
Kehangatan keluarga kang terusik disaat mendapat kabar kecelakaan menantu pertama Grup Kang yang mana bernama Lee haa na anak perempuan satu-satu nya dari tuan lee dari Grup lee
semua keluarga kang pergi menuju rumah sakit tempat lee haa na dirawat kecuali riri dan suzi di rumah bersama jung woon, berita kecelakaan lee haa na di simpan rapat-rapat dari media masa karena menyangkut lee haa na mengalami kecelakaan dalam pengaruh alcohol, setelah di selidiki semua kecelakaan lee haa na murni kecelakaan tunggal karena pengaruh alcohol yang diminumnya.
kang in jung yang mendengar berita kecelakaan lee haa na lansung pulang dari perjalanan bisnis nya, bagai mana pun lee haa na tetap istri nya, yang selama dua tahun lebih ini menemani nya dan memenuhi tugasnya sebagai istri walau in jung tidak pernah menganggap nya sebagai istri dia masih memiliki hati nurani, bagaiman pun lee haa na pernah menjadi teman baiknya sewaktu sekolah dulu,
"Ayah ibu bagaimana keadaan nya?"
Ucap in jung yang baru saja tiba
"Dia sekarang sedang koma nak, dia mengalami kecelakan tunggal menghindari pejalan kaki, saat merima telefon dari seketaris nya. Dia menyetir dalam keadaan mabuk."
Jelas sang ayah tuan kang
__ADS_1
"Astaga apa yang dia perbuat sampai jadi seperti ini."
Ucap in jung
" Ini semua karena kamu in jung, anak ku depresi karena kamu selalu memikirkan wanita sialan itu yang sudah jelas-jelas sudah tewas kecelakaan, mobil nya masuk jurang dan terbakar dan pastinya dia sudah mati "
Jawab tuan lee yang menahan kesal saat melihat in jung yang selama ini tidak pernah memperhatikan putrinya yang masih memikirkan sairen
"Maaf tuan lee seharus nya anda tahu bahwa pernikahan kami untuk keutungan perusahaan kedua belah pihak, apa anda lupa "
" Kau pria yang tidak bertanggung jawab in jung."
Ucap tuan lee
" Maaf tuan lee seharus nya anda tahu, putri mu lah perempuan yang merebut suami orang, perempuan yang anda hina adalah peremuan paling baik yang pernah hadir di hidupku dia istri ku "
Ucap in jung membela sang istri yang sudah meninggal satu tahun lalu.
__ADS_1
" Sudah-sudah janggan ribut ini rumah sakit kita doa kan haa na cepat seuman
Semoga dia tidak apa-apa. "
Ucap tuan kang yang melerai putra pertamanya dan tuan lee besan sekaligus rekan bisnis nya.
Zahra hanya bisa diam disaat dua pria beda usia itu bertengkar saling berdebat membela wanita belahan hidup mereka masing-masing, zahra hanya bisa meremas tanggan suaminya saat mendengar perkataan dari tuan lee yang mengatakan kecelakaan sairen seakan-akan dia tahu dan dia melihat kejadian itu.
dee hyun yang melihat muka panik sang istri lansung memeluk zahra mencoba menenangkan sang istri bahkan dia mengelus perut zahra dia takut zahra akan mengalami kontraksi seperti beberapa malam lalu,
dan denggan cepat dee hyun meminta izin untuk pamit pulang deluan mengginat sudah sangat larut malam dan keadaan zahra juga baru sehat.
Untung saja semua orang tidak memperhatikan wajah zahra yang sangat shok saat mendengar perkata tuan lee yang berdebat denggan in jung,
dee hyun tahu betul saat ini istri nya sedang memilih pikiran sanggat jauh, yang mana dari rumah sakit sampai saat mereka berdua sudah berada di tempat tidur zahra masih tetap diam
" Sayang apa ada yang ingin kamu samaikan kepada ku ?"
__ADS_1