Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Pagi pun tiba zahra sudah bersiap berdanda rapi mengunakan dress coklat susu panjang dengan lenggang tiga perempat dan rambut panjang tergerai, dan tak lupa mengenakan sepatu tinggi dan tas jinjing yang serasi sanggat serasi.


‎Setibanya di kantor semua mata melihat penampilan zahra yang cantik denggan gaya elegan nya, dan tentunya juga tertuju pada tubuh bagian tegahnya yang nampak membesar yang mana membuat semua orang bertanya-tanya, tidak ada yang berubah dituhuh zahra hanya bagian itu saja yang membesar.


‎Zahra tahu betul semua mata memandang kearahnya denggan penampilan nya saat ini, sedang hamil " hamil bantal " zahra hanya tersenyum kepada semua orang yang melihat nya, berjalan tampa dosa kearah ruanggan kepala agensinya.


Tok... Tok....Tok...


"Masuk " sautan bos nya dari dalam runggan


"Halo kak mona...!!! " sapa zahra denggan penuh semangat dan senyuman indah nya


"Hai say....yang " mona terkejut melihat keadan zahra saat ini yang mana sedang berbadan dua.


"Kak kenapa bengong ? " tanya zahra kepada sang bos yang sedang memperhatikan zahra dari atas kebawah yang tak percaya

__ADS_1


"Kak...kak... Mona " panggillan akrab zahra kepada sang bos


"Eh iya ra... Apa ini benar kamu ra ? " tanya boss yang tak percaya melihat keadan gadis cantik di hadapan nya


"Iya kak kenapa ? Kenapa experesi mu seperti itu ? Seperti tidak pernah melihat ibu hamil yang cantik."


"Buset... banget loh ra, nikah gak bilang-bilang ke gue, gak kasih kabar dan hanya minta resain aja, dan sekarang ini semua hasilnya"


"Maaf kak sebenarnya aku,,,, ceritanya panjang kak ini semua kesalahan ku kak, karena tidak menjaga mahkota ku denggan benar ?"


"Bukannya beberapa bulan lalu kamu pergi kebandung bersama raka menghadiri pernikahan siska."


"Ya kami saat itu hanya bertemu tampa sengaja, hubungan ku berakhir saat di korea saat itu dan saat di bandung kami resmi berpisah kak."


"Jadi anak ini anak...?"

__ADS_1


"Ini anak ku , aku akan membesarkan nya sebaik mungkin"


"Baiklah ra aku percaya terhadap mu, Kamu gadis cantik pintar dan akan menjadi ibu yang sanggat baik, aku harap kamu menumukan pria yang akan menyayanginmu dan bayi mu."


"Terimakasih, aku harap kakak bisa menyimpan rahasia ku."


"Yan tentu rara aku akan merahasiakannya,kamu sudah ku anggap adik ku, kamu kan selalu jadi bagian keluarga dari agensi ini, dan nama mu juga telah memperbesar agensi kita."


"Iya kak, mana yang harus aku tandatangani karena aku harus segera kembali ke keluarga ku, mengingat sebentar lagi aku akan melahirkan."


"Baiklah ayo kita percepat."


Setelah selesai semua urusan nya selesai denggan kantor agensi nya dia memutuskan untuk segera pulang namun dia memutuskan untuk ke mall terlebih dahulu membeli perlengkapan buat sang keponakan nya, namun disaat asik memilikih apa yang akan di beli, dia mendapat kabar bahwa kakak nya mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju bandara untuk menjemput zahra dan orang tua nya di bandara Yogyakarta dia bermaksud memberi kejutan kepada tiga orang yang dia sayanggi.


Dengga sigap dan tampa pikir panjang zahra lansung pergi kebandara menuju Yogyakarta yang mana keberadan kakaknya dalam keritis memperjuangka nyawa nya dan baby yang sedang di kandungan nya , setibanya di bandara zahra harus bersabar karena penerbanga ditunda beberapa jam karena cuaca tidak mendukung untuk pesawat lepas landas dan setelah dua jam akhirnya pesawat bisa lepas landas menuju kota yang dituju oleh zahra dan setiba nya disana zahra harus menunggu lagi, untuk kedatangan orangtua mereka yang sedang dalam perjalanan, sungguh banyak rintangan buat keluarga sairen menuju tempat keberadaan sairen, yang saat ini berjuang dalam hidup dan mati dan saat sampainya orang tua mereka harus kembali menempuh waktu tiga jam kerumah sakit tempat kakak nya berada saat ini mengingatkan kakak nya kecelakaan di saat balam perjalanan menuju bandara, setibanya seluruh keluarga sairen sudah tak bisa tersenyum lagi mereka hanya melihat pucat nya wajah sairen tampa ada senyum indah yang menyambut kedatangan mereka, hanya tangis dari baby cantik yang menyabut kedatangan keluarga itu.

__ADS_1


__ADS_2