
" Ya Allah semoga hari-hari ku bahagia di sini tanpa ada bayang-bayang hae joon "
Ucap riri didalam hati Sebelum berlabu di dalam mimpi indah.
Empat hari berlalu riri berada di kediaman orang tua sang mommy yang lebih tepat nya di kediaman oma dan opa nya, di sini riri benar-benar merasa nyaman dan tenang karena dia tidak harus berperang dangan hati dan pesaan nya.
Selama empati hari ini dia hanya bermalas-malasan dirumah sambil bersama sang oma dan bila ada kegiatan pun itu hanya buat kue untuk di berikan kepada pantiasuhan yang selalu di kunjungi oleh keluarga zahra.
" Riri.. Apa kamu tidak berniat pergi menemui teman-teman kamu? "
Tanya oma nya.
" Mereka masih sibuk oma,,, mungkin besok karena semua nya libur di hari sabtu "
Ucap riri sambil tersenyum menata kue kedalam kotak.
" Riri apa kamu masih ingat dengan saka, tetangga kita di rumah lama? "
Tanya oma riri
" Tentu ii tidak akan pernah melupakan dia, anak laki-laki paling nakal bahkan dia pernah meletakan permenkaret di rambut ii. Bahkan ii ingat betul riri melempar kepala nya dengan batu "
Ucap riri sambil tersenyum mengingat kenangan nya dulu.
" Apa kamu masih bertukar kabar ?"
" Terakhir kali tujuan bulan lalu, apa oma tahu riri pernah di hubungi sama seorang perempuan dia marah-marah dia bilang ii pelakor "
Ucap riri sambil tersenyum kearah oma nya
" Aduh.. Cucu cantik ku dibilang pelakor "
Ucap oma tidak bercaya.
" Iya oma,,, "
" Lantas gimana kelanjutan nya ?"
" Ii bilang aja ii sudah punya pacar, dan akan segera menikah "
__ADS_1
" Aduh.. Cucu ku ini pandai sekali bersandiwara, kamu sangat cocok jadi artis atau model seperti mommy mu. Yang sangat pandai menipulasi wajah nya di depan kamera. "
Ucap sang oma.
" Ah... Itu ii tidak tertarik,,, apa oma tahu sebetulnya ii sudah ada yang mengajak berkerja sama menjadi model namun ii tolak karena ii harus fokus berkerja di rumah sakit. "
Ucap riri
" Riri oma akan selalu mendukung kamu ingin menjadi apa , dan oma hanya minta jangan pernah melanggar apa yang oma wanti-wanti dari dulu. cukup mommy mu saja ingat itu ."
Ucap sang oma dia tidak ingin riri mengalami kisah cinta seperti zaman sekarang melakukan hal bodoh memberi semua yang dia miliki kepada kekasih nya setelah wanita memberikan semua nya pria itu pergi.
Bunda zahra harus berbohong kepada riri tentang mommy nya yang hamil suzi terlebih dahulu karena, mereka harus merahasiakan tentang suzi anak dari sairen, dan itu semua harus terjadi karena kesepakatan dari dee hyun, zahra dan kedua orang tua nya.
Tidak tahu sampai kapan rahasia ini akan tersimpan dan tidak akan tahu kapan rahasia ini akan mucul kepermukaan, karena serapi-rapi apapun itu rahasia yang di simpan akan terungkap.
Oma Mengingatkan riri bahwa melakukan apa pun harus berfikir dua kali, jangan seperti sang mommy yang di ketahui riri mommy nya mengandung suzi tanpa seorang suami karena tindakan ceroboh.
Itu lah yang diketahui riri tentang mommy dan daddy nya yang melakukan hal itu terlebih dahulu, mommy nya harus mengandung adik cantik nya tanpa kehadiran sang daddy yang saat itu tidak mengetahui mommy nya hamil, dan setelah adik nya lahir baru lah sang daddy datang mencari keberadaan mommy nya dan atas izin tuhan mereka kembali bersama,
riri mengetahui betul ceritanya karena zahra dan dee hyun menceritakan tentang perjalanan hidup dan cinta mereka berdua kepada riri, karena kedua orang tua nya tidak ingin riri mengalami kisah cinta mereka berdua yang tidak luput dari dosa yang mereka buat.
Ucap riri.
" Yah.. Sudah cepat siap-siap kita antar kue nya,,, setelah itu kamu mau pergi kemana, oma akan ikut pergi bersama mu. "
Ucap oma riri.
" Gak tahu mau kemana oma, tapi bila oma mau pergi kesuatu tempat riri akan antar oma kemana pun, kecuali kesitu "
Ucap riri sambil menunjuk ke arah toilet
" Hahahahaha, anak nakal selalu saja bermain-main "
Ucap sang oma.
Setelah semua nya selesai, riri dan sang oma pun pergi meninggalkan kediaman keluarga zahra menuju pantiasuhan, dan kedua wanita beda usia itu pun memutuskan untuk pergi kesebuah mall mencari setok buah-buahan yang tidak bisa riri temui di korea.
Apa lagi kalau bukan buah kesukaan riri yang belum bisa dia cicipin. manggis, masrkisah, kelengkeng, mangga, dan jeruk bali. Buah yang sangat jarang bisa di temukan di korea. Bahkan di indonesia sudah sangat jarang bila bukan musim nya.
__ADS_1
" Riri apa lagi uang kamu ingin kan ?"
Tanya sang oma yang saat itu sedang berdiri didampingi riri.
" Riri ingin makan mangga oma tapi mangga nya yang lansung dari pohon, lebih enak dan seger seperti nya oma. "
Ucap riri sambil tersenyum
" Dimana kita cari mangga ri ? Kalau ada pun belum masak. "
Ucap sang oma yang saat itu kebingguan, mengingat dia pernah melihat pohon mangga yang berbuah dan siap petik.
" Entahlah oma,,, riri kepingin aja, teringat masa kecil dulu makan mangga di samping rumah lama kita bersama teman-teman sepulang sekolah "
Ucap riri sangat santai mendorong keranjang belanja
" Ya... Udah kita beli mangga ini aja dulu, sampai oma inggat dimana pohon mangga yang sudah masak untuk kamu makan " Ucap sang oma sebelum dia kembali bertanya "
" Riri... Kamu... Tidak melakukan yang aneh-anehkan dengan hae joon. "
Ucap sang oma kepada cucu perempuan cantik nya tanpa basa basi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1