
"Hai...ada apa ini ?"
Ucap pria yang baru saja datang, melerai perdebatan riri dan Jung woon, riri yang melihat lansung tersenyum dan menghambur kedalam pelukan salah satu orang itu, bagai mana tidak dia sangat merindukan mereka sudah 5 bulan terakhir dia tidak bertemu.
" Papa ,,,mama ,,, "
Sapa riri dengan wajah tersenyum dan mencium kedua tanggan mereka dan memeluk wanita cantik yang dia pangil mama melepas rindu mereka,siapa lagi dia adalah Sairen.
" Hai gadis cantik kenapa kamu berdebat dengan pria datar itu ?"
Ucap in jung sambil melihat riri yang masih memeluk sairen
" oppa tidak inggin ikut masuk bersama ku, dia lebih memilih kerja padahal suzi ingin bertemu dengan nya. !"
Jelas riri kepada in jung.
" Apa itu benar ? "
Tanya in Jung kepada Jung woon.
" Hem... Aku tidak ingin menggagu waktu mereka. "
Jawab jung woon.
" Baik lah, kalau seperti itu ayo sekarang kita semua masuk, "
Ucap in Jung.
" Tapi aku.., "
Ucap Jung woon
" Tidak ada kata membantah, ayo kita masuk, apa kamu tidak rindu berkumbul bersama, ?"
Ucap in jung sambil menepuk punggung Jung woon dua pria tampan itu berjalan di belakang sairen dan riri.
Disaat pintu ruangan Dee hyun terbuka Kalian bisa bagayangi expresi suzi dengan wajah imut yang sangat kegirangan melihat kedatangan empat orang yang dia nanti,
Teriakan sangat kencang terdenggar dari suara suzi membuat kaget mommy dan daddy nya. Suzi teriak kegirangan memangil in Jung dan sairen dengan sebutan papa dan mama sama seperti riri.
( wajah suzi yang merajuk akibat Jung woon tidak pernah mengajak nya bermain)
Dan disaat melihat wajah jung woon dia lansung merubah raut wajahnya dengan cepat memanyunkan bibir mungil nya kedepan, membuat semua orang yang melihat tidak tahan menahan tawa mereka atas kelakuan suzi yang ngambek dengan jung woon.
" Hai gadis cantik apa kabar mu ?"
Sapa Jung woon kepada suzi
__ADS_1
Sedangkan suzi masih asik memeluk sang papa tidak memperdukikan Jung woon , gadis kecil itu memberi tahu bahwa dia sangat marah dengan jung woon yang sudah lama tidak menjumpai nya, Jung woon yang sangat tahu maksud dari gadis kecil itu pun kembali membuka suara.
" Apa kamu marah dengan ku, baik lah kalau begitu maaf kan aku putri cantik !"
Ucap Jung woon sambil mencium tanggan suzi yang masih berada di pelukan sang papa.
" No... " Suzi meminta diturunkan dari pelukan in Jung "Zi tidak mau maafin samchon Karena sudah lama tidak mengajak Zi bermain !"
Ucap suzi dengan masih memanyun kan bibir nya
" Apa separah itu kesalahan ku ? maaf tuan putri Karena pangeran tampan ini sangat sibuk !"
Ucap Jung woon meminta maaf dan berlutut di hadapan suzi yang kini sudah turun dari pelukan sang papa. Seakan Jung woon berlutut kepada seorang gadis meminta untuk menikah dengan nya.
" Baik lah, asal kan samchon berjanji untuk menemani ku bermain !"
ucap Suzi dengan wajah tersenyum .
gadis kecil itu sangat mudah merubah mut dan expresi wajah nya, dia sangat patut menyandang anak dari kang dee hyun yang terkenal dapat merubah wajah nya dalam sekejap
" hahahe... . Baik lah tuan putri !"
ucap Jung woon sambil mengendong suzi
Membuat semua orang tertawa karena melihat tingkah lucu gadis cantik yang berusia 4 tahun itu.
" Samchon kamu yang terbaik !"
Disaat semua orang tertawa melihat tingkah lucu suzi, sairen merasa sangat sedih entah kenapa hati nya selalu perih disaat melihat wajah cantik suzi, seakan ada banyak jarum menusuk hati nya,
Sairen selalu merasa bersalah saat melihat wajah suzi, dan rasa sakit yang ada di hati sairen akan menghilang di saat suzi memangil nya mama dan memeluk diri nya, sairen pun selalu merasa berat hati saat akan berpisah dari gadis kecil itu.
" Mama kenapa mama menangis ?"
Tanya suzi kepada sairen yang mana dia masih berada di pelukan jung woon,
Zi melihat sairen meneteskan air mata nya. Dan semua orang yang berada di ruangan itu pun beralih melihat ke wajah sairen
" Tidak apa-apa sayang ! Mata mama kemasukan debu "
Ucap sairen sambil memperlihat kan senyuman nya kepada semua orang.
"Apa mama mau Zi peluk ? Karena kata mommy pelukan dapat membuat orang hangat dan nyaman seperti saat Zi menagis mommy dan daddy selalu memeluk Zi ." ucap Zi bertanya kepada sairen dan kembali bertanya kepada mommy dan daddy nya
" iya kan mommy daddy"
Dee hyun dan zahra hanya tersenyum mendengar perkatan putri kecil mereka yang baru berusia empat tahun sudah sangat pintar berbicara, dan disisi lain zahra dan Dee hyun sangat tahu bahwa sairen menagis karena dia merasa ada sesuatu yang salah di hati nya.
"Hai gadis kecil apa kamu lupa bila eonni mu ini juga selalu memeluk mu disaat menangis ?"
__ADS_1
Ucap riri sambil memanyunkan bibir nya.
Seakan dia merasa tidak di anggap oleh suzi.
" Ya eonni selalu memeluk Zi, tapi sekarang samchon hae joon lah yang sering memeluk Zi dan eonni selalu di peluk nya "
Ucap Suzi sangat lancar menjawab pertanyan kakak nya,
Semua orang yang berada di ruangan kantor Dee hyun sukses tertawa karena mendengar penjelasan gadis kecil itu dan tambah tertawa bahagia melihat wajah cantik riri yang merona Karena menahan malu, dan riri pun merutuki perbuatan nya
" Yah...kenapa aku bertanya kepada nya "
Ucap riri didalam hati
Sambil melihat kewajah sang daddy yang bersikap datar selolah dia tahu daddy nya saat ini sedang marah dan Bertanya kenapa mau di peluk oleh tupai jelek.
" Apa itu benar sayang ?"
Tanya zahra antusias kepada suzi yang saat ini sudah berada di pelukan sairen
Riri yang sadar adik nya akan menjawab pertanyaan dari sang mommy lansung buru-buru menutup mulut gadis kecil itu dan menatap mata sang adik dengan tatapan mata memohon agar adik nya tidak menjawab. Nahum semua permintaan dan usaha riri sia-sia adik cantik nya itu tetap menjawab.
" Iya mommy samchon bilang supaya eonny tidak di ambil orang. "
Ucap Suzi dengan wajah tersenyum bahagia.
Disaat semua orang tertawa riri merasa pipi nya terbakar karena menayan rasa malu akibat adik cantik nya membuaka rahasia nya atas kelakuan samchon tampan hae joon.
" Wah... Seperti nya sebentar lagi kita akan memiliki menantu !"
ucap in Jung kepada Dee hyun.
Dee hyun yang mendengar perkatan in Jung hanya tersenyum tipis yang tidak bisa riri artikan setuju atau menentang hubungan riri dan tupai jelek itu.
" Sudah-susah janga berdebat lagi ayo kita makan siang semua nya, ini sudah lewat dari jam makan siang "
ucap zahra menetral kan suasana di sana, dia tahu Dee hyun tidak inggin suzi menikah cepat dia ingin putri sulung nya menyelesaikan cita-cita nya terlebih dahulu namun dia tidak membatasi riri menjalin hubungan dengan siapapun.
Riri yang sedari tadi menahan malu lansung bergerak cepat saat mendengar perkatan sang mommy riri lansung membereskan masakan yang sudah dia masak bersama zahra, riri sudah tidak tahan melihat wajah bahagia semua orang yang ada di hadapan nya saat ini.
( wajah bahagia suzi saat menyampaikan apa yang dia lihat saat hae joon dan riri pergi bersama dengan nya?)
.
.
.
__ADS_1
.
.