
Sabtu sore Maria sudah berdandan rapi hendak nonton film di bioskop dengan teman teman kampusnya.Dengan gaya kasual memakai celana jins,kemeja lengan panjang ,sepatu kets dan rambut dikucir tinggi.Nampak jelas leher jenjangnya.
Maria sudah memesan taksi online untuk mengantarnya ke Mall tempat mereka janji bertemu.
Tiga puluh menit perjalanan Maria ke tempat tujuan,dan taksi berhenti tepat di depan Mall.Maria turun dari taksi dan melihat teman-teman nya sudah melambaikan tangan ke arah nya.Maria berlari lari kecil ke arah teman teman yang sudah menunggunya.
Ciiiiitttttt.......Brukkkk.....
terdengar suara dentuman keras di depan Mall.
Mariaaaaaaa........ seru teman teman Maria yang melihat Maria terkapar bersimbah darah di tabrak mobil.
Orang orang berkumpul mengerumuni Maria.Santi salah satu teman Maria menangis sambil memangku kepala Maria sambil berteriak histeris.
__ADS_1
"Ria.. bangun Ria....". seru Santi sambil terus menangis di samping Maria.
wiu wiu wiu terdengar suara ambulance sudah sampai lokasi kejadian.Tubuh Maria diangkat dan dibawa ke Rumah sakit didampingi Santi.Sedangkan teman teman Maria yang lain mengikuti di belakang dengan menaiki taksi.
Dua puluh menit perjalanan akhirnya ambulance sampai di Rumah sakit.Maria langsung ditangani oleh dokter UGD.
"Maaf minta tolong siapa keluarga nya".seru seorang suster kepada teman teman Maria.
"Maaf sus saya temannya,dan kebetulan orang tua pasien dalam perjalanan kesini,tadi kami sudah menghubungi via telfon."Ujar Santi dan teman teman Maria.
Orang tua Maria pun akhirnya datang,dan Operasi langsung dilaksanakan.Setelah menunggu selama tiga jam operasi selesai.Dokter dan perawat keluar memberi kabar bahwa operasi berhasil dan kondisi Maria telah melewati masa kritis.Maria dipindahkan ke ruang perawatan.Karena Maria terluka di bagian mata akibat benturan keras dikepala,Mata Maria di balut dengan menggunakan kain kasa melingkar kepala menutupi matanya.
Dua hari setelah operasi dokter akan membuka perban Maria di bagian mata.Keluarga dan teman Maria berkumpul di ruang perawatan Maria.Mereka memberi support kepada Maria.
__ADS_1
Bagai petir disiang bolong,kabar buruk menghampiri Maria.Mata Maria setelah dibuka tidak dapat melihat.
"Silakan matanya dibuka secara perlahan".Seru dokter sambil menggerakkan telapak tangan nya kekiri dan kekanan didepan wajah Maria.
"Dok kenapa gelap dok,saya tidak dapat melihat."sambil meneteskan air mata Maria berseru kepada dokter.
"Ma....Pa.... Maria gak mau buta....hiks hiks hiks.... Maria terus menangis sambil tangannya bergerak kesemua arah mencari keberadaan Mama papanya.
"Sabar sayang,Tuhan pasti punya rencana lain dari semua ini,kamu sabar ... pasti dokter bisa menyembuhkan mu nak".Mama Maria memeluk dan mengusap kepala anak gadis semata wayang nya.
"Harap bersabar,kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan kepada Maria,tolong beri Maria support agar kondisi nya tidak memburuk."ujar dokter yang menangani Maria.
Satu Minggu Maria dirawat di RS.Maria di ijinkan pulang.Dokter memberi informasi bahwa Maria dapat disembuhkan bila ada donor kornea yang cocok.Keluarga merasa lega karena masih ada harapan terhadap penglihatan Maria.
__ADS_1
Setelah pulang Maria banyak melamun dan hanya berdiam diri di dalam kamarnya.Maria belum bisa menerima keadaan.Sampai pada akhirnya Maria memutuskan untuk cuti kuliah sampai dia mendapat donor kornea.