Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Tidak ada yang tahu bahwa in jung telah tiba di korea tadi pagi, semua orang mengetahui dia berada di Singapura, lee haa na terkejut melihat pria tampan itu sudah berada di korea, karena mengginat malam ini dia memiliki janji denggan seseorang


‎ dan sedari tadi benda pipih di tasnya sudah meminta di angkat, lee haa na sanggat iri melihat senyum in jung yang di berikan kepada zahra dan baby nya,


‎ di hati lee haa na sudah mulai ada curiga kenapa in jung begitu perhatian terhadap baby cantik itu bahkan in jung, menggakui baby cantik itu akan menjadi penerus grup kang,


‎yang mana seharusnya anak nya bersama in jung lah yang akan menjadi penerus menggingat suaminya lah anak tertua dari keluarga itu,


‎ lee haa na juga mulai menaruh rasa curiga terhadap zahra, karena dia seperti pernah melihat zahra namun dia lupa dimana, lee haa na selalu memperhatikan gerak gerik zahra, yang mana zahra begitu hambel memposisikan diri di keluarga kang zahra tidak mengalami kesulitan sedikit pun,


‎ yang mana zahra selalu di perhatian semua keluarga kang, dan dia juga, iri terhadap zahra yang di perlakukan istimewa denggan kang dee hyun yang mana dee hyun selalu merangkul pinggul zahra bahkan, dee hyun selalu memperhatikan baby nya yang berada di pelukan zahra. Lee haa na yang meresa tidak diperhatikan orang meminta izin untuk undur diri dia bermaksud keluar memenuhi janjinya denggan seseorang yang sudah berulang kali menelfon nya,


" Ayah, ibu nenek dan semuanya maaf sepertinya saya harus pergi deluan karena, saya mendapat kabar bahwa ibu ku sedang sakit dan harus kembali kekediaman lee " Lee haa na menjelaskan kepada semua orang bahwa dia harus pergi dari sana.


‎ "baiklah kalau begitu salam buat ayah dan ibu mu, sampaikan permintaan maafan keluarga kami yang belum bisa kesana " tuan kang meminta haa na menyampaikan pesan nya kepada besan


"Tidak apa ayah ,ibu ku hanya tidak enak badan saja , tapi nanti akan ku sampai kan salam dari seluruh keluarga kang kepada keluarga lee "


haa na menjawab dengan penuh percaya diri


"Baik lah terimakasih lee haa na , apa kamu mau diantar oleh in jung "


tanya dari ibu mertuanya nya


"Tidak usah ibu, mengginat in jung baru sampai dan sopir keluaraga lee sudah menanti dibawah "


tolak lee haa na secara halus


"Baiklah hati-hati, "

__ADS_1


jawab ibu mertuanya nya


Iya saya undur diri dulu.


Setelah kepergian lee haa na, semua keluarga pun ikut berpamitan, mengingat jam sudah menunjukkan jam 9 malam dan baby suzi juga sudah tertidur dari tadi karena pengaruh obat yang di minum nya,


Setelah kepulangan seluruh keluarga zahra pergi untuk membersikan tubuh nya yang sudah gerah sadari tadi, meninggal kan dee hyun yang sedang memeriksa beberapa email di laptop nya, yang mana dia berada disamping tempat tidur sang baby, dan saat zahra keluar dari kamar mandi suaminya masih setia menatap layar laptop nya,



"Sayanga apa kamu tidak inggin membersihkan tubuh mu ? " tanya zahra kepada dee hyun


"Em... Sebentar lagi, perkerjaan ku masih belum selesai ."


"Setidaknya kamu mandi dulu, baru melanjutkan kembali perkerjaan mu,"


"Iya sayang ku, aku akan melakukan semua permintaan mu sayang " dee hyun berdiri dan mencium seluruh muka zahra yang membuat zahra sangat tidak nyaman namun dia menyukai semua perbuatan suaminya itu


"Baiklah nyonya " jawab dee hyun kepada zahra


Setelah selesai mandi dee hyun segera menganti baju nya denggan baju santai yang mana tadi dia masih mengunakan kemeja, dia kembali mengerjakan perkerjaan yang tadi tertunda,karena dia menuruti permintaan sang istri, dan disaat dia masih asik denggan laptop nya dia sadar bahwa sang istri sudah terjaga dan menatap kearahnya.


"Sayang ada apa ? kenapa kamu terjaga ?


‎" tanya dee hyun kepada zahra.


"Aku inggin makan strawberry " tiba-tiba saja zahra meminta buah itu di jam malam seperti ini


"Apa...? " kata dee hyun terkejut mendengar sang istri meminta buah strawberry di jam 3 malam

__ADS_1


"Apa kamu tidak inggin mencari nya untuk ku ? "


Tanya zahra denggan mata redup nya.


"Bukan seperti itu sayang, ini sudah larut malam jam sudah menujukan jam 3 pagi


" Jelas dee hyun kepada istri denggan nada sanggat lembut


Zahra yang mendengar ucapan sang suami lansung meneteskan air matanya, yang membuat dee hyun kelabakan, karena melihat istrinya menangis padahal dee hyun hanya memberikan tahu saat ini sudah larut malam, dan dia juga tidak tahu harus mencari buah itu dimana saat jam menujukan tepat jam tiga pagi


"Sayang kenapa kamu menangis, maaf kan aku bila perkataan ku menyakiti mu "


dee hyun meminta maaf


Dee hyun memeluk tubuh istri nya, dee hyun sangat tahu saat ini zahra sedang mengidam, dan mutd nya juga sering naik turun, karena dokter kandungan sudah memberi tahu dee hyun beberapa waktu lalu,


Tenanglah sayang kita akan pergi ke perkebunan stawberry besok, kamu puas untuk memetik dan memakan nya besok, "Dee hyun mencoba menenangkan zahra "


"Tidak aku mau, mau nya sekarang bukan besok "


jawab zahra denggan nada kesal dab menahan tangis


"Baiklah gantilah baju mu kita pergi sekarang"


printah dee hyun kepada zahra yang mana dia tidak dapat menolak permintaan istri nya


yang mana membuat wajah zahra lansung berubah bahagia dan tersenyum, zahra yang mendengar printah suaminya lansung menganti pakaiyan nya yang mana tadi telah di bawakan oleh jung woon dan tidak lupa dia juga menganti baju baby nya yang masih tertidur, yang mana sebelum ini dia telah meminta persetujuan dokter untuk membawa suzi bersamanya, zahra sangat tahu suzi sedang dalam keadaan kurang sehat, namun dia tidak inggin meninggalkan putri nya denggan siapapun dia kini mulai protekti terhadap suzi.


🍓🍓🍓🍓🍓🍓

__ADS_1



__ADS_2