Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gcc


__ADS_3

Setelah semua yang terjadi semalam hae joon pun akhir bangun terlebih dahulu dari pada riri, yang sangat terlihat jelas sedang kelelahan akibat pergulatan mereka.


Hae joon benar-benar bahagia menjadi pria yang pertama untuk semua hal di hidup riri, walau dia bukan pria yang pertama di hati riri.


" Sweety maaf...saya mengingkarin janji yang saya buat kepada mu "


ucap hae joon sambil merapikan anak rambut yang menutupi wajah cantik riri yang tampak kelelahan.


" Hyeong ,,, siap kan semua dokumen pernikahan ku dan riri sekarang juga.


Ucap hae joon menghubungi asisten" pribadi nya yang sudah dia angap sebagai sodara nya sendiri


" Secepat itu ? Bukan kah akan dilaksanakan dua bulan lagi ?"


Ucap asisten Hong yang terkejud dengan ucapan hae joon.


" Ini semua kerena ulah mu, yang mambawa ku kekamar nya "


Ucap hae joon dengan menekankan ucapan nya


" Bukan nya kamu sering menghabiskan waktu bersama Nona riri "


Ucap asisten hong mencoba membela diri nya


"!Kami tidak pernah berbuat yang ada di dalam fikiran mu"


Ucap hae joon sambil berdiri menuju kamar mandi.


" Dan sebagai hukuman mu, kamu harus mengurus semua dokumen pernikahan ku hari ini harus selesai "


Ucap hae joon dan lansung mematikan pangilan nya secara sepihak.


" Apa yang harus aku katakan kepada Dee hyun ?


Bisa-bisa aku mati di tanggan nya "


Ucap hae joon sambil mengusar rambut nya dia menyesali perbuatannya


" Aku... Harus bertangung jawab dan menghadapi hae joon walau dia akan membunuh ku, setidak nya bila aku mati aku meningalkan anak ku untuk menemani riri "


Ucap hae joon dengan wajah frustasi


"!Tapi bagai mana riri menjadi ibu tunggal menghidupi anak ku yang tidak memiliki ayah ?"


Ucap hae joon serbasalah

__ADS_1


" Aaaahhh... Kenapa aku tidak fikir panjang, ini semua Karena ular itu


Aku pastikan kamu mendapat hukuman mu "


Ucap hae joon sambil memperlihatkan senyuman devil nya.


Baru saja hae joon ingin mandi dia mendengar rintihan riri yang sedang mencium nahan rasa sakit di tubuh nya


" Ahu... "


Ucap riri kesakitan saat mengerakan tubuh nya dia merasa seperti kena pukul di sekujur tubuh nya karena ulah hae joon.


" Sweety ... "


Ucap hae joon lansung menghampiri riri dengan hanya mengunakan handuk yang terlikit di tubuh nya


" Samchon...... Hiks.... Hiks... His... "


Ucap riri sambil menangis dan melemari hae joon dengan bantal bahkan hae joon di lempar dengan smartphone riri yang ada di meja nakas membuat pelipes hae joon berdarah.


" Riri tenanglah... Saya kan bertanggung jawab "


Ucap hae joon menghampiri riri yang sudah tidak melempari nya dengan benda yang berada di dekat riri yang masih menangis


Ucap hae joon menjelaskan apa yang terjadi semalam dan menjelaskan semua yang terjadi setelah panjang lebar hae joon membujuk riri pun mengeti dan bisa menerima perbuatan hae joon.


" Bangai mana cara aku memberi tahu kejadian ini, aku tidak ingin membuat orang tua ku kecewa "


Ucap riri dengan suara segukan nya dan air mata yang masih mengalir.


" Tenang saja aku akan bertangung Jawab dan pernikahan kita kan maju dari rencana kita. "


Ucap hae joon sambil membawa riri kedalam dekapan hanggat nya


" Tapi... Aku belum bisa menemukan ayah kandungan ku. "


Ucap riri kembali


" Tenang saja semua akan ku selesai kan "


Ucap hae joon dan hanya dijawab oleh angukan riri.


" Sekarang ayo cepat mandi, "


Ucap hae joon mengankat tubuh riri yang masih terbalut oleh selimut.

__ADS_1


Mereka berdua pun akhir nya mandi bersama tanpa mengulangi kesalahan yang sudah mereka perbuat.


Hae joon benar-benar menyelas membuat riri harus melangar janji nya kepada kedua orang tua nya.


Setelah Mandi bersama hae joon pun lansung memakaikan seluruh pakaian riri tanpa ada rasa ingin kembali menerkam riri.


" Samchon ii bisa sendiri "


Ucap riri sambil menahan tanggan hae joon yang saat itu ingin membuka handuk riri


"!Kenapa ? Apa kamu malu ?"


Ucap hae joon , Riri hanya mengagukan kepalanya


" Tidak perlu malu karena semua nya sudah menjadi milik ku dan aku sudah melihat semua nya dan mingalkan jejak ku. "


Ucap hae joon membuat riri semakin malu


" Tenang saja aku tidak akan membuat kesalahan kedua Kali nya "


Ucap hae joon sambil membuaka handuk riri


Riri pun membiarkan hae joon melakukan apa yang hae joon inggin kan, dan saat selesai memakaikan pakaian riri bertanya.


" Samchon kenapa bahu dan punggung mu ?"


Ucap riri bertanya


" Tadi malam ada srigala kecil mengigit dan mencakar ku "


Ucap hae joon sambil tersenyum dan mengedip kan mata nya


Membuat riri semakin tersipu malu, mengingat akan malam panas yang sudah mereka berdua lalui.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2