput nenek dan haelmeoni sayang "
Ucap dee hyun menjawab pertanyaan cucu cantik nya
" lama sekali "
Ucap yuri sembari memperlihatkan wajah cemberut nya membuat semua orang tersenyum
Ucap zahra sembari tersenyum
" maaf mom besok saya masih ada jadwal kuliah "
Ucap lita menolak ajakan ibu mertua nya
" di luar hujan sangat deras, mommy takut terjadi sesuatu kepada kalian berdua, terlebih lagi ryung belum kembali "
Ucap zahra kepada lita mencoba membujuk menantu kecil nya
Lita hanya diam dan melihat kearah yuri yang sedang bermain bersama sang kakek, lita melihat jelas bahwa kedua orang tua itu masih merindukan cucu mereka yang baru saja tiba tadi siang.
" masalah pakaian gampang baju baru mommy yuri masih tersimpan rapi di dalam kamar ryung "
Ucap zahra tanpa memikirkan perasaan lita yang langsung berubah.
" maaf sayang mommy telah menyinggung mu "
Ucap zahra langsung meminta maaf kepada lita
__ADS_1
" tidak apa - apa mom, kita semua masih harus beradap tasi dahulu , terebih lagi saya yang baru menjadi memantu di kediaman ini "
Ucap lita sembari memegang tangan ibu mertua nya
" ah ... Masalah baju gampang, aku baru membeli beberapa pakaian tidur kemarin "
Ucap zee dengan santai mendekati ibu dan adik ipar nya
" ayo lita kita istirahat sebelum itu ayo ikut kekamar ku "
Ucap zee dengan semangat
" mommy daddy kami serahkan baby cantik itu kepada kalian, bey.... "
Ucap zee sembari tersenyum ramah kepada ayah dan ibu nya , sedangkan kedua paruh baya itu hanya tersenyum melihat tingkah putri mereka yang tidak pernah berubah.
.
.
.
.
.
.
.
Di saat langit malam korea yang sedang di guyur hujan badai, di bagian bumi, terlihat sangat cerah sepasang orang tua dan satu wanita cantik sedang menanti penjelasan seorang dokter yang sedang memeriksa putra kesayangan mereka yang baru saja selesai melakukan oprasi
" dokter bagaimana perkembangan putra saya ?"
Ucap pria paruh baya itu
" oprasi nya berjalan lancar, kita akan melihat perkebangan nya setelah tuan muda bangun "
Ucap sang dokter menjelaskan keadaan pria yang masih terbaring di meja oprasi
" terimakasih dok "
Ucap pria paruh baya itu
__ADS_1
Yuk kita intip episod selanjut nya !!!