
Saat ini dee hyun sudah bisa membuat kesimpulan dari setiap ucap tuan kim dan mengerti kenapa dia mengajak dee hyun masuk kedalam ruangan itu.
Bahkan dee hyun juga sudah mengetahui kenapa tuan kim bertanya tentang riri, bagai mana bila riri ada di posisi saat ini.
" Aku tidak akan pernah membiarkan siapa pun mengambil dan mengusik ketenteraman keluarga ku. "
Ucap dee hyun didalam hati sambil melangkah keluar dari ruangan tempat dia dan tuan kim bercerita.
Dee hyun lansung masuk keruangan hae joon yang saat itu terlihat jung woon masih menatap wajah hae joon yang masih tertidur, pria tampan itu sangat jelas tidak berdaya dengan semua alat-alat medis di tubuh nya.
" Bagai mana keadaan nya ? "
Tanya dee hyun kepada jung woon.
" Seperti nya dia mengalami pertarungan sangat sengit sampai membuat nya seperti ini "
Ucap jung woon menjelaskan keadaan hae joon.
" Masa keritis nya sudah lewat dari dua hari yang lalu, tingal menanti dia terjaga saja. "
Ucap tuan kim yang baru saja masuk kedalam ruangan tempat tiga srigala itu.
" Maksud anda tuan? "
Tanya jung woon kepada tuan kim.
tuan kim yang mendengar putra nya memanggil dia dengan sebutan tuan hanya bisa menahan sakit dihati nya.
Tuan... Aku ayah mu kim jung woon .
Ucap tuan kim didalam hati.
" Saat itu dia ditemukan salah satu anak buah ku, eun hoon berinisiatif membawa nya karena saat itu dia terluka cukup parah dan hampir saja kehilangan nyawa nya bila eun hoon terlambat."
Ucap tuan kim.
" Jadia kalian yang menyelama ?"
Tanya jung woon tampak ragu
" Ehm.. Kerena aku pernah merasakan hal yang sama saat aku tidak berdaya, dan berakhir menjadi ****** peliharaan "
Ucap tuan kim.
Ya seperti itu lah kenyataan nya tuan kim harus menjadi pesuruh yang rela membela tuan nya yang sangat serakah, walau dia tahu perbuatan itu tidak baik, namun dia harus mengukuti keinginan dari tuan lee yang menyelamatkan nyawa nya.
" Kami akan membawa nya pulang "
Ucap jung woon karena dia sangat tahu adik perempuan nya saat ini sedang menanti kabar dari pria yang saat ini masih terbaring lemah.
" Biarkan lah dia disini, aku akan menjaga nya, apa kamu tidak memikirkan perasaan orang yang sedang menahan rindu kepada nya, saat dia tahu orang itu terbaring lemah tidak berdaya. "
Ucap tuan kim, sambil duduk disalah satu sofa yang menghadap lansung ke ranjang kesakitan hae joon
" Tuan kim benar woon, apa kamu tidak memikirkan perasaan riri saat dia menggetahui hae joon saat ini terbaring lemah. "
Ucap dee hyun kepada jung woon.
Dee hyun percaya kepada tuan kim, karena pria itu tidak akan merebut kebagian putri nya, dee hyun bisa melihat bahwa tuan kim saat ini sangat menginginkan riri bersama nya.
Mungkin bila hae joon bukan siapa-siapa riri , tuan kim tidak akan sampai seperti ini merawat hae joon orang yang tidak pernah dia kenal dan bukan siapa-siapa untuk nya.
__ADS_1
" Tapi bagaimana bila terjadi sesuatu dengan nya ? Apa kamu bisa melihat riri terluka ?"
Ucap jung woon
" Riri gadis tangguh, dia pasti akan menerima apa yang sudah di garis kan untuk nya, kamu lupa dia anak ku.
Ucap dee hyun menekankan bahwa riri gadis tangguh dan anak nya.
" Baik lah... Aku setuju namun aku akan disini bersama nya, "
ucap jung woon mengambil keputusan dia ingin menjaga hae joon.
"Baik lah bila itu keinginan mu, aku dengan senang hati untuk menyambut mu di kediaman ku "
Ucap tuan kim sambil tersenyum
Tuan kim bahagia karena dia akan bersama jung woon untuk beberapa saat selama hae joon belum sadarkan diri, tuan kim bahagia akhirnya dia bisa lebih dekat dengan putra sulung nya dan tidak akan lama dia akan bertemu dengan putri bungsu nya.
Disaat tuan kim merasa bahagia mendengar ucapan dari jung woon tiba-tiba saja berdering, siapa lagi kalau bukan riri dia menanyakan keberadaan sang daddy
" Assalamualaikum,, daddy apa malam ini tidak akan makan malam dirumah,kami semua sudah menunggu ?"
Tanya riri karena dia sudah lama tidak makan bersama keluarga nya.
" Walaikumsalam,,, cantik,,, malam ini daddy masih ada perkerjaan penting, makan lah terlebih dahulu "
Ucap dee hyun dengan sangat lembut.
" Baiklah,,, bila seperti itu jangan terlalu lelah dan lupa untuk makan malam. "
Ucap riri
" Iya,,, pasti. "
Ucap riri dengan mengakhiri panggilan nya.
Selama dee hyun berbicara dengan riri tuan kim hanya diam dan berusaha acuh walau ada rasa cemburu saat riri menanyakan dimana dee hyun dan mengingat kan nya untuk makan.
Di saat dee hyun, jung woon dan tuan kim berada di ruangan tempat hae joon terbaring lemah menanti pria tampan itu sadar
🌱🌱🌱🌱🌱🌱
di lain tempat saat ini tuan duck hwan dan jh sedang berada diruang kerja tuan duck mereka sedang menanti perkembangan pencarian hae joon .
" JH apa kamu sudah mulai betah berada disini ? "
Tanya tuan duck hwan kepada putra nya.
" Seperti itu lah yah,,,,"
Ucap JH sedikit mengambang
" Apa nya yang seperti itu ? Apa ada masalah ?"
Tanya tuan duck.
" Hanya masalah biasa...masalah anak muda "
Ucap JH santai.
" Beberapa waktu lalau ibu mu pernah mengatakan kamu akan bersaing mendapat kan putri dari tuan kang ?"
__ADS_1
Ucap tuan duck bertanya
" Iya,,,, seperti itu lah ibu menginginkan memantu seperti anak perempuan tuan kang, ibu berkata dia baik dan penuh kelembutan, apa ayah pernah bertemu dengan nya ?"
Tanya JH kepada sang ayah.
" Ayah belum pernah bertemu hanya mendengar dari orang saja, putri tuan kang gadis cantik dan anggun "
Ucap tuan duck sambil melihat smartphone nya.
"Sangat cocok untuk mu yang memiliki sifat pecicilan "
Ucap tuan duck sambil tersenyum kearah sang putra
" Ayah... Aku ini bukan pecicilan hanya pria tampan mempesona dan berhati lembut "
Ucap JH sambil tersenyum.
" Terserah kamu saja. Dan perlu kamu ketahui, putri sulung dari taun kang bukan lah putri kandungnya namun posisi nya cukup penting di keluarga tersebut. "
Ucap tuan duck
" Jadi dia anak Siapa ? apa mungkin anak di luar nikah ? "
Tanya JH.
" Bukan,,, dia putri angkat dari istri taun kang dan dia sudah dianggap sebagai bagian keluarga kang, bahkan tuan bersar kang menggumkan dia salah satu cucu perempuan nya sebelum dia meningal. "
Ucap tuan duck.
" Oh... Seperti itu,, buat penasaran saja gadis ini, seberapa cantik nya dia mampu membuat hati semua orang tertuju kepada nya. "
Ucap JH.
" Dia sangat cantik,,, dapat memikat semua mata yang memandang nya, kalau tidak salah dia saat ini sudah menjadi dokter "
Ucap tuan duck
" Dokter... Bagai mana mungkin penerus kerajaan bisnis menjadi dokter ?"
Ucap JH
" Ehm.. Seperti itulah kenyataan nya, dia tidak ingin menjadi penerus dari kang dee hyun dia hanya ingin menjadi dokter ."
Jelas tuan duck kepada JH yang saat itu ber o ria sambil melihat smartphone nya, sampai disaat bunyi ketokan dari pintu ruang kerja tuan duck.
Tok... Tok... Tok..
" Masuk "
ucap tuan duck dengan suara sangat tegas
" Tuan saya membawa kabar "
.
.
.
.
__ADS_1
.