Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
ryung 43


__ADS_3

Dia di telantarkan oleh keluarga nya


Saat lita mendengar perkataan ryung membuat langkah kaki nya terhenti


" dia hanya bayi yang terlahir akibat kesalahan, tetapi dia tidak salah, ibu nya masuk penjara akibat menyerang ayah nya saat meminta pertangung jawaban "


Ucap ryung


" penjara ?"


Ucap lita dengan lirih


" ya penjara "


Ucap ryung menyakinkan lita


" bahkan dia harus terlahir sebelum waktu nya "


Lita yang mendengar perkataan ryung segera mungkin berjalan menuju ryung dan menatap bayi tampan itu


" malang sekali nasip mu sayang"


Ucap lita sembari mengelus kepala bayi mungilnan tampan


" hari ini dia hampir saja kehilangan nyawa nya akibat perbuatan bodoh sang ibu, yang ingin mengajak bayi ini terjun dari balkon panti asuhan tempat nenek dan halmeoni "


Ucap ryung memberi penjelasan kepada lita apa yang sudah terjadi hari ini.


" ku harap kamu bisa menjaga nya seperti menjaga yuri "


Ucap ryung sembari mengelus kepala bayi laki - laki yang di peluk oleh lita


" aku tidak janji bisa selalu menjaga dia, kamu tahu aku masih harus menyelesaikan tugas akhir ku "


Ucap lita kepada ryung


" ya aku tahu, tapi setidak nya kamu bisa meluangkan waktu untuk nya "


Ucap ryung


" harus nya aku yang berkata seperti itu, kamu yang harus meluangkan waktu untuk anak - anak mu, kamu selalu berkerja, ingat uang bukan segalanya, anak dibesarkan juga dengan kasih sayang orang tua bukan hanya uang saja "


Ucap lita memukul perasaan ryung yang selama ini selalu sibuk akan perkerjaan dan sangat jarang meluangkan waktu bersama yuri


" kali ini kamu di beri kesempatan lagi untuk merasakan bagaimana rasa nya menjadi ayah yang melihat putra dan putri nya tumbuh menjadi sosok wanita cantik dan pria tampan "

__ADS_1


Ucap lita


" akan aku coba "


Ucap ryung dengan suara lembut sembari berdiri di samping lita membuat wajah mereka berdua saling beradu pandang seketika membuat jantung lita berdebar kencang melihat paras rupawan ryung.


" waduh.... gawat kenapa jantung ku terus berdebar saat menatap wajah nya ?"


Guman lita sembari menarik napas panjang dan berlalu pergi menuju sofa yang ada di kamar baby


" siapa nama nya ?"


Ucap lita bertanya kepada ryung yang saat itu masih berdiri


" belum terfikir oleh ku "


Ucap ryung dengan santai


" bagaimana kamu ini, ingin Mengadopsi anak tapi belum memiliki nama yang bagus untuk nya "


Ucap lita


" kamu saja yang memberinya nama !"


Ucap ryung kembali mendekati lita yang sedang duduk di sofa


Ucap lita


" kamu berhak, kamu ibu nya yuri, jadi dia juga anak mu karena dia adik sah yuri "


Ucap ryung dengan bangga


Lita yang mendengar ucapan ryung sontak saja langsung kaget dan kembali menatap ryung dengan tatapan tajam


' pria gila aku ini masih perawan ting -ting, sama sekali belum berpengalaman soal anak apa lagi buat anak ' Gerutu lita didalam hati


Ryung yang melihat expresi lita seketika berbisik.


" apa kamu mau memberi yuri adik yang lahir dari rahim mu ?"


Ucap ryung mengoda lita membuat pipi lita seketika memerah bagaikan kepiting rebus


" kyaaaa....., dasar kau pria tua mesum, suka sekali mengoda ku "


Ucap lita dengan kesal berteriak di teliga ryung yang masih menempel di samping wajah nya

__ADS_1


Membuat baby boy itu terjaga karena kaget mendengar teriakan lita sedang kan ryung dia teryawa bahagia melihat expresi lita dengan wajah merah nya


" aku tidak keberatan kalau kamu memberi yuri adik yang lahir dari rahim mu "


Ucap ryung kembali mengoda lita


" tuan ryung yang terhormat, saya di sini hanya berkerja sebagai baby sister dan istri kontrak mu, bukan sebagai robot penghasil anak untuk mu "


Ucap lita dengan kesal dan pergi bersama baby boy yang menangis karena ulah mereka berdua, sedangkan ryung tersenyum puas dan berlalu pergi menuju kamar mandi


' gila dia pikir aku wanita apaan, gini - gini aku masih ting - ting, walau pernikahan ini sah aku tidak sudi memberi nya kepada mu '


Ucap lita dengan kesal sembari mencoba mendiamkan baby boy, tetapi bayi tampan itu sama sekali tidak ingin diam dan menangis sekencang - kencang nya seakan dia tahu orang yan sedang mengendong nya dalam keadaan hati yang kesal.


' sayang kenapa kamu menangis terus , diam dong nanti kamu bisa sakit loh tengorokan nya '


Ucap lita mencoba mendiamkan baby tampan dan terlihat wajah lita sedikit panik melihat bayi itu belum ingin berhenti menangis


" kenapa dia ?"


Ucap ryung yang sudah rapi memakai piama tidur


" entahlah, dia menangis sejak tadi "


Ucap lita membelakangi ryung dan ryung dengan sigap berdiri di delakang lita sembari mengelus kepala bayi tampan dan memegang pinggang lita yang ramping


" sayang tidur lah sudah malam, kamu, mommy dan daddy juga harus beristirahat besok pagi kamu akan bertemu dengan kakak mu "


Ucap ryung dengan sangat lembut sembari mengelus pucuk kepala baby, jemari panjang ryung mengelus dahi hingga rambut halus di kepala bayi yang sangat tampan itu .


Benar saja, apa yang di lakukan ryung terhadap baby boy berhasil bayi tampan itu tertidur dengan sangat lelap di dekapan lita


" dia tertidur "


Ucap ryung dengan sangat lembut berbisik di telingga lita


'' ya dia sudah sangat lelah "


Ucap lita


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2