Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

" Tante... Om... Perkenal kan dia calon riri "


Ucap riri sambil tersenyum merangkut tanggan JH seperti dia merangkul tangan hae joon.


" Malam tuan,,,nyonya."


Ucap JH dengan santai dan wajah begitu menawan.


" Malam... Siapa nama mu ?"


Tanya tuan pratama dengan ramah namun wajah istri nya sangat tidak bisa di artikan


" Perkenalkan nama saya duck Junghwan."


Ucap JH dengan santai dan tersenyum


Disaat JH memperkenalkan nama nya dengan menyebut nama depan keluarga nya, membuat nyonya pratama kaget merubah wajah segar bugar nya menjadi pucat seperti mayat di dalam peti mati.


" Duck Jung hwan ?"


Ucap tuan pratama mengulangi ucapan JH


" Iya... Duck nama depan keluarga ku, dan pangil saja saya JH "


Ucap JH dengan ramah


Menambah... Lamunan ibu saka melayang dia teringat akan seseorang yang pernah dia temui namuan dia tidak yakin apa yang ada di fikiran nya itu benar.


" Apa mungkin dia itu..... ?


Tidak mungkin karena ku yakin anak itu sudah meningal "


Ucap ibu saka di dalam hati berfikir yang selama ini coba dia lupakan


" Baiklah... Saya akan memangil mu jh "


Ucap tuan pratama sambil mempersilahkan riri semua nya duduk.


Selama makan malam riri dan keluarga saka menikmati semua hidangan sambil bertukar cerita selama beberapa tahun terakhir dan tidak ketingalan saka mendapat desakan dari sang nenek untuk menyusul riri yang kini sudah dapat pendamping.


Hanya ibu saka saja yang terdiam bisu berhadapan dengan JH dia merasa ada yang tidak asing di wajah jh, seperti dia melihat masa lalu nya.


Nyonya pratama hanya duduk diam dan sesekali tersenyum mendengar setiap obrolan, sikap arogan yang jh nilai dari pangilan suara beberapa hari lalu sangat berbeda dengan saat ini, saat JH berhadapan dengan nenek sihir itu.


Dari awal pertemuan samapai di pengujung nyonya pratama masih setia seperti orang linglung, membuat riri tidak habis fikir karena selama ini nyonya pratama terkenal arogan dan angkuh


" Riri bila kamu kembali ke Indonesia nenek harap kita bisa berjumpa kembali dan tentunya membawa kabar baik "


Ucap nenek saka sambil memeluk riri melepas kerinduan nya.


" Iya nek... Riri jamin itu. "


Ucap riri sambil tersenyum


" Baiklah sampai jumpa, salam buat orang tua mu "


Ucap nenek saka sambil tersenyum dan melambaikan tanggan nya


" Tentu hati-hati "


Ucap riri sambil tersenyum sedangkan saka masih setia berdiri di samping riri karena dia masih harus menanti mobil nya yang sedang menuju pintu masuk hotel setibanya Mobil saka saka lansung berpamitan


" Riri Mobil ku sudah datang, ku berharap kamu akan bahagia selamanya. "


Ucap saka sambil mengelus kepala riri


" Pasti... Bila ii tidak bahagia tidak akan riri pertahan kan "


Ucap riri sambil tersenyum


" Jaga diri mu dan ingat jangan terlalu nakal "


Ucap saka sebelum melangkah pergi meninggalkan riri di depan pintu hotel


" Siap boss "


Ucap riri sambil mengedipkan mata dan tersenyum


" Gadis ini baru saja di bilang jangan nakal..."


Ucap saka saat sudah di dalam Mobil


" Hahahahaha... Bercanda kak "


Ucap riri sambil tertawa


" Hmm... Selamat tinggal dan sampai jumpa "


Ucap saka Sesaat sebelum Mobil nya pergi dan riri hanya tersenyum dan melambaikan tanggan nya.


" Ku harap kamu dapat gadis yang lebih baik dari ku "

__ADS_1


Ucap riri didalam hati sambil melambai tanggan nya dan saat Mobil saka sudah tidak terlihat riri lansung memutar badan nya dan....


" Aauu... "


Ucap riri


" JH kenapa kamu di belakang ku ?"


Ucap riri sambil mengelus jidat nya yang tanpa sengaja menumbur bahu JH yang berdiri di samping nya


" Aku hanya memperhatikan bagai mana kamu berpisah dengan kekasih mu ?"


Ucap JH dengan santai dan tersenyum


" Dasar pria gila, sinting, sompelak "


Ucap riri mengupat dalam bahasa Indonesia


" Apa yang kamu katakan ?"


Ucap JH penasaran dengan ucapan riri


" Tidak ada dan lupakan saja "


Ucap riri sambil berlalu meninggalkan JH


" Riri tunggu aku,,,, kenapa kamu selalu Meninggalkan aku ?"


Ucap JH sedikit berteriak


" Mangkanya jangan banyak ngelamun "


Ucap riri sambil berjalan menuju lift dan saat JH tiba lift sudah tertutup.


" Kang riri "


Ucap JH dengan frustasi karena dia kembali di tinggal oleh riri yang sudah terlebih dahulu masuk kedalam lift.


" Gadis ini benar-benar membuat ku harus berkerja keras mendapat hati nya "


Ucap JH sambil berdiri di depan lift dan tersenyum memandang pintu lift yang sudah tertutup


" Kyaa... Kenapa kamu tersenyum saat menghadap pintu lift ?"


Ucap kyo mengejudkan JH yang saat itu tidak mengetahi kyo berada di loby hotel


" OMG... Kamu lagi... Kenapa kamu selalu ada disaat tidak di butuhkan ?"


Ucap JH dengan sedikit kesal karena dia baru saja di kagetkan oleh kyo


Ucap kyo dengan santai sambil membawa kantong berisi makanan.


" Kamu dari mana ? Apa itu ?"


Ucap JH bertanya kepada kyo


" Dari mencari makanan ringan "


ucap kyo dengan wajah bahagia sehabis melihat wajah jh kaget


" Apa itu enak ?"


Tanya JH


" Ehm.... Apa kamu mau ?


Aku juga beli bir! "


Ucap kyo dengan santai


" Baiklah... Ayo kita makan bersama "


Ucap kyo dengan wajah seperti biasa sedikit kesal saat berhadapan dengan JH,


Itu semua adalah rencana kyo menghilang sebentar dari riri karena dia tidak ingin menjadi nyamuk , saat melihat dan mendengar riri berbicara dengan hae joon dan pasti nya riri dan hae joon akan bercerita yang aneh-aneh untuk dia yang tidak memiliki kekasih.


Nanum sebelum itu kyo sudah memberi printah kepada beberapa pengawal memantu riri dari dekat namun tidak mencolok, Kyo tahu betul riri tidak suka menjadi pusat perhatian.


•••••••°••••••••


Disaat kyo dan jh sedang bersama, sama hal nya dengan riri dia sedang menghubungi hae joon melepaskan rindu nya untuk hari ini walau hanya melalui pangilan vc.


" Hai Assalamualaikum... "


Ucap riri menyapa pria tampan yang saat itu sedang berada di Swiss dan tampak terlihat dia sedang berada di dalam kendaran


" Hai Walaikumsalam sweety "


Ucap hae joon sambil tersenyum mebalas salam riri


" Samchon dimana ? Seperti nya sedang di dalam mobil "

__ADS_1


Ucap riri sambil memperhatikan sekitar hae joon


" Iya sweety... saya dalam perjalanan menuju salah satu restoran bertemu dengan rekan kerja "


Ucap hae joon


" Apa ii mengangu samchon ?"


Ucap riri sambil memperlihat kan wajah segan nya


" Tidak... Apa-apa, apa semua nya berjalan mulus ?


Ucap hae joon bertanya kepada riri


" Iya semua sudah selesai dengan mulus, besok pagi-pagi sekali Kami bertiga akan kembali kekorea."


Ucap riri


" Apa aku harus ikut pulang juga ?"


Tanya hae joon menggoda riri


" Terserah samchon saja,,, ii tidak dapat melarang, bila di larang kamu pasti akan pulang juga "


Ucap riri sambil melihat wajah hae joon yang tersenyum bahagia mendengar ucapan riri


" Kenapa kamu begitu yakin ?"


Tanya hae joon


" Karena kamu tupai jelek yang tidak pernah mendengar ucapan siapapun "


Ucap riri


" Tupai jelek... ?"


Ucap hae joon mengulang ucapan riri


" Iya... Daddy selalu menjukuki mu tupai jelek yang tidak pernah dengar ucapan siapa pun! "


Ucap riri kembali


" Gadis ini sudah pandai mengejek ku ya.. "


Ucap hae joon


" tentu karena aku tidak akan dapat hukuman dari mu saat ini juga "


Ucap riri sambil tersenyum


" Baiklah saya akan menghitung berapa kali kamu membuat kesalahan dan ku pastikan kamu mendapat hukuman mu "


Ucap hae joon sambil memperlihat kan senyuman devil nya


" Tidak takut karena ii akan berusaha menjauh disaat samchon, karena rencana mu sudah terbaca. "


Ucap riri berani melawan hae joon dari jauh.


" Gadis jelek tunggu saja hukuman mu. "


Ucap hae joon.


" Baik dengan senang hati "


Ucap riri menerima tantangan hae joon


" Sweet... Seperti nya kita sudahi dulu dan kita lanjutkan nanti, Karena saat ini saya sudah tiba di tempat yang saya taju "


Ucap hae joon memberi tahu kepada riri Bahka tempat tujuan dia sudah sampai


" Hem... Oke... Jangan nakal "


Ucap riri membuat hae joon kaget karena riri baru pertama kali menyebut Kata itu


" Janga nakal ?"


Ucap hae joon kembali


" Iya..... Inggat itu karena samchon milik ku "


Ucap riri kembali sambil tersenyum


" Ok... Aku mengerti "


Ucap hae joon sambil tersenyum


Riri dan hae joon pun mengakhiri pangilan vc nya.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2