Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Disaat riri meresa bahagi baru saja bertemu dengan sahabat nya sangat berbeda sekali dengan hae joon dia merasa ada yang kurang beberapa hari ini setelah dia pulang dari desa kecil itu,


seperti saat ini hae joon sedang membongkar semua lemari dan laci kerja nya dikediaman besar song. berharap dapat mencari titik terang dari suara yang ada di dalam ingatan nya,


Terlebih lagi dia tidak habis fikir kenapa dia selalu membayangi wajah putri dari sahabat nya itu. Padahal jarak usia mereka sangat jauh menurut hae joon saat ini.


" Aaahh.... Membuat frustasi saja. "


Ucap hae joon sambil mengusar rambut hitam nya.


Dari siang tadi sampai saat makan malam hae joon hanya menghabiskan waktu nya untuk membongkar semua isi lemari nya satu persatu dia lihat dengan sangat teliti ,namun tidak ada satu pun yang dia dapat kan.


Hae joon yang sudah kelelahan pun memutuskan untuk turun kelantai bawah yang lebih tepatnya ke ruangan makan untuk ikut makan bersama di mansion keluarga song.


Dan lagi-lagi dia harus mendengar dan menjawab pertanyaan dari semua orang tentang hubungan nya bersama riri, kapan dia akan melamar nya untuk menjadi keluarga baru di keluarga song.


" Anak tampan ku,,, kemarilah duduk bersama karena kita semua sangat jarang menghabiskan waktu kita."#


Ucap sang halmeony yang menanti kehadiran cucu bungsu nya dari putra pertamanya di kediaman itu siapa lagi kalau bukan ayah hae joon yang memiliki satu adik perempuan yang tingal di luar negeri ikut bersama sang suami.


" Terimakasih halmeony, "


ucap hae joon sambil mencium pipi lansia itu.


Selagi asik makan hae joon dikejutkan dengan pertanya sang harabeoji yang menanyakan kapan hae joon akan menikahi kekasihnya.


" Joon na... Kapan kamu akan melamar cucu perempuan ku, karena kami sudah tidak mampu untuk menunggu lama. "


Ucap harabeoji hae joon atau tuan besar di kediaman song.


Huk... Huk.. Huk..


Hae joon lansung tersedak saar mendengar ucapan sang kakek.


" Sayang perlahan makan nya,,, ini cepat minum dulu. "


Ucap halmeony, sambil memberi segelas air.


" Benar ucapan harabeoji mu, kapan kamu melamar nya karena ayah sudah tahu betul kamu sudah mampu melupakan nya yang sudah lama pergi. "


Ucap sang ayah.

__ADS_1


" Iya betul itu, ibu sangat bahagia dia bisa membuat hati dinggin mu itu menjadi hangat kembali, apa kamu tahu setiap dokter dan suster di rumah sakit selalu membicarakan kalian berdua yang selalu romantis tidak tahu dia bertugas atau tidak. "


Ucap sang ibu dengan raut wajah berseri dan bahagia.


Hae joon yang mendengar hanya bisa tersenyum menyembunyikan rasa penasaran nya siapa gadis yang di ceritakan oleh keluarga nya saat ini, karena seingat hae joon dia sangat sering menghabiskan waktunya bersama para gadis.


" Secapat nya aku akan membawanya kemari dan meramaikan rumah ini dengan tawa baby. "


Ucap hae joon asal bicara karena dia sama sekali belum tahu siapa gadis yang di maksud oleh semua orang di hadapan nya saat ini.


" Aduh bisa gila aku bila semua orang menanyakan nya, bagai mana wajah nya saja aku tidak ingat. "


Ucap hae joon didalan hati.


Setelah makan bersama akhirnya hae joon memutuskan untuk pergi meninggalkan kediaman keluarga besar nya, mencari angin segar yang dapat menjernihkan fikiran nya termaksud menghilang bayangan riri dari fikiran nya.


Kini pria tampan yang memiliki julukan tupai jelek dari sang kekasih itu sudah sangat rapi, mengunakan kemeja putih yang di gulung sampai sikut dan celana hitam panjang.


Hae joon ingin pergi menuju apartemen nya, karena di kediaman keluarga song sama sekali tidak menemukan satu pun petunjuk tentang gadis yang di cari nya.


🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱


Barang yang menambah pundi-pundi mereka dengan sangat cepat dan bisnis yang sudah lama di lakoni oleh tuan dukc dan tuan kim dari masa remaja.


Bahkan mereka tidak segan-segan untuk melancarkan tugas mereka dengan cara licik, tuan kim dan tuan duck sangat terkenal dengan kelihaian nya mengancam semua para aparat untuk melancarkan misi mereka berdua.


seperti mengancam orang terdekat, dan memberikan setumpuk uang untuk mereka yang dapat memuluskan jalan bisnis tanpa ketahwan siapa pun.


" Jong hwa apa kamu sudah menemukan cara untuk mendekati putri dari tuan kang ?"


Tanya tuan duck sambil melihat wajah sang putra


" Ehm... Dia sangat susah didekati ayah, dia sama seperti belut. "


Ucap JH sambil tersenyum licik.


" Maksudnya ?, gadis lembut seperti nya bisa menjadi liar ?"


Tanya tuan duck


" Putri sulung dari keluarga kang itu tidak bisa kita anggap mudah untuk di tahlukan, bila sudah ada di genggaman kita jagan pernah di lepas."

__ADS_1


Ucap JH


" Jadi... Apa kamu menyerah ?"


" Aku tidak akan menyerah demi ibu , bahkan aku rela membunuh semua pria yang inggin merebut nya. "


Ucap JH dengan wajah sedikit kesal.


" Kamu memamg anak ku, yang rela menghiaanati sodara nya demi wanita yang di cintai. "


Ucap tuan duck bangga akan kelicikan nya yang turun ke JH untuk merebut wanita yang mereka cintai.


" Tentu ayah karena aku putra mu. "


ucap JH penuh percaya diri


Dan disaat tuan duck dan JH mengatur rencana bagaimana cara mendekati riri sangat berbeda dengan tuan kim saat ini


Dia selalu memantau apa saja yang dilakukan oleh kedua anak nya, jung woon dan riri berserta orang terdekat mereka.


Tok... Tok... Tok..


bunyi ketukan pintu dari luar ruang dan setela pintu terbuka melihat sosok pria tampan yang bernama eun hoon asisten pribadi tuan kim


pria tampan itu tamak membawa satu amplop


kedalam ruangan tuan kim


" Malam tuan ini perkembangan yang saya dapat."


ucap eun hoon sambil memberi amplop itu kepada tuan kim


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2