
Tiga jam berlalu dari kedatangan hae joon dee hyun dan zahra memutuskan untuk mebawa suzi dan baby ryung pergi jalan-jalan bersama namun tidak denggan riri dia masih asik berdiam diri di dalam kamar nya.
Daddy posesif itu meberikan waktu hae joon untuk lebih dekat dengan putri nya, dee hyun berharap hae joon bisa menggungkap kan apa yang sedang dia rasakan untuk riri , dee hyun tidak ingin putri memiliki harapan semu dan berpindah hati kepada pria tampan lain nya, dee hyun juga tidak bisa memaksakan kehendak nya kapada riri untuk memelih hae joon .
Karena yang akan menjalani kehidupan kedepan nya riri, dee hyun ingin putri nya hidup bahagia bersama pria pilihan hati nya, bukan karena pilihan mereka.
" joon aku titip putri ku, jangan sampai kamu membuat nya terluka !"
Ucap dee hyun sembari berjalan menuju mobil nya,
"Tentu aku akan menjaga nya, tanpa kamu suruh "
Ucap hae joon dengan wajah bahagia nya.
" Sayang apa kamu sekarang telah memberi lampu hijau untuk hae joon mendekati putri kita ?"
ucap zahra bertanya kepada sang suami yang saat ini dalam perjalan menuju pelabuhan merscusuar.
" seperti nya begitu ! tapi tidak 100% aku belum begitu yakin, karena tupai jelek itu masih belum mengungkapkan perasaan nya terhadap putri ku"
jawab Dee hyun
" dydy siapa tupai jelek... "
tanya suzi kepada sang ayah
Hahahahaha...
gelak tawa zahra terdenggar saat suzi bertanya siapa tupai jelek, sedang kan dee hyun hanya menyatukan alis nya karena binggung cara menjawab pertanyan anak nya.
" foto daddy Dee hyun di pantai menikmati senja bersama mommy zahra "
" foto nunna Zi cantik "
💖💖💖💖💗
Setelah kepergian dee hyun dan zahra, hae joon memutus kan untuk bersantai di gazebo yang berada di taman belakang villa dee hyun sembari membawa laptop memeriksa laporan perkerjaan nya.
Sedang kan riri yang sedari tadi bersembunyi di kamar rupa nya kembali tertidur, riri lelah menati samchon tampan itu pergi dari rumah nya.
Riri sebenar nya rindu ingin bertemu namun dia takut, ketahwan sang daddy bahwa dia menyimpan perasan untuk hae joon, riri takut daddy nya akan marah dan dia tidak dapat bertemu lagi dengan hae joon.
Sudan tiga bulan terakhi riri sering mendapat perhatian lebih dari para pria tampan di kampus nya, terlebih lagi jeoun woo bin yang baru dua minggu ini sangat sering menghubungi riri lewat medsos bahkan di kampus sudah ada gosip tentang mereka berdua sedang menjalin hubungga.
__ADS_1
Dret.... Dret... Dret...
Bunyi smartphone riri minta diangkat dan dengan malas dia mengankat nya
" Hello iya ada apa soo hee? "
Tanya riri kepada sahabat nya.
"Kyaaaa.... Kamu dimana ? Kenapa sangat susah menghubungi mu ?"
Ucap soo hee kembali bertanya dengan suara sedikit triak .
"Kamu seperti tidak mengerti saja, bila aku sedang di rumah dan bersama keluarga ku, aku akan melupakan smartphone ku ada dimana. "
Ucap riri memberi penjelasa kepada sahabat nya.
" Apa kamu sudah melihat kabat terbaru ? Kamu saat ini dikabar kan telah menjalin hubungan bersama woo bin sunbae, foto kalian tersebar di grup kampus disaat kalian berdua berada di kafe. "
Ucap soo hee memberi kabar kepada riri.
" Ah...itu aku hanya tidak sengaja bertemu, membeli cake untuk adik cantik ku. Kebetulan dia juga disana membeli pesanan ibu nya. "
Ucap riri menjelas kan hal yang sebenar nya.
Riri yang tadi nya bersembunyi akhir nya keluar dari tempat persembunyian nya, berjalan santai melangkah kan kaki nya ke dapur untuk mengambil minuman dingin sambil mendengar semua perkatan sahabat nya, Yang menjelas kan semua komentar warga kampus dan setelah selesai menjelas kan semua komentar soo hee kembali bertanya apa betul riri tidak memiliki hubungga dengan woo bin.
" Apa kamu yakin tidak memiliki hubungga dengan woo bin sunbae ? Dan bagai mana hubungan imo dan Samchon apa Kalina masih berhubungan ?"
"Ya aku tidak memiliki hubungga apa pun dengan nya kami hanya berteman "
jawab riri dengan semangat memberi tahu dia tidak memiliki hubungga dengan sunbae itu atau lebih tepat woo bin
"masalah Samchon ...."
Ucapan riri terhenti disaat pinggul nya dirangkul hae joon dari belakang, hae joon merangkul riri sambil meletakan kepala nya di tengkuk leher riri sambil mendengar pertanyan soo hee.
"Apa kalian berdua putus ? "
Tanya soo hee dengan penuh penekanan karena riri berhenti berbica
" Kami baik-baik saja dan saat ini kami sedang berlibur bersama, untuk menentukan tanggal pernikahan kami "
Jawab hae joon dengan santai memberi tahu soo hee bahwa saat ini samchon dan imo sedang menghabis kan waktu bersama.
"OMG ... Apa Kah Iya kalian akan menikah ?"
Triak soo hee dengan antusias.
" Ya tunggu saja undangan pesta pernikan kami, dan maaf saat ini kami harus melanjutkan pertemuan keluarga kami."
__ADS_1
Ucap hae joon membuat soo hee semakin penasaran.
"Baik lah samchon dan imo aku berharap kalian tidak membohongi ku, "
Ucap soo hee.
" Tentu kami akan mengirim foto kami berdua berlibur bersama. "
Ucap hae joon.
"OK... Kalau seperti itu semoga hubungga kalina lancar sampai hari pernikahan. "
Ucap soo hee dan segera mengakhiri telfon nya.
" Samchon apa yang kamu lakukan ? Bagaimana bisa mebuat pernyata Ini, pasti nanti dia akan sangat ribut saat bertemu ku. "
Ucap riri meminta penjelasan kepada hae joon dan yang pasti nya mencoba melepaskan pelukan hae joon.
"Apa yang ku kata kan itu memeng benar. Aku telah melamar mu tadi. "
Ucap santai hae joon
"Apa.... ...Apa samchon yakin ? Usia ku dan kamu berbeda jatuh, bagai mana bisa Samchon jatuh hati dengan ku? "
Tanya riri.
" Aku tidak tahu ! yang pasti nya, aku selalu memikir kan mu dan bila bertemu dengan mu aku tidak sanggup untuk....
Jelas hae joon kepada riri sambil memutar tubuh riri sehingga wajah mereka bertemu membuat perkatan hae joon terhenti melihat bibir seksi riri.
" Untuk apa samchon kenapa ?"
Tanya riri dengan binggung.
" Karena aku tidak tahan untuk... "
Cuup
Hae joon ******* lembut bibir riri yang begitu mengoda iman nya, itu lah alasan kenapa dia tidak inggin bertemu riri dia tidak tahan untuk ******* bibir riri yang terlihat sangat manis di mata nya,
Riri yang merasakan bibir nya di ***** sangat lembut terbawa sesuana Dan membalas lumatan dari hae joon, hae joon yang mendapat balasan pun menarik tengkuk leher riri dan merangkul pinggang riri untuk memperdalam ciuman mereka.
Pautan lembut mereka akhir nya berhenti disaat mereka berdua kehabisan nafas,
" penampilan sederhana riri saat dirumah membuat hae joon tidak pernah bosan melihat nya dan selalu merindukan riri yang cantik sempura tanpa mekup sedikit pun "
__ADS_1
" ini wajah samchon tampan/ dokter tampan song hae joon melihat riri berpenampilan seksi, yang dalam batas wajar untuk para gadis di korea memakai celana pendek dan kaos kebesaran, tapi itu sangat seksi Di mata hae joon karena samchon tidak pernah melihat riri memperlihat kan kulit mulus nya 😆😆😆😆"