Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Riri dan kyo benar-benar menikmati jalan-jalan mereka berdua tanpa mendapat ganguan dari jh yang saat itu masih tertidur nyenyak di kamar hotel nya, riri memang sengaja tidak mengajak jh, dia ingin menikmati waktu sengang bersama kyo


" Riri... Bukan kah kemarin jalan ini begitu ramai dan macet "


Ucap kyo bertanya


" Ehm..... Begitu lah bila hari kerja, bila libur seperti ini, sepi bebas kendaraan dari pagi sampai jam 10"


Ucap riri menjawab pertanyan kyo.


Riri dan kyo saat ini sedang jalan santai menuju tunggu monas, dari hotel riri tempati menuju monas sangat dekat dan bisa di tempun dengan jalan kaki saat pagi minggu


" Oh.. Baiklah... Ayo kita nikmati jalan-jalan kita tanpan si jelek itu "


Ucap kyo mengejek jh.


" OK... "


Ucap riri


Riri dan kyo menikmati jalan-jalan mereka dari mencoba berbagai macam makanan dan minuman, berfoto dan melihat-lihat musium yang berada di dalam monas sampai mereka naik keatas monas melihat pemandangan dari puncak monas.


" Riri aku merasa menaiki N Seoul Tower "


Ucap kyo sambil mengagumi pemandangan kota jakarta


" Iya... "


Ucap riri sambil tersenyum,


Dret.... Dret... Dret...


Ponsel riri bergetar menandakan pangilan masuk, dan ternyata setelah riri melihat itu pangilan dari jh yang sedang panik mencari riri


" Kyaaaa kang riri Azahra kamu dimana ?"


Ucap jh dari sebrang Sana


" Aku sedang berjalan-jalan dengan kyo "


Ucap riri


" Kenapa tidak memberi tahu ku ?"


" Kamu tidur, sebentar lagi juKami akan pulang ke Hotel "


Ucap riri dengan santai


" Baiklah aku menunggu mu disini, "


Ucap jh dengan suara lembut


" Ehm... Baiklah "


Ucap riri mengaakhiri pangailan jh


" Pria ini seperti nya menikmati menjadi tunangan ku "


Ucap riri sambil memasukan smartphone nya


" JH... Kenapa lagi dia? "


Ucap kyo


" Kehilangan kita "


Ucap riri


" Dasar... Jh. "


Ucap kyo


" Kyo ayo kita pulang disini sudah mulai panas dan kita harus pergi memenuhi undangan itu "


Ucap riri mengajak kyo pulang


" Baiklah... Ayo "


Ucap kyo setuju dengan ajakan riri


Disaat di dalam Mobil riri kembali mendapat kan pangilan dan ternyata itu pangilan dari saka


" Hallo ii kamu dimana ?"


Ucap saka


" Ini lagi di taksi Kak "


Ucap riri


" Kamu mau kemana sepagi ini? "


Tanya saka


" Ii baru saja pulang dari monas dan sebentar lagi kami sampai di hotel "


Jawab riri


" Riri kita bisa bertemu ?"


" Baiklah ii tunggu di restoran hotel ."


Ucap riri,


" Ehm... Saat ini aku udah di restoran hotel "


Ucap saka memberi tahu riri


Yang sedari tadi dia menang sudah berada di Hotel menanti riri dia ingin bertanya kepada riri yang pertanyan itu sudah ada sejak dahulu sekali


Setibanya riri di loby hotel lansung menuju tempat saka yang sudah menanti nya disana bersama dengan kyo

__ADS_1


" Hai Kak... "


Ucap riri menyapa saka yang sedang duduk ditemani secangkir kopi arabika


" Hai... Kenapa tidak menghubungi ku untuk menemani mu jalan-jalan ?"


Ucap saka bertanya kepada riri


" Orang dekat juga Kak dan ini Indonesia tempat aku di besarkan "


Ucap riri sambil tersenyum dan duduk di hadapan saka


" Iya..... Tempat kamu dibesarkan Karena kamu lahir di tengah laut "


Ucap saka asal padahal saka tahu betul akte kelahiran riri tertulis riri lahir di cina karena akte kelahiran riri di palsukan oleh ayah dan bunda nya


" Tuh.. Kamu tahu... " Ucap riri sambil tertawa " Tapi aku tetap mencintai Indonesia loh... "


" Iya.... Aku tahu itu, Mana jh ?"


Ucap saka


" Dia kelelahan dan masih berada di kamar nya, tadi malam dia banyak kerjaan "


Ucap riri mencari alasan padahal dia sengaja menigalkan jh sendiri di kamar hotel


" Oh.. Kyo... Apa boleh aku berbicara dengan riri berdua saja "


Ucap saka bertanya dengan sopan kepada kyo


" Tentu... Saya akan duduk disana "


Ucap kyo singkat sambil berdiri dan menjauh


Setelah kyo menjauh saka pun lansung bertanya dan tidak membuang waktu nyat


" Riri apa kamu bahagia bersama nya ?"


Ucap saka


" Siapa kyo ? Tentu Dia sodara sepupu ku. "


Ucap riri dengan semangat


" Bukan kyo tapi pria itu .$


Ucap saka


" JH .... Tentu kami saling mengerti dan kedua orang tua nya menerima ku "


Ucap riri dengan wajah bahagia.


" Riri bila itu masalah nya asal kamu ingin bersama ku, aku bersedih pergi meninggalkan kedua orang tua ku asal kamu tetap bersama ku, kita mulai dari awal sepeti kita dahulu. "


Ucap saka sambil memegang tanggan riri


" Tapi... Maaf kan aku tidak dapat menghianati orang yang mencintai ku, Dan kedua orang tua nya yang berharap akan hubungan kami "


Riri tidak ingin memberi tahu saka penyebap riri menolak nya.


" Apa kamu sudah melupakan kisah indah kita dan janji kita sewaktu kecil "


Ucap saka bertanya


" Ii tidak pernah lupa Kak...


Ii akan selalu ingin itu.


Tapi saat ini kita sudah dewasa kita sudah bisa memilih yang terbaik "


Ucap riri


" Tapi Ri... Aku mencintai mu, bahkan aku tidak pernah membiarkan satu wanita pun bersama ku dan mengisi hati ku "


Ucap saka


" Kak... Maaf... "


Ucap riri sambil memperlihat kan wajah penuh keyakinan padahal di hati nya dia sangat terluka melihat saka bersikap seperti ini


" Kak maaf .... Dihati ku sudah tidak ada rasa itu untuk mu, disini sudah terisi untuk hae joon saja,


Andai waktu bisa ku putar mungkin kita akan bersama menghadapi kekerasan hati ibu mu, Namun aku tidak bisa mengorban kan orang yang amat berati yang menerima ku sebagai keluarga nya.


Aku tidak ingin mereka terluka karena keegoisan ku "


Ucap riri sambil menahan air mata nya dan dia mencoba tegar untuk menghadapi pria tampan yang ada di hadapan nya saat ini.


" Riri cobalah bersabar, aku sedang mendirikan perusaan ku sendiri, setelah aku sukses aku akan meminang mu, kita hidup tanpa bayang-bayang keluarga ku "


Ucap saka kembali memohon kepada riri


" Maaf... "


Ucap riri dengan air mata yang tidak dapat lagi dia bendung.


Riri tidak dapat berbohong bila dia masih menyimpan rasa untuk saka yang sudah lama dia cintai bahkan saka adalah pria pertama yang ada didalam hidup riri selain sang ayah, riri harus melepaskan cinta nya kepada saka demi keluarga yang menyangi nya riri tidak ingin kembali kehilangan orang-orang yang menyayangi nya


" Riri.... Maaf kan aku telah membuat mu sedih, membuat mu harus memilih antara aku dan diri nya "


Ucap saka yang sangat sedih melihat riri menagis di hadapan nya,


Saka tidak pernah tahan melihat riri bersedih, saka selalu ingin gadis itu bahagia bahkan Dia rela kena marah oleh nenek nya hanya untuk membela riri yang salah itu lah saka selalu berkorban untuk gadis yang dia cintai sejak kecil, saka terlambat mengetahui dia mencintai riri lebih dari seorang adik melainkan sebagai wanita di hidup nya.


" Riri.... Cinta itu tidak perlu memiliki, aku akan bahagia disaat kamu bahagia walau itu bersama pria lain. "


Ucap saka sambil mengelus kepala riri


Kyo yang berada tidak jauh dari saka dan riri hanya bisa biam dan melihat betapa beruntung nya riri memiliki pria yang mencintai nya dengan hati yang sangat baik.


" Riri bahagia nya menjadi kamu, memiliki pria yang banyak menyukai mu."

__ADS_1


Ucap kyo dari tempat duduk tidak jauh dari riri dan saka


Dan saat kyo mengalihkan pandangan nya dari saka dan riri, kyo lansung melihat jh yang baru saja keluar dari lift menuju arah restoran yang saat ini tempat riri dan saka bertemu


" Aduh... Bocak tengil ini, kenapa dia kemari "


Ucap kyo lansung menghampiri JH mencoba menahan jh saat riri dan saka sedang berbicara.


" Eeehhh.... Stop disana "


Ucap kyo menahan jh


" Kenapa ? Aku mau pergi sarapan "


Ucap jh malas meladeni ucapan kyo


" Kamu tidak oleh sarapan disini "


Ucap kyo


" Kenapa ini hotel dan disana tempat semua orang makan "


Ucap JH menunjuk kearah restoran


" Iya tapi mereka tidak menerima mu "


Ucap kyo kembali


" Apa Karena aku terlalu tampan sehinga mereka tutup "


Ucap JH kembali


" Kamu ini terlalu pede. "


Ucap kyo


" Memang itu kenyatan "


Ucap JH berlalu meninggalkan kyo karena cacing di dalam perut nya sudah berperang dari tadi.


" JH... Aku mau mengajak mu makan diluar "


Ucap kyo...


" Aku tidak mau,,,, aku sudah sangat lapar "


Ucap jh pergi meninggalkan kyo


" JH.... Ayolah...."


Ucap kyo seperti anak kecil namun jh tidak perduli


Sesampai nya di dalam restoran JH lansung menghampiri riri dan saka yang sedang duduk berdua dan saat itu riri dan saka sudah berhadapan, riri sempat kaget mendengar kyo meneriaki jh dan riri lansung menjauh dari saka.


" Sayang..... Kamu dari mana saja ?"


Ucap jh mereka menghampiri riri dan saka


" Hanya jalan-jalan bersama kyo dan bertemu Kak saka disini "


Ucap riri sambil tersenyum kearah jh seakan dia sangat merindukan jh.


" Oh... Apa tidur mu nyenyak ?"


Ucap Jh


" Tentu "


ucap riri


Baru saja JH duduk saka lansung berapamitan untuk pergi meninggalkan riri dia beralasan ada seseorang yang akan dia temui.


" Riri.... JH aku pamit dulu sebentar lagi aku harus menemui seseorang, sebelum acara nanti"


Ucap saka


" Emh... Baiklah... Kita bertemu nanti "


ucap JH dengan wajah bahagia dia ingin menghabiskan waktu bersama riri


Baru saja saka pergi,,,, kyo lansung menghampiri saka dan riri


" Riri.... "


Ucap kyo dengan semangat


" Hai.... Kenapa kyo ? Apa kamu sudah jadi pergi ketoilet ?"


Ucap riri bertanya


" Sudah mana saka ? "


Ucap kyo bertanya seperti tidak menggetahui apa pun


" Dia sudah kembali. "


Ucap riri


" Baiklah... "


Ucap kyo dengan wajah tak berdosa duduk di hadapan riri dan jh memakan makanan yang dipesan oleh jh untuk riri


" Eh...eh... Itu untuk riri ''


Ucap jh protes


" Tidak apa-apa aku di sudah Kenyang "


Ucap riri


Mereka bertiga pun menghabiskan waktu pagi di dalam restoran mewah sebelum mereka bertiga pergi ke stasiun TV yang mengundang riri

__ADS_1


__ADS_2