Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Malam berganti pagi, pagi berganti siang , dan waktu terus berputar hari demi hari keluarga dee hyun semakin bahagia, namun tidak dengan tuan lee dan haa nee shey mereka berdua belum bisa mendapatkan apa yang diinginkan,


Tuan lee sangat terpukul karena putri nya masih tertidur lelap dalam keadaan koma, sudah dua bulan lee haa na bermimpi belum ingin membuka mata indahnya, niat untuk menjatuhkan kerajaan bisnis grup kang di kesampingkan dulu oleh tuan lee dia masih fokus denggan putri kesayangan nya.


Di sisi lain keluarga kecil dee hyun bertambah bahagia usia kandungan zahra yang sudah semakin membesar bahkan satu bulan lalu orang tua zahra sempat datang kekorea untuk menjenguk zahra sekalian merayakan ulang tahun cucu mereka, kini usia kandungan zahra sudah hampir tujuh bulan, zahra sudah seperti biasa nya, sifat jahil dan sebagainya sudah menghilang kecuali sikap manja saat bersama suaminya .


Riri dan hae joon masih dalam mode pendekatan, hae joon masih sanggat susah untuk bertemu denggan riri bila bertemu dikampus riri selalu menghindari nya ,diapartermen itu tidak mungkin karena beberapa bulan ini hae joon banyak menghabiskan waktunya di rumah sakit, itu adalah kebiasaa nya selama ini.


"Selamat pagi sayang "


Ucap dee hyun memeluk zahra dari belakang sambil mengelus perut yang membesar itu dan merasa kan tendang baby kecil dari dalam perut zahra


"yang... cup... "


dee hyun mencium pipi dan bibir zahra dalam hitungan menit


"Pagi...sayang, mana dua gadis ku? "


Tanya zahra kepada suaminya


"Kami disini mommy... "


Ucap riri sambil mengendong suzi menuruni anak tangga mansion dee hyun,


Kini keluarga kecil dee hyun berada di mansion mewah nya, setiap hari weekend mereka selalu berada disana menghabiskan waktu bersama, membiarkan suzi bermain menikmati pemandangan dan udara segar jauh dari keramiyan kota seoul.


"Kenapa lama sekali "


tanya zahra yang sedang membawa masakan nya menuju meja makan yang dibantu beberapa asisten nya.


"Karena harus membesihkan seluru kekacauan yang dibuat adik cantik ku. "


Jawab riri yang baru saja mendudukan suzi di tempat duduk kusus gadis kecil itu.


"Ya sudah ayo makan, sayang kalau kita cuman melihat semua masakan mommy kalian "


Ucap dee hyun kepada tiga wanita cantik itu

__ADS_1


Setelah selesai sarapan dee hyun dan semuanya bermain di taman belakang rumah, keluarga mereka saat weekend mereka semua sanggat susah di hubungi, mereka sepakat mematikan semua smartfon mereka dan hanya bisa dihubungi memalui telefon rumah saja, bukan tanpa sebab itu aturan dari nyonya kang dee hyun alasannya untuk menghabiskan waktu mereka bersama dan saling berbagi cerita yang sudah mereka lalu beberapa hari belakang.


Kring.. Kring... Kring...


Bunyi telefon rumah berdering


"Halo....."


Sapa bibi nam kepada penelfon


"Halo bibi nam apa mereka semua ada dirumah "


Tanya jung woon yang panik dari seberang sana sambil mengemudi mobil mewah nya.


"Iya mereka semua ada di taman belakang sedang bermain "


Ucap bibi nam menjelaskan keberadaannya orang yang dicari joon woon


"Baik lah aku sebentar lagi sampai "


Ucap jung woon


"Kenapa wajah mu seperti itu ?"


Tanya dee hyun kepada jung woon


"Maaf tuan ini silahkan dibaca"


Jung woon menyerah kan semua yang dia bawa kepada dee hyun dan denggan cepat zahra mengambil salah satu nya


"Astagfirullah apa ini "


Ucap zahra yang tidak percaya akan berita yang ditulis di surat kabar.


"Sayang tenang lah, ini hanya berita yang kenyataan nya tidak benar, "


Ucap dee hyun menenangkan istri nya.

__ADS_1


"Tapi coba kamu baca, aku tidak terima mereka membawa-bawa suzi dalam masalah ini dan bagaimana bila ini berdampak ke keluarga besar dan bisnis mu yang. "


Ucap zahra sambil menangis dan panik setelah membaca surat kabar.


"Tenanga lah dulu"


Ucap dee hyun menarik istrinya kedalam peluk kan nya.


"Woon apa kamu sudah menyelidiki siapa yang membuat kabar ini? "


Tanya dee hyun kepada asisten nya.


"Sudah dari sumber nya dan dari kepala bagian semua berita, kabar ini disebarkan oleh seorang pria "


Jawab jung woon


"Cepat kamu cari sampai dapat dan tuntutan semua media yang menulis kabar ini dengan pencemaran nama baik "


Printah dee hyun


"Baik boss. "


Ucap jung woon dan lansung pergi meninggalkan mansion dee hyun.


"Sayang tenang lah, aku akan membuat mereka semua meminta maaf kepada mu. "


Ucap dee hyun yang masih memeluk dan membelai zahra.


Bukan tanpa sebab zahra menangis dan panik di surat kabar tertulis zahra berselingkuh denggan seorang pria, dan disana juga menyatakan bahwa suzi bukan anak nya bersama kang dee hyun, bahkan baby yang ada dikandungnya juga bukan hasil dari hubungan nya bersama dee hyun.


Zahra sangat shock menerima berita tentang diri nya terlebih lagi disana ada foto zahra bersama pria Yang wajahnya disamarkan sedang mengendong baby suzi yang masih berusia dua bulan.



tatapan serius daddy dee hyun saat menerima berita tentang mommy zahra


__ADS_1


wajah mommy saat melihat berita tentang diri nya surat kabar dan beberapa majala gosip.


__ADS_2