Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


Perdebatan kecil dipagi hari adalah hal yang disukai dee hyun karena dia dapat melihat bagai mana istri cantik nya itu menjadi emosional hanya karena hal kecil sepeti saat tadi zahra mengamuk dengan nya karena meminta riri meingalkan dunia kedokteran yang menyita waktu putri sulung nya itu selalu berada di rumah sakit sampai-sampai tidak ada waktu untuk berkumpul bersama seperti saat tadi


Hari ini dee hyun memutuskan untuk pergi kekantor sedikit siang karena dia ada janji dengan seseorang yang harus dia temui sedang kan riri dia sudah pergi meninggalkan mansion kang dee hyun sedari tadi dengan drama dari suzi dan ryung yang ingin ikut pergi bersama riri.


Walau riri saat ini sudah sibuk menjadi dokter magang tetap saja dia memiliki waktu untuk kedua adik nya, terkadang suzi lah yang menjadi ratu drama di pagi hari tidak ingin melepas kakak kesayangan nya pergi kerumah sakit


" Eonni apa akan pergi ke rumah sakit lagi ?"


Tanya suzi dengan wajah imut nya.


" Iya sayang saat ini eonni harus pergi karena mereka semua membutuhkan pertolongan ku. "


Jawab riri memberikan penjelasan kepada adik cantik nya


" Apa eonni bahagia menolang mereka ?"


Ucap suzi


" Tentu ada kebahagiaan tersendiri yang ku rasa saat dapat menolong mereka,


Zi apa kamu tidak ingin menjadi dokter seperti ku ?"


Ucap riri


" Tidak eonni, zi tidak ingin zi takut bila tidak dapat menolong mereka. "


Ucap suzi


"Baik lah bila begitu,,, eonni sudah siap akan pergi ke rumah sakit kamu jaga mommy dan ryung ya. "


Ucap riri sambil mengajak adik nya keluar dari kamar


" Tidak boleh, eonni tidak boleh pergi "


ucap zi dengan tangisan nya gadis kecil itu memulai drama nya lagi setiap riri ingin berangkat kerumah sakit.


" Loh... Kenapa menangis ? Tadi kamu baik-baik saja ada apa ?"


Tanya zahra kepada anak kedua nya itu.


Yang sudah di ketahui zahra putri kedua nya itu sedang merajuk tidak inggin di tinggal oleh riri dan drama ini sudah sangat sering di lihat oleh zahra mengingat riri dan suzi sangat dekat bahkan suzi dahulu sering bersama riri saat di indonesia sewaktu zahra masih berkerja.


" Zi tidak ingin eonni pergi ke rumah sakit karena, dia pasti akan lama kembali nya "


Ucap suzi dengan wajah berlinang air mata memberi penjelasan kepada mommy dan daddy nya.


" Zi sudah lah jangan membuat eonni mu, terlambat dia sudah harus pergi "


Ucap dee hyun kepada putri kecil nya.

__ADS_1


" Daddy eonni tidak boleh pergi, bila dia pergi pulang nya akan lama dan sekali pulang dia hanya sebentar di rumah "


Ucap suzi memberi penjelasan kepada sang daddy.


" Iya tapi kan eonni mu harus melasakan tugas nya, sabar lah gadis cantik nanti sepulang kerja daddy janji membawakan boneka besar untuk mu. "


Ucap dee hyun memberi bujukan kepada suzi


" Baik lah apa daddy janji ?"


Ucap suzi dengan wajah masih berair mata


" Tentu apa daddy pernah ingkar janji ?"


Ucap dee hyun memberi pengertian kepada putri nya.


" Ok bila seperti itu,,, seperti ii harus pergi karena sudah terlambat "


Ucap riri kepada semua orang di rumah. Dan menaylimi kedua tangan orang tua nya


Tanpa riri ketahui saat riri menunduk untuk mencium tangan mommy nya sang daddy melihat tanda peningalan hae joon yang tidak di ketahui riri ada di pundak belakang nya,membuat daddy posesif itu mengepal tanya nya tanpa sadar.


' Tupai jelek apa yang kamu kakukan kepada putri ku '


Ucap dee hyun di dalam hati dan memperlihatkan senyum kecil yang cukup misterius.


🌱🌱🌱🌱


Hari ini riri bertugas pergi kesebuh sekolah untuk memeriksa kesehatan siswa dan siswi di sekolahan yang terletak ajak jauh dari kota.


Sedang kan hae joon dia berada di kantor dia memilih berkerja di kantor nya dari pada menjadi dokter di rumah sakit saat riri tidak berada di rumah sakit dia berharap bisa melupakan riri sesat dan fokus dengan pekerjaan nya.


Saat asik berkerja tiba-tiba saja pintu ruanggan hae joon di buka sedikit paksa dengan pria tampan yang bertubuh tegap seperti nya, siapa dia ?


Siapa lagi kalau bukan hot daddy itu julukan pria tampan yang saat ini sedang berada di kantor hae joon.


Hae joon yang melihat kedatangan pria itu pun sudah tahu maksud kedatangan nya dan dengan santai menyambut calon ayah mertua dengan senyuman


" Hai... Tupai jelek apa yang kamu lakukan dengan putri ku ?"


Ucap dee hyun sambil berjalan menuju meja kerja hae joon.


" Apa yang kamu tanya kan hyeong ?"


Ucap hae joon seperti orang tidak tahu apa-apa


" Dasar tupai jelek kamu mencoba menyembunyikan sesuatu dari ku ?"


Ucap dee hyun sambil memukul punda hae joon


Hae joon yang mendapat pertanyaan dari dee hyun hanya bisa tersenyum dia sudah tahu betul pria tampan yang saat ini memandangi nya yang menyandang gelar hot daddy sudah mengetahui bahwa dia hampir memakan putri cantik nya.

__ADS_1


" Berhentilah bersiakap bodoh anak manja, kamu sudah dewasa bukan anak abg lagi "


Ucap dee hyun pergi duduk di salah satu sofa yang berada di ruangan hae joon.


" Jadi kamu melihat nya ?"


Tanya hae joon kepada dee hyun


" Apa kamu fikir aku buta ?"


Ucap dee hyun sambil melihat kearah hae joon meminta penjelasan kepada nya.


" Kami tidak melakukan nya hanya sebatas itu saja, "


Ucap hae joon dengan seringai nya


" Apa kamu fikir aku percaya ?"


Tanya dee hyun


" Kamu harus percaya karena aku tidak pernah merusak masa depan anak gadis orang, aku sama seperti mu bermain dengan wanita sepantas nya tidak ingin merusak yang masih segelan walau itu katanya nikmat !"


Jelas hae joon kepada dee hyun yang saat ini sedang memperhatikan wajah nya.


" Pintar sekali kamu berkata ? Siapa yang mengajari mu ?"


Tanya dee hyun


" Dia sudah bertobat dan memiliki keluarga bahagia, dia bertobat karena merasakan itu bersama gadis yang belum pernah dia rasakan dan itu pengalaman pertama untuk mereka berdua !"


Ucap hae joon sambil tersenyum melihat kearah dee hyun


Membuat dee hyun melempar bantal kecil yang ada di sofa sebelah dee hyun.


" Sudah dewasa rupa nya kamu,,,, ?"


Ucap dee hyun sambil memberi senyuman nya kepada hae joon yang mengingatkan dia kepada zaman dia menggila mencari keberadaan zahra membuat dia puasa lama tidak bisa bersama gadis mana pun untuk melepas hasrat nya sebagai pria normal


" Tentu usiaku saat ini hampir 28 tahun tapi putri cantik mu belum mau ku ajak menikah "


Ucap hae joon belak-belakan kepada dee hyun dia ingin riri menjadi istri nya.


" Mungikin dia menunggu waktu yang tepat !"


Ucap dee hyun memberi sangat kepada hae joon yang terlihat lesu


" Aku harap bergitu, karena aku tidak mampu melihat dia bersama pria lain "


Ucap hae joon yang mengakui dia cemburu di hadapan calon mertua.


jangan lupa like ya sama beri bintang dan jadi novel favorit kalian terimakasih semua.

__ADS_1


__ADS_2