
Waktu terus berputar begitu pun hari demi hari dan bulan berlalu begitu cepat, riri dan hae joon menikmati hari - hari mereka berdua yang sebentar lagi memiliki baby kembar, yang satu laki-laki dan yang satu perempuan .
Bulan menjadi bulan yang sangat ditakuti hae joon karena beberapa hari lagi riri akan menjadi seorang ibu dan dia akan menjadi seorang ayah.
Sifat berani dan pisikopat hae joon tiba - tiba saja hilang semenjak dia mengetahui riri hamil kembali dan dia akan segera menjadi ayah dari putra dan putri yang di kandung riri saat ini.
Semenjak riri ketahuan hamil hae joon menyetop semua kegiatan riri di luar rumah, riri tidak boleh lagi berkerja sebagai dokter dan riri hanya boleh berdiam diri menjaga kedua adik nya bila kedua adik nya itu menginap atau bermain disana.
Ya semenjak riri hamil zahra, dokter rim dan ibu mertua nya selalu bergantian menemani riri di kediaman nya bersama hae joon dan tidak jarang bila riri bosan dia akan menyinap di kediaman kang atau di kediaman tuan kim, karena tidak mungkin di kediaman pihak suaminya .
Ibu hae joon sangat sibuk terlebih lagi ayah hae joon saat ini sudah menjadi anggota dewan, yang sangat sibuk dan ibu mertua nya selalu menemari kemana pun ayah mertua nya pergi dab sekali- kali melihat hae joo dan riri.
Saat ini riri sedang berada di kediaman kang dia merasa akhir- akhir ini perutnya sering sakit dan mengalami kontraksi tapi itu masih jarang terjadi, mengingat riri sedang mengandung dua bayi dan kedua anak nya sangat aktif di dalam perut nya.
" assalamualaikum ...mommy !"
Ucap riri mengagetkan mommy nya yang sedang merangkai bungga yang ada di taman belakang kediaman kang
" waalaikumsalam ! Riri.... Apa kabar sayang ... ?"
Ucap zahra menyambut putri sulung nya yang baru saja tiba
" kabar riri baik- baik mom, !"
Ucap riri
" bagai mana keadaan cucu mommy ?"
Ucap zahra sambil mengelus perut riri yang bulat seperti bola
" mereka baik - baik aja mommy, dan mereka berdua anak yang pintar saat ayah mereka yang memberi tahu kepada mereka "
Ucap riri memberi tahu kenakalan dua baby yang ada di perut nya saat ini
" sayang jangan nakal... Kasihan eomma kalian, dia bersusah payah membawa kalian berdua kerumah nenek dan kakek "
Ucap zahra sambil memgelus perut riri dan tiba - tiba saja baby kecil itu lansung bereaksi seperti tahu mereka berdua sedang mendapat wewejang dari nenek mereka
" wow cucu nenek sangat pintar dia tahu saat ini sedang di sentuh dan di nasehati nenek nya "
Ucap zahra sambil tersenyum
" ehm... Mereka berdua anak - anak pintar "
Ucap riri sambil tersenyum dan melihat kesekeliling mencari adik - adik nya dan disaat tidak melihat mereka riri langsung bertanya kemana dua bocah peramai kediaman kang
__ADS_1
" mommy dimana zi dan ryung ?"
Ucap riri bertanya perihal adik - adik nya
" ryung saat ini ikut daddy mu pergi kekantor karena dia bosan dirumah dan setelah makan siang mereka berdua akan berlatih panah dan menembak, mungkin sebentar lagi dua jagoan kang akan pulang "
Ucap zahra sambil duduk meminum teh yang baru saja di bawa bibi nam orang kepercayaan zahra dan dee hyun untuk menjaga putra dan putri nya termaksud riri sewaktu remaja
" zi kemana mom ?"
Ucap riri bertanya kembali tentang zi setelah bibi nam pergi menjauh
" zi ikut pergi berlibur bersama papa dan mama kalian, mereka bertiga berkunjung ke indonesia "
Ucap zahra sedikit sedih
" indonesia ? Apa ada sesuatu terjadi dengan opa dan oma ?"
Ucap riri sedikit khawatir
" tidak mereka baik- baik saja, papa mu ingin mengajak zi liburan ke bali dan raja ampat zi sangat ribut ingin berlibur kesama, oma dan opa juga sudah menanti kedatangan mereka bertiga dibali !"
Ucap zahra
Ucap riri bertanya
" mommy tidak yakin sayang , tapi mommy harus yakin, bila suatu saat momny dan daddy pergi zi harus sudah bisa menerima bahwa mama dan papa kalian adalah orang tua kandung nya , bukan mommy dan daddy, kami hanya bibi dan paman nya "
Ucap zahra dengan mata yang mulai berair
" ii yakin mom zi akan selalu mengangap mommy dan daddy orang tua kandung nya, karena kalian berdua orang tua terhebat untuk kami, walau kami bukan anak kandung tapi kami mendapatkan kasih sayang melebih dari ayah dan ibu kandung dari kalian berdua !"
Ucap riri sambil memeluk ibu tercinta nya
" terimakasih sayang,,, mommy minta kamu selalu menjaga adik mu dan tetap lah menjadi kakak terhebat untuk mereka !"
Ucap zahra di dalam pelukan riri tanpa mereka berdua ketahui dee hyun sudah kembali kerumah besar itu melihat kedekatan dua wanita beda usia, yang sangat dia sayangi yaitu anak dan istri nya dan satu lagi sedang pergi berlibur bersama orang yang seharus nya bersama gadis kecil itu.
" dan jadilah pemimpin group DHStar "
Ucap dee hyun mengagetkan riri dan zahra
" daddy ... "
Ucap riri sambil tersenyum
__ADS_1
" sayang kamu sudah pulang ?"
ucao zahra bertanya kepada sang suami
" riri jadi lah pemimpin DH, dan bantu adik mu bila daddy tidak ada nanti "
Ucap dee hyun ikut duduk bergabung bersama riri dan istri nya
" tidak akan daddy... Tupai jelek ii tidak akan membolehkan ii berkerja terlebih lagi saat anak kami lahir !"
Ucap riri
" siapa bilang sekarang ? Daddy meminta mu saat anak ini sudah sekolah dan tumbuh besar "
Ucap dee hyun
" oh... Bila demikian ii akan berusaha, membatu zi dan ryung untuk memimpin perusahaan "
Ucap riri sambil tersenyu.
" iya itu maksud daddy karena saat ini tidak mungkin adik mu belajar tentang perusahaan karena mereka masih kecil dan kamu harus menjaga kedua cucu ku yang saat ini sedang ada di dalam perut mu ini"
Ucap dee hyun mengelus perut riri
" hai... Baby boy ! Hai baby gris ! Apa kalian tahu sekarang kalian sedang berada di rumah kakek paling tampan ?"
Ucap dee hyun menyapa baby riri yang masih dikandungan riri
" tentu dia tahu ... Dia sangat senang berada di sini... "
Ucap riri menjawab pertanyaan dee hyun mewakili dua anak nya.
Kehidupan keluarga srigala benar- benar bahagia tidak ada halangan satu pun, rahasia suzi juga sudah terungkap dan di ketahui klan srigala, dee hyun dan zahra kini tidak ingin egois mereka sedikit demi sedikit membiarkan zi mengenal orang tua kandung nya ,
In jung dan sairen punjuga tidak pernah memaksa suzi menerima mereka derdua dan seluruh keluarga menyimpan rapat kenyataan ini karena instruksi dari in jung dan sairen toh mereka satu keluarga apa salah nya merawat zi bersama sama tanpa rahasia itu terdengar di telingga zi.
Dan bila saat nya nanti atau zi akan menikah baru lah rahasia ini terungkap karena tidak mungkin untuk zi menikah tanpa mengetahui siapa ayah kandung nya dan nama in jung pasti akan di ucapkan saat ijap kobul nanti.
.
.
.
.
__ADS_1