Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Setelah kepergian riri, bibi rim masih mengenang kenangan nya di toko kue itu, dia inggat betul disana banyak kenangan indah menati seseorang yang berharga untuk nya, persahabatan dan cinta terukir dalam memori.


Lamunan wanita cantik itu buyar saat laki-laki muda datang menghampiri nya dan menyapa dengan sebutan ibu.


" Ibu...! Maaf apa kamu lama menanti ku ? Ini semua karena ayah terlalu lama "


Ucap laki-laki itu sambil mencium pipi ibu nya.


" Tidak apa-apa sayang. "


Ucap bibi rim


" Dimana ayah mu ?"


Tanya bibi rim


" Aku disini sayang !"


ucap pria yang baru saja tiba dan mencium pucuk kepala bibi rim.


" Ibu...apa ibu merasa bosan menunggu kami ?"


"Tentu tidak karena ibu memiliki dua teman baru sangat cantik "


Ucap bibi rim.


" Secepat itu kah? "


Tanya anak bibi rim.


" Tentu saja ibu mu ini wanita yang sangat baik hati, tentu dia mudah mendapat kan teman "


Ucap suami bibi rim. Dan bibi rim hanya tersenyum melihat dua pria di hadapan nya.


" Apa dia cantik ?"


" Tentu dia sangat cantik dan berpenampilan sangat sopan, dia menatu idaman ibu. "


Ucap bibi rim


" Ya.... Andai saja kita cepat datang kemari pasti aku dapat bertemu dengan nya, "


Ucap anak bibi rim dengan manja.


"Dasar anak nakal di otak mu ini selalu saja perempuan."


Ucap bibi rim menjewer telinga anak tampan nya.


"Aaauuww.. ibu sakit, disini banyak orang kenapa ibu menjewer ku seperti anak kecil. "


Protes laki-laki tampan itu.


" Karena bagi ku kamu akan selalu jadi baby boy. "


Ucap bibi rim


suami bibi rim hanya tersenyum melihat kedekatan anak dan istri nya. Karena kebahagian untuk nya yaitu melihat istri nya bisa tersenyum.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀

__ADS_1


Hari ini riri sukses Di buat sangat kelelahan oleh samchon dan suzi mereka berdua sangat kompak memberi hukuman untuk riri.


Dengan cara membuat riri spot jantung selama mereka bersama, hae joon tidak segan- segan merangkul riri saat berjalan bersama dan meminta riri mencium pipi nya saat dia berhasil mendapat kan hadiah boneka besar untuk Suzi.


"Samchon Zi mau boneka itu. !"


Tunjuk Zi kesalah satu permainan yang disana terpampang boneka beruang besar


"Yang mana sayang ?"


Ucap hae joon.


" Yang itu boneka nya sangat lucu. "


Ucap Suzi.


Dengan wajah memelas dan wajah imut itu sukses membuat siapa pun gemas,


"Tuan saya ingin boneka itu, bagai mana cara mendapat kan nya. "


Ucap hae joon kepada pengawas permainan.


"Boneka itu,, ?"


tunjuk pengawas


" Iya yang itu !"


Ucap hae joon.


" Boneka itu bisa dibawa pulang dengan cara anda menembak semua kaleng yang tersusun disana sampai semua nya terjatuh. "


Ucap pengawas.


Ucap hae joon.


Suzi yang melihat hae joon memegang senjata tup tertawa bahagia karena dia akan medapat boneka yang dia inggin kan.


"Ayo samchon pasti bisa zi ingin boneka itu "


Ucap Suzi dengan teriak menyemangati Samchon tampan hae joon sedang kan riri hanya tersenyum melihat kedekatan suzi dan hae joon.


"Baik lah bila samchon dapat, apa suzi dan mbak riri berjanji akan memberi ciuman kepada samchon."


Ucap hae joon kepada Suzi dan dia mulai mengeluar kan jurus nya membuat riri tidak bisa mengelak.


" Kenapa saya harus ikut juga, kan Suzi yang menginginkan nya."


Ucap riri dengan wajah memerah.


"Baik lah bila kamu tidak mau berjanji saya tidak akan melanjutkan permainan ini "


Ucap hae joon dengan santai dan tersenyum.


"Jangan samchon Zi mau boneka itu.


Ucap Suzi. "


" Tapi mbak riri tidak mau berjanji. "

__ADS_1


Ucap hae joon sambil mengendong suzi.


Lagi-lagi hae joon memanfaat kan keingian suzi dan riri pasti akan selalu mengalah bila itu sudah menyangkut permintaan adik nya, hae joon tahu betul riri tidak dapat menolak keinginan sang adik itu adalah kelemahan riri yang selalu dimanfaat kan hae joon.


" Kyaaaa kamu selalu saja,,, "


ucap riri kepada hae joon.


"Hai sayang janggan berbicara kasar apa Kamu tidak sadar dia akan meniru kelakuan mu ?"


Ucap samchon.


" Baik...baik lah aku berjanji jika anda menang dan aku berharap itu tidak terjadi tuan song hae joon. "


Ucap riri dengan wajah yang serba salah.


Sedang kan hae joon memasang wajah bahagia, karena dapat menjahili riri,


"Apa kamu lupa bahkan aku bisa menembak tepat dikepala orang yang melukai bahu mu sayang, "


ucap hae joon kepada riri.


Seketika wajah riri berubah merona, Bahagai mana bisa dia berkata seperti itu , dia menantang hae joon, dia sangat lupa bahwa pria yang ada di hadapan nya ini pria yang memiliki beberapa sifat yang bisa berubah-ubah seperti bunglon.


Dia teringat saat dia pertama kali bertemu hae joon melihat nya dengan tatapan dingin dan tidak pernah banyak bicara, terlebih lagi pria tampan ini sering memingikan suara nya, dan kalian inggat hae joon mengancam riri saat dia dibawa ke rumah sakit untuk menunggu samchon menyelamat kan paisien nya .


Sifat samchon ini lah yang mampu membuat hati riri berubah haluan dari woo bin ke hae joon karena sifat hae joon yang berubah derastis menjadi hangat dan lembut saat bersama riri dia menunjukan sifat asli nya, jahil dan kekanak-kanakan. riri merasa nyaman disaat bersama hae joon sama seperti disaat dia bersama keluarga nya.


Sifat dinggin Dan arogan hae joon Di saat menjadi dosen hilang seketika saat bersama riri, namun bagai mana pun dingin dan killer nya dia menjadi dosen tetap menjadi idola semua mahasiswi nya ada dikampus yang tergila-gila akan ketampanan nya dan itu lah menjadi daya tatik nya sendiri.


"Yes....Samchon menang Zi mendapat beruang besar Zi. "


Ucap Suzi kegiranagn mendapat hadiah nya.


"Sayang apa kamu lupa janji mu "


Tanya hae joon kepada Zi.


Suzi yang tahu maksud samchon nya pun mencium papi Kiri dan kanan hae joon yang saat ini masih dalam pelukan riri.


"Bagai mana mabak nya ini "


Ucap hae joon menagih janji riri


" Baik lah,... "


Ucap riri mencium pipi hae joon dengan wajah bersemu marah merona


"Terimakasih "


Ucap hae joon dengan santai


" Zi coba lihat dibelakang sana "


ucap hae joon menunjuk permainan lain


membuat Zi memutar kepala nya kebelakang tubuh riri dan hae joon dengan sigap menangkap wajah riri dan


Cup... Dia ******* bibir riri dengan sekejap dan disaat Suzi memaling kan wajah nya dia sudah selesai ******* bibir riri.

__ADS_1


Riri yang mendapat serangan dadakan hanya bisa mematung bagai mana tidak bibir nya dicium hae joon ditempat ramai, sedangkan hae joon hanya bersikap santai mengambil suzi dari pelukan riri dan merangkul pinggul riri dengan santai. Tanpa ada rasa bersalah sedikit pun.


Mereka bertiga menjadi sorotan mata setiap pengunjung mall karena mereka seperti pasangan keluarga muda yang sangat bahagia


__ADS_2