Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis cantik CEO


__ADS_3

Malam itu berlalu begitu saja,,, riri yang sudah sangat lelah pun tidak menghiraukan puluhan pangilan dari tunangan tampan nya yang saat ini sedang berada di Swiss


Begitu pun kyo dia juga tidak dapat di hubungi, karena sejak makan smartphone nya mati, membuat hae joon semakin penasaran bagai mana keadaan tunangan nya yang saat itu sedang di perebutkan dua pria tampan yang menjadi saingan nya cukup berat.


" Gadis nakal kamu dimana ?"


Ucap hae joon sambil menatap layar smartphone nya yang terdapat foto riri bersama nya waktu di bali


" Suka sekali membuat ku penasaran "


Ucap hae joon sambil melihat jam yang terpasang rapi di lengan kiri nya.


" Ah... Lebih baik aku bertanya kepada Dee hyun "


Ucap hae joon dengan frustasi menghubungi Dee hyun yang saat itu di korea sudah menunjukan jam setelah tujuh pagi.


" Hallo "


Ucap Dee hyun dengan santai


" Hallo hyeong... Apa kamu tahu keberadaa riri saat ini ?"


Ucap hae joon bertanya tanpa basa basi


" Putri ku berada di Indonesia "


Ucap Dee hyun santai


" Aku tahu itu, tapi dia tidak dapat ku hubungi sejak dia pergi bersama putra rubah licik itu "


Ucap hae joon dengan suara sedikit panik


" Dia baik-baik saja, setelah makan malam dan jalan-jalan dia lansung beristirahat "


Ucap Dee hyun memberi tahu hae joon keberadaa riri


" Apa Kamu yakin dia lansung tidur "


Tanya hae joon memastikan keberadaa riri


" Iya aku bahkan memberi 4 pengawal di samping nya kecuali kyo "


Ucap Dee hyun sambil menyuapi putra bunggu nya


" Baiklah... Bila demikian aku sudah sedikit legah "


Ucap hae joon


" Sedikit.... Maksud mu ?"


Ucap Dee hyun kembali bertanya kepada calon menantu nya


" Ya... Aku sedikit tidak kahwatir keberadaa nya saat ini, tapi tidak untuk hati nya. "


Ucap hae joon


" Hati.... !"Kamu fikir putri ku gadis plinpan yang mudah jatuh hati dengan pria tampan di luar Sana ?"


Ucap Dee hyun dengan suara datar


" Bukan begitu... Kali ini aku harus mengalah disaat dia bersama pria lain yang menyamar menjadi ku, tunangan nya "


Ucap hae joon menekan kan kata tunangan


" Masalah itu tidak usah ragu, aku yakin dia akan selalu menjadi milik mu "


Ucap Dee hyun


" Aku berdoa demikian "


Ucap hae joon


" Ya sudah coba kamu hubungi ii kembali, aku yakin dia sudah terjaga saat ini sudah memasuki jam untuk solat subuh di Indonesia "


Ucap Dee hyun memerintahkan hae joon menghubungi riri kembali


" Baiklah..... Aku akan menghubungi dia "ucap hae joon


Saat itu jam sudah menunjukan jam 23.00 bagian negara swiss tempat hae joon berada saat ini dan berati waktu indonesia sudah menunjukan jam 05.00 pagi waktu nya riri menjalan kan kewajiban nya sebagai umat muslim.


" Waduh.... Dia menghubungi ku !"


Ucap riri kaget melihat hampir seratus kali hae joon menghubungi nya dan belum di Jawab riri sejak dia sampai di Indonesia.


" Bisa gawat ni.... Tupai jelek bisa memberi ku hukuman lebih dari kemari "


Ucap riri sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal disaat riri sedang binggung mencari alasan hae joon kembali menguhubungi nya dan itu pangilan tepat yang ke seratus kali nya


" Hello... "


Ucap riri meniru suara orang baru saja terjaga padahal dia sudah bangun dan selesai melaksanakan tugas nya sebagai muslim.


" Gadis jelek kamu kemana saja ?


Kenapa tidak bisa di hubungi ?


Apa kamu mau meminta ku pergi menyul mu ?"

__ADS_1


Ucap hae joon dengan suara naik satu okta.


" Sayang.... Tenang lah,


Ii tidak bermaksud membuat mu kahwatir, dari tiba di sini aku selalu bersama JH, dia berperan sebagai diri mu "


Ucap riri dengan suara selembut mungkin


" Apa dia bersikap berlebihan? "


Tanya hae joon tanpa basa basi


" Tidak dia bersikap wajar, seperti pasangan muda di sini hanya berpegangan tanggan "


Ucap riri dengan sedikit hati-hati


" Apa tidak lebih ?"


Tanya hae joon


"Tidak sayang, yang bersikap berlebihan itu kamu "


Ucap riri


" Saya... ?"


Ucap hae joon tidak percaya


" Iya,,,, samchon yang selalu bersikap mesum "


Ucap riri sambil menahan tawa


" Tapi kamu senang kan "


Ucap hae joon menggoda riri


" Apa sih.... "


Ucap riri mengelak menjawab pertanyan hae joon bahkan wajah nya memerah menahan malu


" Suka kan.... "


Ucap hae joon kembali mengoda riri


" Ehm..."


Guman riri


" Baiklah besok setelah kamu tiba di Korea saya akan lansung pulang dan akan menikahi mu "


Ucap hae joon dengan semangat


Ucap riri menggoda hae joon


" Kamu ini semakin pandai saja... "


Ucap hae joon


" Tentu siapa dulu guru nya !"


Ucap riri


" Siapa guru mu "


Ucap hae joon


" Samchon... "


Ucap riri sebelum tertawa bahagia


Mereka berdua benar-benar melepas rindu mereka berdua dan memanfaat kan kesempata untuk saling bercerita dan saling menggoda.


Karena saat siang nanti riri tidak dapat menghubungi hae joon kembali karena dia sudah bertemu jh yang saat itu menyamar sebagai tunangan riri dan jh juga akan di manfaat kan riri untuk mengungapkan siapa riri nya sebenar.


Bagai mana bisa ada dua pria yang menagatakan ayah kandungan nya.


" Samchon kita akhiri dulu pembicaran kita,,, saat ini sudah menunjukan jam 06.30 pagi di indonesia, ii harus bersiap-siap "


Ucap riri sambil tersenyum karena saat ini dia dan hae joon dengan melakukan video call.


"Tapi saya masih merindukan mu !"


Rengek hae joon sambil memperlihat kan wajah sedih nya


" Nanti malam setelah semua nya selesai ii akan menghubungi samchon "


Ucap riri


" Baiklah bila demikian "


Ucap hae joon


" Tapi sayang dulu "


" Oke "


Ucap riri sambil menberi ciuman kepada hae joon lewat VC nya

__ADS_1


" Sweety tidak terasa "


Ucap hae joon


" Akan ku ganti saat kita bertemu"


Ucap riri sambil mengedipkan mata nya


" Aaauuuwww tidak tahan dia mengoda ku "


Ucap hae joon dengan semangat


" Sudah-sudah janga berisik sudah malam, beristirahatlah, ii tidak inggin samchon sakit "


Ucap riri sambil tersenyum


" Hem.. Saya akan beristirahat "


Ucap hae joon


" Sampai jumpa... Assalamualaikum sayang" ucap riri dengan wajah tersenyum bahagia


" Walaikumsalam sweety "


Ucap hae joon sambil melambaikan tanggan nya...


" Apa sudah selesai ?"


Ucap kyo bertanya kepada riri yang saat itu sedang asik memandangi smartphone nya yang terlihat jelas oleh kyo wajah tampan hae joon sedang tersenyum.


Riri yang kaget lansung menoleh ke kyo.


" Asstafirullah... Kyo..... Kamu mengagetkan ku "


Ucap riri memegang dada nya


" Abis nya dari tadi sibuk aja dengan Tuan song sampai-sampai aku mendengar semua nya "


Ucap kyo duduk di sebelah riri,


gadis cantik itu sekarang sudah sangat akrap dengan riri bahkan sejak mereka dekat kyo dan riri tidak bisa bersikap lembut dia selalu mengukap apa yang ada di hati dan fikiran nya


" Kamu cemburu ya ... ? Mangka nya Cari pacar ."


Ucap riri sambil menyengol bahu kyo


" Mau nya tapi gak mungkin, "


Ucap kyo...


" Kenapa ?"


Tanya riri dan sambil melihat kearah wajah kyo


" Bila aku memiliki pacar pasti waktu kerja ku akan terganggu , sedangkan Aku perlu membiayai kehidupan ku dan anak-anak panti "


Ucap kyo denga santai karena menang dia tidak pernah pacaran dan dia selalu sibuk dengan perkerjaan nya.


" Gadis baik... Sadar ya kalau jodoh tidak akan kemana-mana "


Ucap riri


" Ehm.... Itu benar "


Ucap kyo sambil mengagukan kepalanya


" Baiklah...


Ayo kita siap-siap kita nikmati weekand di jakarta "


Ucap riri sambil berdiri


" Kemana ini masih pagi ?"


Ucap kyo


" Karena pagi kita harus semangat, kita lihat-lihat pria tampan di indonesia "


Ucap riri sambil menarik tanggan kyo


" Ayo aku juga sudah bosan melihat pria korea "


Ucap kyo.



wajah... hae joon merindukan riri


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2