Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Kini riri dan samchon sudah Meninggalka kampus, tanpa mereka berdua ketahui ada dua pasang mata memandang kedekatan antara riri dan hae joon, dan diam-diam rupanya mobil mereka berdua di ikuti,


Setelah 30 menit akhir nya riri dan samchon sampai di restoran yang dituju,


"kenapa diam ayo turun kita makan "


hae joon mengajak riri turun


Riri masih duduk diam di samping hae joon, saat ini riri sangat takut bila nanti dia akan ketawan denggan fans samchon tampan bisa geger nanti kampus mereka, Karena kedekatan riri dan samchon.


"riri kenapa masih diam ayo "


"Samchon,,, apa kita harus makan disini ?"


Tanya riri dengan menunjukan wajah gelisah


" Iya apa ada masalah ?"


" Saya hanya takut nanti kita akan menimbul kan gosip dan akan berimbas besar di kampus "


Ucap riri kepada hae joon dengan wajah memelas " kita makan di rumah saja biar saya yang masak bagai mana? "


"Gak usah pikir kan mereka semua itu urusan belakangan, yang penting kita makan dulu kamu kan sudah bilang tadi kamu lelah "


Ucap hae joon kepada riri, hae joon tahu betul bahwa riri tidak inggin membuat masalah lagi hae joon yang tahu akan kepanikan riri pun mencoba menenang kan riri


" Tapi samchon... "


"Gak ada tapi-tapian ayo cepat saya sudah sangat lapar "


Ucap hae joon pun menekan kan keinginan nya kepada riri dan kembali mengenakan topi dan masker nya


Riri tidak bisa berbuat apa-apa dia pun akhir nya mengikuti keinginan hae joon, dan untung nya Samchon tampan itu kembali mengenakan topi dan masker membuat riri sedikit tenang bersama hae joon. setidak nya mereka yang melihat tidak dapat mengetahui wajah samchon tampan secara lansung.


Sesampai nya didalam mereka lansung menuju ke meja yang sudah hae joon pesan sebelum nya dan tidak perlu lama pesana mereka datang.


Yang dipesan hae joon adalah Steak karena samchon tahu betul bahwa riri sangat suka makan yang berbahan olahan dari daging tentunya daging sapi yang halal untuk riri.


"Ayo makan nanti dingin tidak enak "


Ucap hae joon, riri masih diam memandagi steak yang sudah ada di hadapan nya .


" Samchon apa ini dari ...?"

__ADS_1


" Tenang saja saya tahu maksud mu, makan lah karena saya tidak inggin nanti kamu sakit dan daddy mu berfikiran anak nya tidak saya beri makan "


" Tidak di beri makan memangnya saya kucing peliharaan "


Protes riri kesamchon


" Ya sudah ayo cepat "


Riri dan samchon pun lansung menyantap makanan yang sudah tersaji


ckrek



(wajah riri di foto saat sedang menikmati makanan nya)


Samchon memfoto riri yang sedang makan itu semua karena saat ini zahra sedang menanyakan mereka berdua sedang di mana kenapa belum sampai dirumah.


" Kyaaa kenapa samchon memfoto ku? "


Protes riri


" Itu semua karena ini " hae joon melihat kan chat dari zahra dan Dee hyun ke riri " mereka takut bila saya membawa anak gadis nya kabur"


" Mommy dan daddy bukan takut tapi mereka khawatir, Karena saya tidak pernah pulang lama atau meminta mereka menjemput saya seperti hari ini , kalau bukan Karena hal mendesak. "


" Memang nya apa yang membuat mu meminta di jemput hari ini "


Hae joon bertanya kepada riri sambil menopang lenggan kokoh nya di dagu



" em......" riri berdiam sebentar mencari alasan yang tepat "Tidak ada sih aku hanya merasa lelah dan inggin pulang di jemput saja "


Ucap riri berkilah membohongi samchon berharap pria itu percaya dengan perkatan nya.


"Apa benar ?"


" Ya itu memang benar kan tadi saya bilang ke samchon kalau saya lelah tidak inggin ikut samchon ke rumah Sakit. "


Jelas riri dengan santai mencoba menyembunyi kan hal yang sebenar nya.


"Baik lah,,, cepat lanjutkan makan nya, kita akan lansung pulang nanti daddy posesif itu Murka dan berubah menjadi monster menyeramkan "

__ADS_1


Ucap hae joon ke riri


" Monster,,,,, samchon menjuluki daddy ku monster "


Ucap riri dengan wajah tersenyum


" Iya Dia monster yang sangat berbahaya di muka bumi ini, apa kamu tidak pernah meliahat nya mengamuk ? Dan saat kemarin apa dia tidak memperlihat kan wajah seram nya ?"


"Tidak,,," riri mengelengkan kepalanya "saya tidak melihat nya dia terlihat dingin saja kepada mereka semua dan itu hal bisa untuk saya "


Ucap riri santai menjelas kan bagai mana daddy nya beberapa waktu lalu. Bagai mana dia melihat muka garang sang daddy, riri saja hanya menundukan wajah dan kepalanya Dia menyem bunyikan wajah nya yang terluka saat itu.


"Oh... Seperti itu, berati kamu belum melihat daddy mu menjadi monster, akan tiba saat nya nanti kamu melihat Dia berubah menjadi monster "


Ucap hae joon sambil tersenyum dengan masih menopang tanggan nya di dagu.


" Samchon dari tadi kamu membicara kan daddy ku monster nanti akan ku sampai kan kedia loh. "


" sampai kan saja, Karena aku sering menghadapi nya dan dia akan tahluk dengan melihat wajah ku yang tampan ini "


Huk... Huk.. Huk ..


Riri tersedak saat mendengar perkatan samchon yang memuji wajah tampan nya sendiri, memang benar sih samchon itu tampan tapi kenapa harus membangakan diri nya sendiri di hadapan riri membuat riri gagal fokus dan teredak .


" Hai gadis jelek,,, hati-hati kalau makan, jadi nya kamu tersedak "


Ucap hae joon panik dan membantu meredah kan riri dari kesedakan nya.


" Huup... Abis nya Samchon narsis sekali memuji diri sendiri "


Ucap riri dengan wajah merah .


" Saya kan bicara kenyatan, "


"Ya.. Ya.. Ya.. Saya tahu itu, tapi jangan memuji diri sendiri dong dihadap saya"


Jawab riri dengan protes nya kepada hae joon.


" abis nya kamu tidak mau memuji wajah tampan saya. "


ucap hae joon membuat muka riri semakin merona dan tertunduk malu


" samchon bisa kah berhenti narsis "

__ADS_1


ucap riri dengan menyembunyikan wajah nya.


" oke baik lah "


__ADS_2